Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

GAMBARAN KESEHATAN JIWA MASYARAKAT

View through CrossRef
Kesehatan jiwa tidak lagi hanya membahas tentang masalah gangguan jiwa saja, namun kelompok sehat dan resiko juga perlu diketahui agar masyarakat mendapatkan tindakan yang tepat yaitu, kelompok sehat agar tetap sehat; kelompok resiko tidak menjadi gangguan; dan kelompok gangguan tetap produktif di masyarakat, sehingga perlunya identifikasi masalah kesehatan jiwa masyarakat desa Banyutowo malalui deteksi dini. Penelitian bertujuan khusus: (1)Mengidentifikasi karakteristik masyarakat, meliputi:usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pernikahan, (2)Mengidentifikasi kelompok sehat, resiko, dan gangguan, (3)Publikasi ilmiah pada jurnal nasional sebagai luaran wajib. Data dianalisis dengan menghitung Central Tendency dan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas masyarakat desa Banyutowo berusia dewasa, berjenis kelamin laki-laki, belum menikah, dan pendidikan  terakhir SD. Hasil identifikasi kesehatan jiwa didapatkan bahwa mayoritas masyarakat desa Banyutowo dalam kelompok usia sehat. Hasil penelitian ini selanjutnya dapat ditindaklanjuti dengan memberikan intervensin pada masing-masing kelompok kesehatan jiwa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa, meningkatkan kemampuan masyarakat menolong dirinya dalam bidang kesehatan jiwa, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat risiko dan bahaya kesehatan jiwa, dan meningkatkan dukungan dan peran aktif stakeholders serta meningkatkan masyarakat melaksanakan perilaku sehat jiwa. Kata kunci: Kesehatan jiwa, masyarakat OVERVIEW OF COMMUNITY MENTAL HEALTH ABSTRACTMental health is no longer just talking about mental disorders, but healthy groups and risks also need to be known so that people get the right action, namely, healthy groups to stay healthy; risk groups do not become a nuisance; and the disorder group remained productive in the community, so the need to identify Banyutowo village mental health problems through early detection. Special purpose research: (1) Identifying community characteristics, including: age, sex, education, and marital status, (2) Identifying healthy groups, risks, and disorders, (3) Scientific publications in national journals as mandatory outcomes. Data were analyzed by calculating Central Tendency and frequency distribution. The results showed that the majority of Banyutowo villagers were adults, male, unmarried, and final education in elementary school. The results of mental health identification found that the majority of the people in the Banyutowo village were in the healthy age group. The results of this study can then be followed up by giving intervensin to each mental health group, so that it is expected to increase public knowledge about the importance of mental health, improve community capacity to help themselves in the field of mental health, improve community preparedness of mental health risks and hazards, and increase support and the active role of stakeholders as well as improving the community to implement healthy mental behavior. Keywords: mental health, society
Title: GAMBARAN KESEHATAN JIWA MASYARAKAT
Description:
Kesehatan jiwa tidak lagi hanya membahas tentang masalah gangguan jiwa saja, namun kelompok sehat dan resiko juga perlu diketahui agar masyarakat mendapatkan tindakan yang tepat yaitu, kelompok sehat agar tetap sehat; kelompok resiko tidak menjadi gangguan; dan kelompok gangguan tetap produktif di masyarakat, sehingga perlunya identifikasi masalah kesehatan jiwa masyarakat desa Banyutowo malalui deteksi dini.
Penelitian bertujuan khusus: (1)Mengidentifikasi karakteristik masyarakat, meliputi:usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status pernikahan, (2)Mengidentifikasi kelompok sehat, resiko, dan gangguan, (3)Publikasi ilmiah pada jurnal nasional sebagai luaran wajib.
Data dianalisis dengan menghitung Central Tendency dan distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan mayoritas masyarakat desa Banyutowo berusia dewasa, berjenis kelamin laki-laki, belum menikah, dan pendidikan  terakhir SD.
Hasil identifikasi kesehatan jiwa didapatkan bahwa mayoritas masyarakat desa Banyutowo dalam kelompok usia sehat.
Hasil penelitian ini selanjutnya dapat ditindaklanjuti dengan memberikan intervensin pada masing-masing kelompok kesehatan jiwa, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kesehatan jiwa, meningkatkan kemampuan masyarakat menolong dirinya dalam bidang kesehatan jiwa, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat risiko dan bahaya kesehatan jiwa, dan meningkatkan dukungan dan peran aktif stakeholders serta meningkatkan masyarakat melaksanakan perilaku sehat jiwa.
 Kata kunci: Kesehatan jiwa, masyarakat OVERVIEW OF COMMUNITY MENTAL HEALTH ABSTRACTMental health is no longer just talking about mental disorders, but healthy groups and risks also need to be known so that people get the right action, namely, healthy groups to stay healthy; risk groups do not become a nuisance; and the disorder group remained productive in the community, so the need to identify Banyutowo village mental health problems through early detection.
Special purpose research: (1) Identifying community characteristics, including: age, sex, education, and marital status, (2) Identifying healthy groups, risks, and disorders, (3) Scientific publications in national journals as mandatory outcomes.
Data were analyzed by calculating Central Tendency and frequency distribution.
The results showed that the majority of Banyutowo villagers were adults, male, unmarried, and final education in elementary school.
The results of mental health identification found that the majority of the people in the Banyutowo village were in the healthy age group.
The results of this study can then be followed up by giving intervensin to each mental health group, so that it is expected to increase public knowledge about the importance of mental health, improve community capacity to help themselves in the field of mental health, improve community preparedness of mental health risks and hazards, and increase support and the active role of stakeholders as well as improving the community to implement healthy mental behavior.
 Keywords: mental health, society.

