Javascript must be enabled to continue!
Analisis Peluang Pengembangan Investasi di Kabupaten Tabalong
View through CrossRef
Tujuan Penelitian ini adalah ntuk mengetahui peluang investasi pada periode 2019-2025 yang dapat dilakukan oleh pemerintah, dunia usaha dan masyarakat secara umum. Metode analisisnya adalah: Deskriftif kuantitatif. Hasilnya adalah: (1). Faktor- faktor yang mempengaruhi investasi berdasarkan hasil perhitungan SWOT, diperoleh nilai internal-ekstenal (IE) sebesar 3,35 dan 3,30 yang berarti bahwa kondisi Pengembangan Investasi Daerah Kabupaten Tabalong berada pada posisi Pertumbuhan dan Stabilitas. Artinya memberikan sinyal positif untuk pengembangan investasi daerah secara akumulasi relatif lebih besar keuntungannya. (2).Peluang Investasi di Kabupaten Tabalong adalah meliputi kawasan- kawasan yang telah diperuntukan untuk investasi yang tergambar pada pola ruang, potensi yang dimungkinkan untuk pembangunan adalah pada kawasan budidaya. Kawasan budidaya tersebut terdiri atas : kawasan peruntukan hutan produksi, kawasan peruntukan pertanian, kawasan peruntukan perkebunan, kawasan peruntukan peternakan, kawasan peruntukan perikanan, kawasan peruntukan industri, kawasan peruntukan pariwisata, kawasan peruntukan permukiman, kawasan peruntukan pertambangan dan kawasan peruntukan lainnya yang tersebar diseluruh Kabupaten Tabalong. (3).Jika pemerintah daerah melakukan kebijakan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Tabalong, dimana pada periode tahun 2009-2013 pertumbuhan yang ditargetkan 3,53% pertahun, pada periode 2014-2018 sebesar 3,80% per tahun, pada periode 2019-2023 sebesar 5,20% dan periode 2024-2025 sebesar 7,51% per tahun. Maka kebutuhan investasi untuk mencapai target pertumbuhan tersebut akan lebih besar jika dibanding dengan pertumbuhan yang telah dicapai (4,23% per tahun dalam 5 tahun terakhir). Kebutuhan investasi untuk mencapai RPJP pada tahun 2019 Rp.2.267.938 juta, tahun 2020 Rp. 2.385.871 juta, tahun 2021 Rp. 2.509.937 juta, tahun 2022 Rp. 2.640.453juta, tahun 2023 sebesar Rp. 2.777.757 juta, tahun 2024 sebesar Rp.2.922.200 juta dan pada akhir tahun 2025 diharapkan sebesar Rp.3.141.657 juta. Dari investasi tersebut diharapkan bersumber dari dana APBD Kabupaten Tabalong, APBD Provinsi Kalimantan Selatan dan APBN. pada tahun 2019 sebesar Rp.772.006 juta terus mengalami kenaikan menjadi Rp. 812.150 juta (2020), Rp.854.382 juta (2021), Rp.898.810 juta (2022) Rp. 945.548 juta (2023), Rp.1.006.406 juta (2024) dan Rp.1.069.420 juta (2025) kemudian sisanya dari pihak swasta.
Kata Kunci: Peluang, Investasi, Pembangunan Ekonomi
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Analisis Peluang Pengembangan Investasi di Kabupaten Tabalong
Description:
Tujuan Penelitian ini adalah ntuk mengetahui peluang investasi pada periode 2019-2025 yang dapat dilakukan oleh pemerintah, dunia usaha dan masyarakat secara umum.
Metode analisisnya adalah: Deskriftif kuantitatif.
Hasilnya adalah: (1).
Faktor- faktor yang mempengaruhi investasi berdasarkan hasil perhitungan SWOT, diperoleh nilai internal-ekstenal (IE) sebesar 3,35 dan 3,30 yang berarti bahwa kondisi Pengembangan Investasi Daerah Kabupaten Tabalong berada pada posisi Pertumbuhan dan Stabilitas.
Artinya memberikan sinyal positif untuk pengembangan investasi daerah secara akumulasi relatif lebih besar keuntungannya.
(2).
Peluang Investasi di Kabupaten Tabalong adalah meliputi kawasan- kawasan yang telah diperuntukan untuk investasi yang tergambar pada pola ruang, potensi yang dimungkinkan untuk pembangunan adalah pada kawasan budidaya.
Kawasan budidaya tersebut terdiri atas : kawasan peruntukan hutan produksi, kawasan peruntukan pertanian, kawasan peruntukan perkebunan, kawasan peruntukan peternakan, kawasan peruntukan perikanan, kawasan peruntukan industri, kawasan peruntukan pariwisata, kawasan peruntukan permukiman, kawasan peruntukan pertambangan dan kawasan peruntukan lainnya yang tersebar diseluruh Kabupaten Tabalong.
