Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Membaca Basoeki Abdullah Melalui Penataan Pameran “Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah”

View through CrossRef
AbstrakDalam rangka memperingati seratus tahun usia Basoeki Abdullah, Museum Basoeki Abdullah dan Museum Nasional menggelar pameran memeringati seabad perjalanan dan hasil karya seniman Basoeki Abdullah yang lahir pada 1915, berjudul “Rayuan 100 Tahun Basuki Abdullah” yang menampilkan 40 lukisan Basuki Abdullah dan 11 karya seniman seni rupa Indonesia. Penataan ruang pamer merupakan hasil desain interior dengan mempertimbangkan isi cerita dari karya seni yang dipamerkan di dalamnya. Dari pengamatan awal, terlihat bahwa bentuk dan penataan ruang pamer yang menampilkan berbagai ragam karya Basuki Abdullah dipengaruhi juga oleh pemilihan obyek-obyek yang dipamerkan. Penataan ruang pamer beserta obyek-obyek terpilih tersebut dapat memberikan sebuah narasi bagi pengunjung. Dalam hal ini, penelitian mencoba membaca Basuki Abdullah melalui tampilan penataan ruang pamer. Menggunakan pendekatan semiotika dari Barthes, hasil penelitian yang menganalisis penataan, warna ruang dan pemilihan dan penempatan obyek pamer, memperlihatkan bahwa secara keseluruhan, tata ruang pamer merepresentasikan hubungan Basoeki Abdulah dengan keluarga, pandangan dan pengetahuan budaya Basoeki Abdullah.AbstractIn commemoration of the centenary age of Basoeki Abdullah, the Basoeki Abdullah Museum and the National Museum held an exhibition commemorating a century of travel and the work of artist Basoeki Abdullah who was born in 1915, titled “100 Years Basuki Abdullah Seduction” which featured 40 Basuki Abdullah paintings and 11 works of art artists appearance of Indonesia.The arrangement of the exhibition display is the result of interior design by considering the contents of the story of the artwork on display therein. From the preliminary observations, it can be seen that the shape and arrangement of the exhibition space which displays a variety of works by Basuki Abdullah is also influenced by the selection of objects on display. In this case, the research tried to read Basuki Abdullah through the display of the exhibition display arrangement. Using a semiotic approach from Barthes, the results of research analyzing arrangement, color of space and the selection and placement of exhibited objects, show that overall, showroom layout represents the views and culture of Basoeki Abdulah views on Javanese culture.
Fakultas Seni Rupa, Institut Kesenian Jakarta
Title: Membaca Basoeki Abdullah Melalui Penataan Pameran “Rayuan 100 Tahun Basoeki Abdullah”
Description:
AbstrakDalam rangka memperingati seratus tahun usia Basoeki Abdullah, Museum Basoeki Abdullah dan Museum Nasional menggelar pameran memeringati seabad perjalanan dan hasil karya seniman Basoeki Abdullah yang lahir pada 1915, berjudul “Rayuan 100 Tahun Basuki Abdullah” yang menampilkan 40 lukisan Basuki Abdullah dan 11 karya seniman seni rupa Indonesia.
Penataan ruang pamer merupakan hasil desain interior dengan mempertimbangkan isi cerita dari karya seni yang dipamerkan di dalamnya.
Dari pengamatan awal, terlihat bahwa bentuk dan penataan ruang pamer yang menampilkan berbagai ragam karya Basuki Abdullah dipengaruhi juga oleh pemilihan obyek-obyek yang dipamerkan.
Penataan ruang pamer beserta obyek-obyek terpilih tersebut dapat memberikan sebuah narasi bagi pengunjung.
Dalam hal ini, penelitian mencoba membaca Basuki Abdullah melalui tampilan penataan ruang pamer.
Menggunakan pendekatan semiotika dari Barthes, hasil penelitian yang menganalisis penataan, warna ruang dan pemilihan dan penempatan obyek pamer, memperlihatkan bahwa secara keseluruhan, tata ruang pamer merepresentasikan hubungan Basoeki Abdulah dengan keluarga, pandangan dan pengetahuan budaya Basoeki Abdullah.
AbstractIn commemoration of the centenary age of Basoeki Abdullah, the Basoeki Abdullah Museum and the National Museum held an exhibition commemorating a century of travel and the work of artist Basoeki Abdullah who was born in 1915, titled “100 Years Basuki Abdullah Seduction” which featured 40 Basuki Abdullah paintings and 11 works of art artists appearance of Indonesia.
The arrangement of the exhibition display is the result of interior design by considering the contents of the story of the artwork on display therein.
From the preliminary observations, it can be seen that the shape and arrangement of the exhibition space which displays a variety of works by Basuki Abdullah is also influenced by the selection of objects on display.
In this case, the research tried to read Basuki Abdullah through the display of the exhibition display arrangement.
Using a semiotic approach from Barthes, the results of research analyzing arrangement, color of space and the selection and placement of exhibited objects, show that overall, showroom layout represents the views and culture of Basoeki Abdulah views on Javanese culture.

