Javascript must be enabled to continue!
KARYA TARI NGRAJANG AYUN
View through CrossRef
Abstrak
Upacara tradisi kearifan lokal di Desa Pupuan yaitu Tari Rejang Ayunan memiliki nilai kesakralan, serta diyakini sebagai media persembahan atas rasa syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena telah memberikan keberlimpahan anugrah terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan kaki Gunung Batukaru. Gerak-geraknya lincah simbol kebersamaan yang gembira, namun esensinya sangat spiritual mengajak pikiran melayang ke alam mistis, sehingga pencipta terobsesi untuk mentransformasi ke dalam karya tari kontemporer berjudul Karya Tari Ngrajang Ayun bermakna ungkapan rasa kegembiraan. Metode penciptaan yang digunakan dalam karya tari Ngrajang Ayun, berpijak pada metode Angripta Sasolahan (menciptakan tari-tarian) yaitu; Ngarencana adalah tahapan paling awal dalam proses penataan sebuah karya tari. Nuasen adalah suatu tahapan ritual yang dilakukan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dapat mempermudah proses penciptaan. Makalin adalah tahapan yang dilakukan untuk memilih material yang mendukung terciptanya karya tari Ngrajang Ayun. Nelesin adalah proses pembentukan, hasil dari proses improvisasi gerak yang telah dipastikan mendapatkan motif gerak, pengorganisasian ke dalam bentuk. Ngebah adalah pementasan perdana dari sebuah hasil karya tari, bertujuan untuk mengevaluasi atau mengadakan perubahan-perubahan. Karya ini, diharapkan mampu memberi penyegaran terhadap pengembangan tari tradisi yang bersifat sakral ke dalam tari kontemporer. Karya tari Ngrajang Ayun adalah karya tari berbentuk kontemporer menggambarkan tentang ritual perayaan kesuburan untuk masyarakat, ditarikan oleh 19 orang penari yang terdiri dari 8 orang penari laki-laki dan 11 orang penari perempuan yang diiringi dengan Musical Instrument Digital Interface (MIDI).
Kata Kunci: Rejang, Gembira, Spiritual, Kontemporer.
Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Denpasar
Title: KARYA TARI NGRAJANG AYUN
Description:
Abstrak
Upacara tradisi kearifan lokal di Desa Pupuan yaitu Tari Rejang Ayunan memiliki nilai kesakralan, serta diyakini sebagai media persembahan atas rasa syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena telah memberikan keberlimpahan anugrah terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan kaki Gunung Batukaru.
Gerak-geraknya lincah simbol kebersamaan yang gembira, namun esensinya sangat spiritual mengajak pikiran melayang ke alam mistis, sehingga pencipta terobsesi untuk mentransformasi ke dalam karya tari kontemporer berjudul Karya Tari Ngrajang Ayun bermakna ungkapan rasa kegembiraan.
Metode penciptaan yang digunakan dalam karya tari Ngrajang Ayun, berpijak pada metode Angripta Sasolahan (menciptakan tari-tarian) yaitu; Ngarencana adalah tahapan paling awal dalam proses penataan sebuah karya tari.
Nuasen adalah suatu tahapan ritual yang dilakukan untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dapat mempermudah proses penciptaan.
Makalin adalah tahapan yang dilakukan untuk memilih material yang mendukung terciptanya karya tari Ngrajang Ayun.
Nelesin adalah proses pembentukan, hasil dari proses improvisasi gerak yang telah dipastikan mendapatkan motif gerak, pengorganisasian ke dalam bentuk.
Ngebah adalah pementasan perdana dari sebuah hasil karya tari, bertujuan untuk mengevaluasi atau mengadakan perubahan-perubahan.
Karya ini, diharapkan mampu memberi penyegaran terhadap pengembangan tari tradisi yang bersifat sakral ke dalam tari kontemporer.
Karya tari Ngrajang Ayun adalah karya tari berbentuk kontemporer menggambarkan tentang ritual perayaan kesuburan untuk masyarakat, ditarikan oleh 19 orang penari yang terdiri dari 8 orang penari laki-laki dan 11 orang penari perempuan yang diiringi dengan Musical Instrument Digital Interface (MIDI).
Kata Kunci: Rejang, Gembira, Spiritual, Kontemporer.
Related Results
FAKTOR KESULITAN BELAJAR TARI GOLEK AYUN-AYUN BAGI MAHASISWA SENI TARI DI PRODI PENDIDIKAN SENI PERTUNJUKAN
FAKTOR KESULITAN BELAJAR TARI GOLEK AYUN-AYUN BAGI MAHASISWA SENI TARI DI PRODI PENDIDIKAN SENI PERTUNJUKAN
Tari Jawa merupakan salah satu mata kuliah yang termasuk tari nusantara yang wajib dikuasai oleh mahasiswa seni tari di Prodi Pendidikan Seni Pertunjukan FKIP UNTAN. Tujuannya agar...
BEKSAN GOLEK AYUN-AYUN GAYA YOGYAKARTA DALAM PERSPEKTIF AKSIOLOGI
BEKSAN GOLEK AYUN-AYUN GAYA YOGYAKARTA DALAM PERSPEKTIF AKSIOLOGI
The Golek Ayun-ayun dance of Yogyakarta's style is a sacred Golek dance style in Javanese tradition that has come down through generations as a national heritage. This dance is a c...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
The existence of the "Galombang Duo Baleh" Dance among the young generation of cultural heirs in Nagari Pitalah is in an alarming condition. It is clear that the lack of interest o...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
Tari Ngibing Ngalegong: Sebuah Ungkapan Rasa Suka Cita, Tulus, dan Ikhlas
Tari Ngibing Ngalegong: Sebuah Ungkapan Rasa Suka Cita, Tulus, dan Ikhlas
Abstrak
Karya tari yang berjudul Ngibing Ngalegong terinspirasi dari salah satu bagian dari legong yang berasal dari Desa Bongan Tabanan. Tari Ngibing Ngalegong merupakan sebuah k...

