Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancang Bangun Antena Mikrostrip Patch Bowtie dengan Pencatuan Proximity Coupled untuk Aplikasi Lora pada Frekuensi 920-923 Mhz

View through CrossRef
LoRa merupakan perangkat teknologi komunikasi nirkabel yang saat ini digunakan untuk mendukung berbagai komunikasi jaringan salah satunya seperti IoT. Teknologi LoRa dapat di integrasikan dengan berbagai perangkat jaringan. Dengan kebutuhan antena LoRa yang low profile, antena mikrostrip dapat diunggulkan untuk LoRa dikarenakan kelebihannya yang kompak dan mudah difabrikasi. Dengan mengacu peraturan pemerintah terkait frekuensi kerja Low Power Wide Area (LPWA) LoRa, maka pada penelitian ini dilakukan perancangan antena mikrostrip patch bowtie yang bekerja pada frekuensi 920-923 MHz yang menggunakan teknik pencatuan proximity coupled. Rancangan antena mikrostrip disimulasikan dan dianalisa menggunakan software CST Studio Suite 2020. Antena mikrostrip menggunakan substrat dielektrik berjenis FR4 Epoxy fiberglass dengan nilai permitivitas 4,4, dimensi antena didapatkan melalui perhitungan rumus. Hasil realisasi fabrikasi antena mikrostrip mendapatkan nilai frekuensi kerja 921,5 MHz dengan nilai return loss = -62,57 dB, VSWR = 1,001, gain = 3,371 dBi
Title: Rancang Bangun Antena Mikrostrip Patch Bowtie dengan Pencatuan Proximity Coupled untuk Aplikasi Lora pada Frekuensi 920-923 Mhz
Description:
LoRa merupakan perangkat teknologi komunikasi nirkabel yang saat ini digunakan untuk mendukung berbagai komunikasi jaringan salah satunya seperti IoT.
Teknologi LoRa dapat di integrasikan dengan berbagai perangkat jaringan.
Dengan kebutuhan antena LoRa yang low profile, antena mikrostrip dapat diunggulkan untuk LoRa dikarenakan kelebihannya yang kompak dan mudah difabrikasi.
Dengan mengacu peraturan pemerintah terkait frekuensi kerja Low Power Wide Area (LPWA) LoRa, maka pada penelitian ini dilakukan perancangan antena mikrostrip patch bowtie yang bekerja pada frekuensi 920-923 MHz yang menggunakan teknik pencatuan proximity coupled.
Rancangan antena mikrostrip disimulasikan dan dianalisa menggunakan software CST Studio Suite 2020.
Antena mikrostrip menggunakan substrat dielektrik berjenis FR4 Epoxy fiberglass dengan nilai permitivitas 4,4, dimensi antena didapatkan melalui perhitungan rumus.
Hasil realisasi fabrikasi antena mikrostrip mendapatkan nilai frekuensi kerja 921,5 MHz dengan nilai return loss = -62,57 dB, VSWR = 1,001, gain = 3,371 dBi.

Related Results

Disain dan Implementasi Atenna BOW TIE Pada Frekuensi 750 MHz Untuk Aplikasi Penerima TV
Disain dan Implementasi Atenna BOW TIE Pada Frekuensi 750 MHz Untuk Aplikasi Penerima TV
Antena yang bekerja pada band UHF , banyak jenisnya antara lain : antena dipole 1/2l, antena Yagi-Uda array, antena log periodik dan sebagainya. Antena jenis i...
Perancangan Dan Analisis Antena Mikrostrip Mimo Circular Pada Frekuensi 2.35 GHz Untuk Aplikasi LTE
Perancangan Dan Analisis Antena Mikrostrip Mimo Circular Pada Frekuensi 2.35 GHz Untuk Aplikasi LTE
LTE (long Term Evolution) merupakan teknologi komunikasi wireless generasi keempat yang saat ini sedang mengalami perkembangan. Salah satu perangkat yang sangat dibutuhkan pada tek...
PENINGKATAN BANDWIDTH DAN GAIN ANTENA MIKTROSTRIP PATCH LINGKARAN DENGAN MENGGUNAKAN PARASITIK SUBSTRAT PADA FREKUENSI 3 GHZ
PENINGKATAN BANDWIDTH DAN GAIN ANTENA MIKTROSTRIP PATCH LINGKARAN DENGAN MENGGUNAKAN PARASITIK SUBSTRAT PADA FREKUENSI 3 GHZ
Penelitian yang berjudul “Peningkatan Bandwidth Dan Gain Antena Miktrostrip Patch Lingkaran Dengan Menggunakan Parasitik Substrat Pada Frekuensi 3 Ghz” bertujuan untuk membandingka...
Desain Antena Vivaldi Untuk Teknologi 5G
Desain Antena Vivaldi Untuk Teknologi 5G
Teknologi 5G membutuhkan antena yang memiliki karakteristik bandwidth yang lebar dan beamwidth yang sempit. Dalam hal ini, antena vivaldi merupakan salah satu jenis antena yang dap...
PERFORMANSI GAIN ANTENA PF1000S MENGGANTI ELEMEN DRIVEN K-SHAPE DENGAN ELEMEN BOW-TIE
PERFORMANSI GAIN ANTENA PF1000S MENGGANTI ELEMEN DRIVEN K-SHAPE DENGAN ELEMEN BOW-TIE
Antena sistem komunikasi nirkabel (wireless)  merupakan perangkat yang berfungsi mentransmisikan sinyal dan sebagai penerima sinyal. Permasalahan utama pada komunikasi wireless yan...
DESAIN DAN IMPLEMENTASI ANTENA MICROSTRIP ARRAY 8 ELEMEN PADA FREKUENSI 2,4 GHZ UNTUK MENUNJANG WIRELESS LOCAL AREA NETWORK
DESAIN DAN IMPLEMENTASI ANTENA MICROSTRIP ARRAY 8 ELEMEN PADA FREKUENSI 2,4 GHZ UNTUK MENUNJANG WIRELESS LOCAL AREA NETWORK
Wireless Local Area Network (WLAN) sering disebut jaringan wireless atau nirkabel dan berfungsi untuk menjangkau wilayah LAN yang sulit dicapai dengan kabel tembaga biasa. Koneksit...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS ANTENA BOWTIE PADA FREKUENSI 500-700 MHZ UNTUK TV DIGITAL DI INDONESIA
ANALISIS ANTENA BOWTIE PADA FREKUENSI 500-700 MHZ UNTUK TV DIGITAL DI INDONESIA
Tahun 2017 merupakan tonggak sejarah perubahan di Indonesia dari TV analog menjadi TV digital sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo No.05 Tahun 2012 yang mengadopsi Televisi Digi...

Back to Top