Javascript must be enabled to continue!
Variabel Pemoderasi Minat Kunjungan Ulang Wisatawan Pada Daya Tarik Wisata Malioboro
View through CrossRef
Lokasi tujuan utama wisatawan di Yogyakarta salah satunya adalah Malioboro. Terletak di pusat kota dan terkenal sebagai jantung dari Kota Yogyakarta, Malioboro memiliki daya tarik unik yang tidak dimiliki oleh wilayah lain yaitu memiliki sejarah bagi Kota Yogyakarta yang juga merupakan bagian dari tujuan wisatawan. Semenjak terjadinya Pandemi Covid-19 tujuan wisatawan dalam berwisata memiliki perbedaan dan pola perilaku wisatawan yang berbeda. Begitupula perihal mengenai presepsi. Hal ini terdampak pada jumlah minat kunjungan wisatawan yang berwisata di malioboro. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengembangan interdisiplin ilmu ekonomi bisnis, perilaku wisatawan maupun kebijakan pariwisata dalam merencanakan program pemasaran untuk meningkatkan kunjungan ulang wisatawan melalui pengujian variable memori kolektif, sightseeing dan belanja apakah termoderasi oleh faktor variable budaya dan berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif Eksplanatori yang memiliki keunggulan dengan sifat keterusterangan dari rancangan dan hasil yang mudah dideskripsikan dan dilaporkan menjadi kekuatan utama dengan desain menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hubungan anatara variabel independent dengan variabel dependen yang dipengaruhi oleh variabel pemoderasi. Hasil dari penelitian ini adalah variable memori kolektif, sightseeing, belanja memiliki pengaruh signifikan terhadap minat kunjungan ulang dengan dimoderasi budaya. minat wisatawan untuk berkunjung ulang ke Daya Tarik Wisata Malioboro yang paling dominan adalah untuk berjalan-jalan, melihat-lihat atau sightseeing, sehingga saran yang diusulkan berdasarkan hasil penelitian ini yaitu merekomendasikan pengelola Daya Tarik Wisata Malioboro untuk membuat seperangkat kebijakan sesuai dengan pola rerilaku konsumen dalam meningkatkan minat kunjungan ulang wisatawan pada daya tarik wisata Malioboro adalah meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam memfasilitasi aktifitas wisatawan ketika sedang berjalan-jalan, melihat-lihat, menikmati suasana (sightseeing).
Title: Variabel Pemoderasi Minat Kunjungan Ulang Wisatawan Pada Daya Tarik Wisata Malioboro
Description:
Lokasi tujuan utama wisatawan di Yogyakarta salah satunya adalah Malioboro.
Terletak di pusat kota dan terkenal sebagai jantung dari Kota Yogyakarta, Malioboro memiliki daya tarik unik yang tidak dimiliki oleh wilayah lain yaitu memiliki sejarah bagi Kota Yogyakarta yang juga merupakan bagian dari tujuan wisatawan.
Semenjak terjadinya Pandemi Covid-19 tujuan wisatawan dalam berwisata memiliki perbedaan dan pola perilaku wisatawan yang berbeda.
Begitupula perihal mengenai presepsi.
Hal ini terdampak pada jumlah minat kunjungan wisatawan yang berwisata di malioboro.
Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengembangan interdisiplin ilmu ekonomi bisnis, perilaku wisatawan maupun kebijakan pariwisata dalam merencanakan program pemasaran untuk meningkatkan kunjungan ulang wisatawan melalui pengujian variable memori kolektif, sightseeing dan belanja apakah termoderasi oleh faktor variable budaya dan berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang wisatawan.
Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif Eksplanatori yang memiliki keunggulan dengan sifat keterusterangan dari rancangan dan hasil yang mudah dideskripsikan dan dilaporkan menjadi kekuatan utama dengan desain menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji hubungan anatara variabel independent dengan variabel dependen yang dipengaruhi oleh variabel pemoderasi.
Hasil dari penelitian ini adalah variable memori kolektif, sightseeing, belanja memiliki pengaruh signifikan terhadap minat kunjungan ulang dengan dimoderasi budaya.
minat wisatawan untuk berkunjung ulang ke Daya Tarik Wisata Malioboro yang paling dominan adalah untuk berjalan-jalan, melihat-lihat atau sightseeing, sehingga saran yang diusulkan berdasarkan hasil penelitian ini yaitu merekomendasikan pengelola Daya Tarik Wisata Malioboro untuk membuat seperangkat kebijakan sesuai dengan pola rerilaku konsumen dalam meningkatkan minat kunjungan ulang wisatawan pada daya tarik wisata Malioboro adalah meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam memfasilitasi aktifitas wisatawan ketika sedang berjalan-jalan, melihat-lihat, menikmati suasana (sightseeing).
Related Results
EVALUASI KONSEP RAMAH PEJALAN KAKI PADA PEDESTRIAN MALIOBORO DENGAN PENDEKATAN KONSEP WALKABILITY
EVALUASI KONSEP RAMAH PEJALAN KAKI PADA PEDESTRIAN MALIOBORO DENGAN PENDEKATAN KONSEP WALKABILITY
Abstract: Malioboro Pedestrian is located in the tourist area of Malioboro, which has been arranged by the Yogyakarta Regional Government. The arrangement carried out applies the c...
PENGARUH DAYA TARIK WISATA TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG WISATAWAN DI THE WORLD LANDMARK
PENGARUH DAYA TARIK WISATA TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG WISATAWAN DI THE WORLD LANDMARK
Daya tarik dalam sebuah destinasi wisata merupakan faktor penting dalam usaha menarik minat berkunjung para wisatawan. Daya tarik wisata akan menjadi suatu kebutuhan yang sangat pe...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT KUNJUNG ULANG WISATAWAN (REPEATER GUEST) PADA OBJEK WISATA BANTO ROYO
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT KUNJUNG ULANG WISATAWAN (REPEATER GUEST) PADA OBJEK WISATA BANTO ROYO
Pada penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah mela...
Pengaruh Kualitas Daya Tarik Wisata Budaya terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Kotagede
Pengaruh Kualitas Daya Tarik Wisata Budaya terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Kotagede
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas daya tarik wisata budaya Kotagede, minat kunjungan wisatawan nusantara ke Kotagede dan pengaruh ke dua variabel tersebut. Dengan ...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Minat Generasi Z Pada Eksplorasi Wisata Adventure “Body Rafting” Sebagai Tujuan Wisata Petualangan di Objek Wisata Citumang Kabupaten Pangandaran
Eksplorasi, disebut juga penjelajahan atau pencarian, yaitu tindakan mencari atau melakukan penjelajahan dengan tujuan menemukan sesuatu.. Dalam hal ini, eksplorasi adalah usaha un...
PEMETAAN DAYA TARIK WISATA KOTA SURAKARTA DALAM RANGKA MENDUKUNG AKTIVITAS WISATA PERKOTAAN YANG BERKELANJUTAN
PEMETAAN DAYA TARIK WISATA KOTA SURAKARTA DALAM RANGKA MENDUKUNG AKTIVITAS WISATA PERKOTAAN YANG BERKELANJUTAN
Daya tarik wisata yang berada di Kota Surakarta merupakan salah satu gambaran dari wisata perkotaan di Indonesia. Seiring dengan hal tersebut dan didukung dengan pengelolaan pariwi...
Tingkat Kesiapan Obyek Wisata dan Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Lovina pada Masa New Normal
Tingkat Kesiapan Obyek Wisata dan Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Lovina pada Masa New Normal
Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Pariwisata Lovina Kabupaten Buleleng merupakan kawasan pariwisata yang paling terkenal di Bali Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk...

