Javascript must be enabled to continue!
Uji Efektivitas Jamur Beuveria bassiana dalam Mengendalikan Hama Walang Sangit (Leptocorisa acuta) pada Tanaman Padi
View through CrossRef
The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Beauveria bassiana fungus in controlling the pest and to determine the best concentration of Beauveria bassiana to control the pest. This research was carried out at the Pest and Disease Observation Laboratory (LPHP) at the Bali Province Food Crops and Horticulture Protection Center (BPTPH) from November 2020 to october 2021. This study used a completely randomized design (CRD). With a level of 5 concentrations, the concentration treatment was B1 = 2 ml Beauveria bassiana . liter-1 water, B2 = 4 ml Beauveria bassiana . liter-1 water, B3 = 6 ml Beauveria bassiana . liter-1 water, B4 = 8 ml Beauveria bassiana . liter-1 water, B5 = 10 ml Beauveria bassiana . liter-1 of water. The results showed that in the treatment with a concentration of 10 ml Beauveria bassiana . liter-1 Liter of water, the mortality percentage was 100%, which was not significantly different from the treatment with 8 ml of Beauveria bassiana . liter-1 of water with a mortality percentage of 97,5% and significantly different. with other treatments.
Universitas Warmadewa
Title: Uji Efektivitas Jamur Beuveria bassiana dalam Mengendalikan Hama Walang Sangit (Leptocorisa acuta) pada Tanaman Padi
Description:
The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Beauveria bassiana fungus in controlling the pest and to determine the best concentration of Beauveria bassiana to control the pest.
This research was carried out at the Pest and Disease Observation Laboratory (LPHP) at the Bali Province Food Crops and Horticulture Protection Center (BPTPH) from November 2020 to october 2021.
This study used a completely randomized design (CRD).
With a level of 5 concentrations, the concentration treatment was B1 = 2 ml Beauveria bassiana .
liter-1 water, B2 = 4 ml Beauveria bassiana .
liter-1 water, B3 = 6 ml Beauveria bassiana .
liter-1 water, B4 = 8 ml Beauveria bassiana .
liter-1 water, B5 = 10 ml Beauveria bassiana .
liter-1 of water.
The results showed that in the treatment with a concentration of 10 ml Beauveria bassiana .
liter-1 Liter of water, the mortality percentage was 100%, which was not significantly different from the treatment with 8 ml of Beauveria bassiana .
liter-1 of water with a mortality percentage of 97,5% and significantly different.
with other treatments.
Related Results
UJI EFEKTIVITAS BERBAGAI BAHAN TUMBUHAN DENGAN POTENSI PESTISIDA NABATI TERHADAP PERKEMBANGAN HAMA WALANG SANGIT (Leptocorisa acuta thunb)
UJI EFEKTIVITAS BERBAGAI BAHAN TUMBUHAN DENGAN POTENSI PESTISIDA NABATI TERHADAP PERKEMBANGAN HAMA WALANG SANGIT (Leptocorisa acuta thunb)
Walang sangit (Leptocorisa acuta thumb) is found in rice plants from flowering to harvest. These insects eat rice grains that are developing which have the potential to cause losse...
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Pengenalan Aplikasi Analisis Data untuk Pengelompokkan Pemasaran Jamur Tiram
Jamur tiram merupakan jenis jamur yang dapat dikonsumsi baik jamur segar maupun jamur yang sudah diolah menjadi berbagai makanan. Budidaya jamur tiram menjadi salah satu usaha yang...
Efektivitas Bangkai Katak untuk Menarik Kedatangan Walang Sangit Pada Tanaman Padi
Efektivitas Bangkai Katak untuk Menarik Kedatangan Walang Sangit Pada Tanaman Padi
Walang sangit (Leptocorisa acuta T., coridae: Hemiptera) adalah hama yang menyerang tanaman padisetelah berbunga dengan cara mengisap cairan bulir padi menyebabkan bulir padi menja...
Kajian Usahatani Jamur Tiram Langgeng Kerso Jamur di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru
Kajian Usahatani Jamur Tiram Langgeng Kerso Jamur di Kelurahan Cempaka Kota Banjarbaru
Budidaya jamur tiram merupakan salah satu usaha di bidang agribisnis yang memiliki peluang bisnis cukup besar. Langgeng Kerso Jamur ialah salah satu usaha budidaya jamur tiram mili...
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
Biodiversitas Jamur Basidiomycetes Untuk Biobanking Di Kecamatan BanamaTingang Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah
ABSTRAK Pengetahuan masyarakat lokal akan pemanfaatan jamur baik sebagai jamur obat maupun jamur pangan masih belum memadai serta informasi yang berkaitan dengan pemanfaatan jamur ...
Masalah Hama Wereng pada Pertumbuhan Padi di Kabupaten Boyolali
Masalah Hama Wereng pada Pertumbuhan Padi di Kabupaten Boyolali
Padi sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia sebagai makanan pokok. Pesatnya kebutuhan akan hal tersebut dibutuhkannya peningkatan dari segi kualitas dan juga kuantitas. P...
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PERANGKAP HAMA PADI WALANG SANGIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL PANEN DI DESA BADEGAN PONOROGO
PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PERANGKAP HAMA PADI WALANG SANGIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL PANEN DI DESA BADEGAN PONOROGO
Badegan merupakan salah satu desa di kabupaten Ponorogo yang mata pencaharian utama yaitu bertani dimana masih terdapat beberapa masalah yang dialami oleh para petani padi salah sa...
PENGGUNAAN BEBERAPA PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI PANDANWANGI (Oryza sativa var. aromatic) PADA FASE GENERATIF
PENGGUNAAN BEBERAPA PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI PANDANWANGI (Oryza sativa var. aromatic) PADA FASE GENERATIF
Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia, dan setiap tahunnya kebutuhan padi selalu meningkat seiring dengan laju pertambahan penduduk. Praktek budidaya padi selalu mengala...