(3).
Jika pemerintah daerah melakukan kebijakan untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Tabalong, dimana pada periode tahun 2009-2013 pertumbuhan yang ditargetkan 3,53% pertahun, pada periode 2014-2018 sebesar 3,80% per tahun, pada periode 2019-2023 sebesar 5,20% dan periode 2024-2025 sebesar 7,51% per tahun.
Maka kebutuhan investasi untuk mencapai target pertumbuhan tersebut akan lebih besar jika dibanding dengan pertumbuhan yang telah dicapai (4,23% per tahun dalam 5 tahun terakhir).
Kebutuhan investasi untuk mencapai RPJP pada tahun 2019 Rp.
2.
267.
938 juta, tahun 2020 Rp.
2.
385.
871 juta, tahun 2021 Rp.
2.
509.
937 juta, tahun 2022 Rp.
2.
640.
453juta, tahun 2023 sebesar Rp.
2.
777.
757 juta, tahun 2024 sebesar Rp.
2.
922.
200 juta dan pada akhir tahun 2025 diharapkan sebesar Rp.
3.
141.
657 juta.
Dari investasi tersebut diharapkan bersumber dari dana APBD Kabupaten Tabalong, APBD Provinsi Kalimantan Selatan dan APBN.
pada tahun 2019 sebesar Rp.
772.
006 juta terus mengalami kenaikan menjadi Rp.
812.
150 juta (2020), Rp.
854.
382 juta (2021), Rp.
898.
810 juta (2022) Rp.
945.
548 juta (2023), Rp.
1.
006.
406 juta (2024) dan Rp.
1.
069.
420 juta (2025) kemudian sisanya dari pihak swasta.
Kata Kunci: Peluang, Investasi, Pembangunan Ekonomi.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Di Sentra Oleh-Oleh Tabalong (Soltan) Mabuun Kabupaten Tabalong
Pengaruh Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Di Sentra Oleh-Oleh Tabalong (Soltan) Mabuun Kabupaten Tabalong
Pentingnya Lokasi strategis dalam menarik konsumen dalam melakukan pembelian, terutama pada usaha retail seperti sentra oleh-oleh tabalong (soltan) yang menjadi tempat utama wisata...
Kontribusi Sektor Pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Tabalong
Kontribusi Sektor Pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Tabalong
This study aims to determine the basis and non-basis, the contribution and growth of each agricultural subsector to the GRDP in Tabalong Regency from 2013 to 2017. The analy...
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DEPARTEMEN MEKANIK (PLANT) PADA PT.RANTE MUTIARA INSANI (RMI) KABUPATEN TABALONG
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DEPARTEMEN MEKANIK (PLANT) PADA PT.RANTE MUTIARA INSANI (RMI) KABUPATEN TABALONG
Pengembangan karir merupakan suatu kondisi yang menunjukkan peningkatan status seseorang dalam sebuah organisasi ada jalur karir yang telah ditetapkan. Sedangkan produktivitas kerj...
Pengaruh Penerapan Sistem Akuntansi Daerah Dan Kompetensi SDM Terhadap Informasi Laporan Keuangan Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabalong
Pengaruh Penerapan Sistem Akuntansi Daerah Dan Kompetensi SDM Terhadap Informasi Laporan Keuangan Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tabalong
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penerapan sistem akuntansi keuangan daerah dan kompetensi sumber daya manusia terhadap informasi laporan...
Pengaruh Return Investasi, Pengetahuan Investasi, Dan Manfaat Investasi Terhadap Minat Investasi Pada Mahasiswa Akuntansi Di Kota Batam
Pengaruh Return Investasi, Pengetahuan Investasi, Dan Manfaat Investasi Terhadap Minat Investasi Pada Mahasiswa Akuntansi Di Kota Batam
Investasi telah menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan keuangan. Namun, rendahnya minat investasi di kalangan mahasiswa akuntansi di Kota Batam menjadi perhatian. Studi...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM E-VOTING DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (PILKADES) DI DESA MABURAI KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM E-VOTING DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (PILKADES) DI DESA MABURAI KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG
Penelitian ini berangkat dari kepedulian pemerintah daerah kabupaten tabalong terhadap pesta demokrasi di tingkat desa agar terselenggara dengan baik, dikarenakan dalam pelaksanaan...
STRATEGI PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN INVESTASI DI KABUPATEN LEBAK
STRATEGI PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN INVESTASI DI KABUPATEN LEBAK
ABSTRAK
Peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dapat diwujudkan melalui pembangunan daerah. Akan tetapi, biaya pembangunan yang tidak sedikit sering menjadi penghamb...

