Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS POTENSI RISIKO DOMINAN DALAM PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT SEDANG MENGGUNAKAN FMEA

View through CrossRef
Bangunan gedung berfungsi sebagai tempat manusia melaksanakan aktivitas sehari-hari, tempat tinggal, keagamaan, bisnis, sosial budaya dan aktivitas khusus lainnya. Konstruksi bangunan akan semakin memburuk sejalan dengan perkembangan waktu, pemeliharaan dibutuhkan agar fungsi bangunan tetap terjaga dengan baik. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeteksi potensi risiko pada masa pemeliharaan bangunan gedung, memberikan penilaian terhadap potensi risiko pada masa pemeliharaan gedung, dan untuk mengetahui tindakan mitigasi dari potensi risiko yang dominan dari pemeliharaan bangunan IDC Building Extension, Jakarta Selatan. Penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner dimana yang nantinya jawaban dari responden akan diuji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS dan metode FMEA. Hasil analisis dalam penelitian ini terdapat 14 potensi risiko pada 6 aspek dalam pemeliharaan bangunan gedung bertingkat sedang. Kemudian, dari 14 potensi risiko tersebut terdapat 9 potensi risiko yang dominan pada 4 aspek pemeliharaan bangunan gedung karena masuk ke dalam tingkat risiko kritis (critical risk). Tindakan mitigasinya adalah dengan melakukan pemeliharaan secara rutin, melakukan perbaikan dengan segera jika ditemukan kerusakan agar tidak menjadi kerusakan besar, memberikan pelatihan kepada para staff, dan memberikan edukasi kepada semua pihak terkait pentingnya pemeliharaan bangunan gedung.
Title: ANALISIS POTENSI RISIKO DOMINAN DALAM PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT SEDANG MENGGUNAKAN FMEA
Description:
Bangunan gedung berfungsi sebagai tempat manusia melaksanakan aktivitas sehari-hari, tempat tinggal, keagamaan, bisnis, sosial budaya dan aktivitas khusus lainnya.
Konstruksi bangunan akan semakin memburuk sejalan dengan perkembangan waktu, pemeliharaan dibutuhkan agar fungsi bangunan tetap terjaga dengan baik.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeteksi potensi risiko pada masa pemeliharaan bangunan gedung, memberikan penilaian terhadap potensi risiko pada masa pemeliharaan gedung, dan untuk mengetahui tindakan mitigasi dari potensi risiko yang dominan dari pemeliharaan bangunan IDC Building Extension, Jakarta Selatan.
Penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner dimana yang nantinya jawaban dari responden akan diuji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS dan metode FMEA.
Hasil analisis dalam penelitian ini terdapat 14 potensi risiko pada 6 aspek dalam pemeliharaan bangunan gedung bertingkat sedang.
Kemudian, dari 14 potensi risiko tersebut terdapat 9 potensi risiko yang dominan pada 4 aspek pemeliharaan bangunan gedung karena masuk ke dalam tingkat risiko kritis (critical risk).
Tindakan mitigasinya adalah dengan melakukan pemeliharaan secara rutin, melakukan perbaikan dengan segera jika ditemukan kerusakan agar tidak menjadi kerusakan besar, memberikan pelatihan kepada para staff, dan memberikan edukasi kepada semua pihak terkait pentingnya pemeliharaan bangunan gedung.

Related Results

IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyeleng...
ANALISIS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS: THE ROYAL IDI HOTEL)
ANALISIS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG (STUDI KASUS: THE ROYAL IDI HOTEL)
Pemeliharaan bangunan gedung merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan dimana pemeliharaan dapat meningkatkan umur pakai dari bangunan tesebut. Di Indonesia peraturan tentan...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Perencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa di negara Indonesia menjadi suatu hal yang sangat penting mengingat sebagian besar wilayah Indonesia terletak dalam wilayah gempa d...
Upgrade of DP Failure Mode Effects Analysis
Upgrade of DP Failure Mode Effects Analysis
Abstract Failure Mode Effects Analysis (FMEA) is the primary tool for Dynamic Positioning (DP) system reliability assessment and is required by the Classification...
Pemeliharaan Bangunan pada Condominium Bintaro Plaza Residence
Pemeliharaan Bangunan pada Condominium Bintaro Plaza Residence
Dalam pembangunan gedung bertingkat, membutuhkan banyak waktu, uang, dan tenaga. Tidak hanya ketika masa pembangunan berlangsung, tetapi juga ketika bangunan tersebut sudah selesai...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Manajemen Risiko pada Proyek Bangunan Gedung di Kabupaten Tasikmalaya
Manajemen Risiko pada Proyek Bangunan Gedung di Kabupaten Tasikmalaya
Dalam setiap pelaksanan pembangunan proyek konstruksi faktor-faktor risiko yang berasal dari dalam atau dari luar bisa saja terjadi. Dimana resiko-resiko yang terjadi kemungkinan b...

Back to Top