Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kandungan Protein dan Penilaian Panelis terhadap Brownies Tepung Biji Kecipir dengan Penambahan Bubuk Kayu Manis

View through CrossRef
Sejak tahun 1975 tanaman kecipir sudah diprediksikan menjadi bahan hayati yang memiliki segudang manfaat di masa depan dan bernilai ekonomi yang tinggi. Penggunaan tanaman kecipir sebagai bahan panganan lokal dapat ditingkatkan lagi dengan melakukan pengembangan hasil produk olahannya. Pengembangan produk perlu diarahkan untuk menciptakan suatu produk baru yang memiliki beberapa sifat yang diminati oleh masyarakat. Maka dari itu, terdapat inovasi untuk menjadi solusi dari kurang diminatinya biji kecipir di kalangan masyarakat adalah dengan membuat produk olahan brownies maupun biskuit. Biji kecipir sebelum dijadikan sebagai adonan brownies atau biscuit dibuat menjadi tepung terlebih dahulu. Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu untuk mengetahui daya terima panelis terhadap brownies tepung biji kecipir dengan tambahan bubuk kayu manis dan untuk mengetahui kadar protein brownies tepung biji kecipir dengan tambahan bubuk kayu manis. Metode penelitian yang digunakan adalah uji organoleptik dengan kategori penilaian 1-5 dan pengujian kadar protein. Tambahan bubuk kayu manis terbukti berpengaruh terhadap rasa, aroma, dan tekstur pada brownies tepung kecipir. Tambahan bubuk kayu manis sebanyak 15 gr menghasilkan peningkatan kadar protein yang terkandung di dalam brownies.
Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Adpertisi)
Title: Kandungan Protein dan Penilaian Panelis terhadap Brownies Tepung Biji Kecipir dengan Penambahan Bubuk Kayu Manis
Description:
Sejak tahun 1975 tanaman kecipir sudah diprediksikan menjadi bahan hayati yang memiliki segudang manfaat di masa depan dan bernilai ekonomi yang tinggi.
Penggunaan tanaman kecipir sebagai bahan panganan lokal dapat ditingkatkan lagi dengan melakukan pengembangan hasil produk olahannya.
Pengembangan produk perlu diarahkan untuk menciptakan suatu produk baru yang memiliki beberapa sifat yang diminati oleh masyarakat.
Maka dari itu, terdapat inovasi untuk menjadi solusi dari kurang diminatinya biji kecipir di kalangan masyarakat adalah dengan membuat produk olahan brownies maupun biskuit.
Biji kecipir sebelum dijadikan sebagai adonan brownies atau biscuit dibuat menjadi tepung terlebih dahulu.
Penelitian ini memiliki dua tujuan, yaitu untuk mengetahui daya terima panelis terhadap brownies tepung biji kecipir dengan tambahan bubuk kayu manis dan untuk mengetahui kadar protein brownies tepung biji kecipir dengan tambahan bubuk kayu manis.
Metode penelitian yang digunakan adalah uji organoleptik dengan kategori penilaian 1-5 dan pengujian kadar protein.
Tambahan bubuk kayu manis terbukti berpengaruh terhadap rasa, aroma, dan tekstur pada brownies tepung kecipir.
Tambahan bubuk kayu manis sebanyak 15 gr menghasilkan peningkatan kadar protein yang terkandung di dalam brownies.

Related Results

Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
ABSTRACT Susceptibility of various flour types to the investation of red flour beetle ( Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae) The research on the level of flour...
Kualitas Fisik dan Kimia Kopi Celup Arabika Rasa Kayu Manis Pada Tingkat Penyangraian Yang Berbeda
Kualitas Fisik dan Kimia Kopi Celup Arabika Rasa Kayu Manis Pada Tingkat Penyangraian Yang Berbeda
Abstrak: Penyeduhan kopi secara manual sering dipraktekkan oleh masyarakat. Namun cara ini dianggap kurang praktis karena menyisakan ampas bubuk kopi didalam minuman. Salah satu up...
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...

Back to Top