Javascript must be enabled to continue!
KEDISIPLINAN BELAJAR TERHADAP SELF-EFFICACY PESERTA DIDIK
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh antara kedisiplinan belajar terhadap self-efficacy peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat hubungan fungsional untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh vaiabel bebas yaitu variabel kedisiplinan belajar terhadap variabel terikat yaitu variabel self-efficacy. Sample pada penelitian ini 81 peserta didik dari 115 peserta didik yang ditentukan dengan meggunakan perhitungan rumus Slovin. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, angket, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan korelasi antara kedisiplinan belajar peserta didik (X) dengan self-efficacy peserta didik (Y) diperoleh nilai sebesar rhitung = 0.668 dan rtabel untuk 81 adalah 0.216 pada taraf signifikan 5% dengan demikian rhitung > rtabel (0.668 > 0.216) maka H0 ditolak yang artinya terdapat korelasi yang signifikan antara kedisiplinan belajar peserta didik terhadap self-efficacy peserta didik. Signifikansi persamaan regresi dengan hasil nilai Fhitung = 63.535 dan Ftabel dengan dfreg = 1 dfres = 79 adalah 3.96 pada taraf 5% maka Fhitung > Ftabel dengan demikian H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kedisiplinan belajar terhadap self-efficacy peserta didik. Hasil koefisien determinasi R2 = 0.446 yang menunjukan adanya 44.6% kedisiplinan belajar peserta didik mempengaruhi self-efficacy peserta didik, sisanya 55,4% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak dianalisa pada penelitian ini.
Title: KEDISIPLINAN BELAJAR TERHADAP SELF-EFFICACY PESERTA DIDIK
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh antara kedisiplinan belajar terhadap self-efficacy peserta didik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat hubungan fungsional untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh vaiabel bebas yaitu variabel kedisiplinan belajar terhadap variabel terikat yaitu variabel self-efficacy.
Sample pada penelitian ini 81 peserta didik dari 115 peserta didik yang ditentukan dengan meggunakan perhitungan rumus Slovin.
Teknik pengambilan data menggunakan observasi, angket, dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan korelasi antara kedisiplinan belajar peserta didik (X) dengan self-efficacy peserta didik (Y) diperoleh nilai sebesar rhitung = 0.
668 dan rtabel untuk 81 adalah 0.
216 pada taraf signifikan 5% dengan demikian rhitung > rtabel (0.
668 > 0.
216) maka H0 ditolak yang artinya terdapat korelasi yang signifikan antara kedisiplinan belajar peserta didik terhadap self-efficacy peserta didik.
Signifikansi persamaan regresi dengan hasil nilai Fhitung = 63.
535 dan Ftabel dengan dfreg = 1 dfres = 79 adalah 3.
96 pada taraf 5% maka Fhitung > Ftabel dengan demikian H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara kedisiplinan belajar terhadap self-efficacy peserta didik.
Hasil koefisien determinasi R2 = 0.
446 yang menunjukan adanya 44.
6% kedisiplinan belajar peserta didik mempengaruhi self-efficacy peserta didik, sisanya 55,4% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak dianalisa pada penelitian ini.
Related Results
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa
Kedisiplinan dalam proses pendidikan sangat diperlukan karena bukan hanya untuk menjaga kondisi suasana belajar dan mengajar dengan lancar tetapi juga untuk menciptakan pribadi yan...
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
Abstract: The purpose of this study was to determine the role of PAI teachers in improving the discipline of students in the classroom VII SMP Preparation Tomi-Tomi District Waesa...
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
PEMETAAN KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN GAYA BELAJAR PESERTA DIDIK
Memetakan gaya belajar peserta didik perlu dilakukan oleh guru. Setiap peserta didik memiliki kelebihan dan kekurangan, serta preferensi bagaimana sebuah informasi diproses berbeda...
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Survei Minat dan Motivasi dalam Mengikti Belajar Renang pada Peserta Didik Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran minat dan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran renang di Club Silimang Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggu...
PENGARUH KEPEMIMPINAN GURU TERHADAP DISIPLIN BELAJAR PESERTA DIDIK
PENGARUH KEPEMIMPINAN GURU TERHADAP DISIPLIN BELAJAR PESERTA DIDIK
Disiplin belajar dapat dilihat dari ketaatan (kepatuhan) peserta didik terhadap aturan (tata tertib) yang berkaitan dengan kegitan belajar mengajar di sekolah, yang meliputi waktu ...
PEMBINAAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
PEMBINAAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Motivasi belajar merupakan keseluruhan daya yang memberi pengaruh pada peserta didik baik dari eksternal maupun internal pada diri peserta didik untuk menimbulkan semangat dalam...
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 77 RANTE LEMO
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 77 RANTE LEMO
Kualitas pendidikan dapat meningkat dengan cara memberbaiki proses belajar mengajar di dalam kelas seperti pemilihan model pembelajaran. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan...
Pengaruh Interaksi Teman Sebaya terhadap Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik
Pengaruh Interaksi Teman Sebaya terhadap Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik
Salah satu faktor esensial dalam perkembangan dan pembentukan kepribadian peserta didik adalah teman sebaya. Teman sebaya dapat sebagai sumber belajar secara langsung maupun tidak ...

