Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSIS GANGGUAN GIZI ANAK BALITA BERBASIS MOBILE

View through CrossRef
Kurangnya asupan gizi atau nutrisi makanan yang seimbang merupakan permasalahan bidang kesehatan yang bersifat darurat di kalangan masyarakat Indonesia, terutama pada anak usia satu hingga lima tahun (balita). Terbatasnya jumlah dokter atau pakar yang dapat memberikan penyuluhan terkait kekurangan nutrisi serta besarnya biaya untuk melakukan konsultasi menjadi salah satu penyebab dari permasalahan tersebut. Alternatif yang dapat diberikan adalah dengan dibuatnya sistem berbasis mobile yang mengadopsi keahlian pakar atau dokter untuk membantu diagnosis gangguan gizi pada balita. Batasan usia anak yang ditetapkan pada penelitian ini yaitu antara satu hingga lima tahun. Sistem pakar bekerja dengan cara pengguna memilih gejala-gejala yang ada lalu sistem melakukan perhitungan menggunakan nilai Certainty Factor untuk mendapatkan hasil diagnosis. Nilai yang didapatkan dari hasi perhitungan menggunakan Certainty Factor bertujuan untuk mengatasi permasalahan pada sistem pakar yaitu masalah ketidakpastian. Hasil pengujian akurasi dari 100sampel rules dengan pendapat pakar gizi mendapatkan nilai sebesar 92%. Sedangkan hasil yang didapatkan menggunakan pengujian black-box adalah semua komponen yang diujikan telah sesuai dengan fungsionalitasnya. Sehingga, sistem pakar ini layak untuk digunakan sebagai alternatif mendapatkan informasi mengenai gangguan gizi pada balita.
Title: IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM PAKAR DIAGNOSIS GANGGUAN GIZI ANAK BALITA BERBASIS MOBILE
Description:
Kurangnya asupan gizi atau nutrisi makanan yang seimbang merupakan permasalahan bidang kesehatan yang bersifat darurat di kalangan masyarakat Indonesia, terutama pada anak usia satu hingga lima tahun (balita).
Terbatasnya jumlah dokter atau pakar yang dapat memberikan penyuluhan terkait kekurangan nutrisi serta besarnya biaya untuk melakukan konsultasi menjadi salah satu penyebab dari permasalahan tersebut.
Alternatif yang dapat diberikan adalah dengan dibuatnya sistem berbasis mobile yang mengadopsi keahlian pakar atau dokter untuk membantu diagnosis gangguan gizi pada balita.
Batasan usia anak yang ditetapkan pada penelitian ini yaitu antara satu hingga lima tahun.
Sistem pakar bekerja dengan cara pengguna memilih gejala-gejala yang ada lalu sistem melakukan perhitungan menggunakan nilai Certainty Factor untuk mendapatkan hasil diagnosis.
Nilai yang didapatkan dari hasi perhitungan menggunakan Certainty Factor bertujuan untuk mengatasi permasalahan pada sistem pakar yaitu masalah ketidakpastian.
Hasil pengujian akurasi dari 100sampel rules dengan pendapat pakar gizi mendapatkan nilai sebesar 92%.
Sedangkan hasil yang didapatkan menggunakan pengujian black-box adalah semua komponen yang diujikan telah sesuai dengan fungsionalitasnya.
Sehingga, sistem pakar ini layak untuk digunakan sebagai alternatif mendapatkan informasi mengenai gangguan gizi pada balita.

Related Results

Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta
Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, ...
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Frequency Of Toddler’S Visit To Posyandu And Nutritional Status Of Toddlers (BW/A, BH/A, BW/BH)
Latar belakang: Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada Tahun 2018 prevalensi balita underweight di Kabupaten Way Kanan sebesar 19,57%. Kunjungan balita ke Posyand...
Pola Makan Balita Status Gizi Kurang di Puskesmas Ciumbuleuit Cidadap Bandung
Pola Makan Balita Status Gizi Kurang di Puskesmas Ciumbuleuit Cidadap Bandung
Abstract Underweight is a health disorder which is caused imbalance of nutrient needed for growth. The direct factor of underweight are food intake and infectious diseases. F...
Sistem Pakar Diagnosa Gejala Malnutrisi pada Balita Menggunakan Metode Certainty Factor
Sistem Pakar Diagnosa Gejala Malnutrisi pada Balita Menggunakan Metode Certainty Factor
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pakar menggunakan metode Certainty Factor dalam mendiagnosis gejala malnutrisi pada balita. Pertumbuhan anak yang optimal...
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
HUBUNGAN STUNTING DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PADA BALITA
Abstrak : Tuberkulosis (TB) dan stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan stunting dengan kejadian TB pada anak usia 1-59 ...
GANGGUAN KESEHATAN PADA ANAK USIA DINI AKIBAT KEKURANGAN GIZI DAN UPAYA PENCEGAHANNYA
GANGGUAN KESEHATAN PADA ANAK USIA DINI AKIBAT KEKURANGAN GIZI DAN UPAYA PENCEGAHANNYA
Kesehatan adalah hal terpenting dan sangat berharga bagi masyarakat pada umumnya untuk mewujudkan kondisi ini, diperlukan asupan gizi yang cukup. Gizi merupakan zat makanan yang ap...

Back to Top