Related Results

PENERIMAAN MASYARAKAT PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA
PENERIMAAN MASYARAKAT PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA
Abstract : Patients with mental disorders until now still in view as a strange and frightening public, the lack of understanding of the public about mental disorders cause people w...
PEMBENTUKAN RANTING AISYIYAH SIAGA SEHAT JIWA
PEMBENTUKAN RANTING AISYIYAH SIAGA SEHAT JIWA
Angka gangguan jiwa di Indonesia masih tinggi. Yogyakarta merupakan nomor dua tertinggi di Indonesia. Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Bidang Majelis Kesehatan bertanggung jawab terhadap...
Pemanfaatan Posyandu Jiwa Di Wilayah Puskesmas Balowerti Kota Kediri
Pemanfaatan Posyandu Jiwa Di Wilayah Puskesmas Balowerti Kota Kediri
Gangguan jiwa menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat. Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukan prevalensi gangguan jiwa di Indonesia sebesa...
PENERAPAN METODE SOSIODRAMA DALAM PROMOSI KESEHATAN TENTANG DETEKSI DINI GANGGUAN KESEHATAN JIWA
PENERAPAN METODE SOSIODRAMA DALAM PROMOSI KESEHATAN TENTANG DETEKSI DINI GANGGUAN KESEHATAN JIWA
Latar Belakang : Jumlah gangguan jiwa secara global menurut data WHO (2020) terdapat 280 juta jiwa di dunia mengalami depresi dan 800 ribu jiwa meninggal dunia karena bunuh diri. d...
Upaya Menghadapi Covid-19 Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa Melalui Kader Kesehatan Jiwa
Upaya Menghadapi Covid-19 Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa Melalui Kader Kesehatan Jiwa
Gangguan jiwa merupakan penyakit psikologis pada manusia. Gangguan jiwa adalah gangguan pikiran, gangguan perasaan atau gangguan tingkah laku sehingga menimbulkan penderitaan dan t...
Edukasi dan Skrining Kesehatan Jiwa Remaja dengan Aplikasi
Edukasi dan Skrining Kesehatan Jiwa Remaja dengan Aplikasi
Kesehatan jiwa merupakan aspek penting bagi remaja dalam mencapai perkembangan yang optimal di masa remaja. Kegiatan edukasi dan skiring kesehatan jiwa bagi remaja dilaksanakan den...
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
SISTEM RUJUKAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MATERNAL PERINATAL DI INDONESIA
ABSTRAK Kasus keterlambatan rujukan merupakan salah satu permasalahan utama terjadinya kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kematian ibu dan bayi dapat diakibatkan pelayanan d...
LAMANYA KLIEN MENGALAMI GANGGUAN JIWA DENGAN STRES KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DI RUMAH
LAMANYA KLIEN MENGALAMI GANGGUAN JIWA DENGAN STRES KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DI RUMAH
Keluarga merupakan lingkungan sosial yang terdekat yang sangat penting perannya dalam mewujudkan derajad kesehatan jiwa. Perawatan gangguan jiwa yang membutuhkan waktu lama, berbag...

Back to Top