Related Results

Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Evolution of Antimicrobial Resistance in Community vs. Hospital-Acquired Infections
Abstract Introduction Hospitals are high-risk environments for infections. Despite the global recognition of these pathogens, few studies compare microorganisms from community-acqu...
Makna Perempuan Gila pada Lagu “Rayuan Perempuan Gila” Karya Nadin Amizah
Makna Perempuan Gila pada Lagu “Rayuan Perempuan Gila” Karya Nadin Amizah
Abstract. Song lyrics have undergrone many develovements influenced by culture, technology, and social trends. Not surprisingly, with this revolution, many newcomer musicians have ...
TEKNIK MEMBACA LITERASI CEPAT DAN EFEKTIF DALAM ERA DIGITAL
TEKNIK MEMBACA LITERASI CEPAT DAN EFEKTIF DALAM ERA DIGITAL
AbstrakHasil dari beberapa penelitian yang pernah dilakukan penulis menunjukkan adanya korelasi yang tinggi antara minat baca dengan bacaan dan kemampuan membaca. Seseorang yang me...
Belajar Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penataan Ruang Kampung Adat Bena
Belajar Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Penataan Ruang Kampung Adat Bena
Penataan ruang merupakan salah satu unsur untuk mewujudkan kehidupan yang serasi. Penataan ruang dapat berpedoman pada hukum nasional maupun pada kearifan lokal. Tujuan penelitian ...
KEBIJAKAN INFORMASI GEOSPASIAL DALAM PENATAAN DESA
KEBIJAKAN INFORMASI GEOSPASIAL DALAM PENATAAN DESA
<p>Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, penataan desa meliputi pembentukan, penghapusan, penggabungan, perubahan status dan penetapan desa. Penataan desa me...
Apreasasi karya nasionalisme seni moden Malaysia dalam Pameran Seni Negaraku 2017, Balai Seni Visual Negara, Kuala Lumpur
Apreasasi karya nasionalisme seni moden Malaysia dalam Pameran Seni Negaraku 2017, Balai Seni Visual Negara, Kuala Lumpur
Kajian ini dibuat sempena pameran Negaraku 2017 di Balai Seni Visual Negara, Kuala Lumpur. Karya yang dipilih dalam pameran ini berbentuk nasionalisme mengupas tentang apreasasi ka...
PERANCANGAN BOOTH PAMERAN BATIK GALERI GRIYA PENI DENGAN MEDIA MAKET
PERANCANGAN BOOTH PAMERAN BATIK GALERI GRIYA PENI DENGAN MEDIA MAKET
Pameran merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memamerkan suatu hasil karya kepada khalayak. Kata pameran berasal dari bahasa Inggris Exhibition, yang kemudian diserap menj...
PERHITUNGAN HARGA POKOK SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL JASA SEWA PAMERAN PADA PT. Ad – HOUSE PRIMACIPTA
PERHITUNGAN HARGA POKOK SEBAGAI DASAR PENETAPAN HARGA JUAL JASA SEWA PAMERAN PADA PT. Ad – HOUSE PRIMACIPTA
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan menganalisis perhitungan harga pokok sebagai dasar penetapan harga jual jasa sewa pameran sehingga dapat mengevaluasi seluruh keputu...

Back to Top