Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kerupuk Klenteng Bojonegoro Dalam Perspektif Sejarah dan Gastronomi Budaya

View through CrossRef
Kerupuk (kadang ditulis krupuk) adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dari tepung tapioka dan dikonsumsi sebagai pelengkap makanan pokok berupa nasi atau lainnya.  Pada umumnya kerupuk bukanlah makanan yang dapat “berdiri sendiri” melainkan hanya sebagai pelengkap, sebagaimana juga rempeyek. Berbeda dengan keripik atau rambak, yang dapat dikonsumsi secara mandiri, meski sebetulnya rambak juga digolongkan sebagai jenis kerupuk. Bagi  penggemar kerupuk, makan nasi tanpa kerupuk rasanya seperti ada yang kurang dan tidak lengkap. Kerupuk telah meniti perjalanan yang sangat panjang, lintas waktu, lintas masa, maka ada kerupuk tertentu yang menjadi "benda warisan" dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Kerupuk merupakan produk budaya, maka benda warisan ini bisa dibilang sebagai "warisan budaya (heritage)". Kerupuk dalam konteks ini merupakan aset budaya yang dimiliki oleh negara atau lebih khusus lagi milik khas dari suatu daerah, yang diistilahi dengan "heritage lokal (daerah)'. Terbukalah kemungkinan ada suatu jenis kerupuk tertentu yang jadi ikon daerah, sebab ketenaran daerah itu justru karena kerupuk tertentu. Dalam hal ini Kerupuk Klenteng Bojonegoro (Kerupuk Bangjo) sudah menjadi salah satu ikon Kabupaten Bojonegoro lantaran memiliki kesejarahan yang panjang, (sejak tahun 1929) hingga dikelola oleh generasi keempat.
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: Kerupuk Klenteng Bojonegoro Dalam Perspektif Sejarah dan Gastronomi Budaya
Description:
Kerupuk (kadang ditulis krupuk) adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dari tepung tapioka dan dikonsumsi sebagai pelengkap makanan pokok berupa nasi atau lainnya.
 Pada umumnya kerupuk bukanlah makanan yang dapat “berdiri sendiri” melainkan hanya sebagai pelengkap, sebagaimana juga rempeyek.
Berbeda dengan keripik atau rambak, yang dapat dikonsumsi secara mandiri, meski sebetulnya rambak juga digolongkan sebagai jenis kerupuk.
Bagi  penggemar kerupuk, makan nasi tanpa kerupuk rasanya seperti ada yang kurang dan tidak lengkap.
Kerupuk telah meniti perjalanan yang sangat panjang, lintas waktu, lintas masa, maka ada kerupuk tertentu yang menjadi "benda warisan" dari suatu generasi ke generasi berikutnya.
Kerupuk merupakan produk budaya, maka benda warisan ini bisa dibilang sebagai "warisan budaya (heritage)".
Kerupuk dalam konteks ini merupakan aset budaya yang dimiliki oleh negara atau lebih khusus lagi milik khas dari suatu daerah, yang diistilahi dengan "heritage lokal (daerah)'.
Terbukalah kemungkinan ada suatu jenis kerupuk tertentu yang jadi ikon daerah, sebab ketenaran daerah itu justru karena kerupuk tertentu.
Dalam hal ini Kerupuk Klenteng Bojonegoro (Kerupuk Bangjo) sudah menjadi salah satu ikon Kabupaten Bojonegoro lantaran memiliki kesejarahan yang panjang, (sejak tahun 1929) hingga dikelola oleh generasi keempat.

Related Results

IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
IbM Kelompok Pembuat Kerupuk Kerang di Desa Pepe Kabupaten Sidoarjo
Kerupuk kerang belum dipasarkan secara luas padahal rasanya enak dan  mempunyai nilai gizi yang tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Di desa Pepe Kec. Sedati, Kab. Sidoar...
Kerupuk Klenteng Bojonegoro Dalam Perspektif Sejarah dan Gastronomi Budaya
Kerupuk Klenteng Bojonegoro Dalam Perspektif Sejarah dan Gastronomi Budaya
Kerupuk (kadang ditulis krupuk) adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dari tepung tapioka dan dikonsumsi sebagai pelengkap makanan pokok berupa nasi atau lainnya.  Pada umumny...
MAKNA SIMBOLIK ALTAR KLENTENG AN HWA TIAN
MAKNA SIMBOLIK ALTAR KLENTENG AN HWA TIAN
Umat Buddha Tridharma Klenteng An Hwa Tian masih banyak yang belum memahami makna simbolik pada altar dan keterlibatan makna altar sesungguhnya bagi umat di Kabupaten Kotabaru. Hal...
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Pengaruh Substitusi Tepung Talas Beneng (Xantoshoma Undipes K. Koch) Terhadap Kualitas Kerupuk Berbahan Dasar Pati Tapioka
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung talas beneng (xantoshoma undipes k. koch) terhadap kualitas kerupuk berbahan dasar pati tap...
PEMBUATAN DOKUMENTASI DAN SOSIALISASI PEMELIHARAAN MATERIAL PADA BANGUNAN KLENTENG DEWI WELAS ASIH CIREBON
PEMBUATAN DOKUMENTASI DAN SOSIALISASI PEMELIHARAAN MATERIAL PADA BANGUNAN KLENTENG DEWI WELAS ASIH CIREBON
Abstract: The existence of a temple as a cultural heritage building deserves special attention. The temple is one of the old Chinese buildings founded by Chinese immigrants around ...
Perancangan Ulang Alat Pemotong Kerupuk Manggar Guna Meningkatkan Kapasitas Pemotongan dan Efisiensi Produksi
Perancangan Ulang Alat Pemotong Kerupuk Manggar Guna Meningkatkan Kapasitas Pemotongan dan Efisiensi Produksi
Terik Surya merupakan sebuah industri yang memproduksi kerupuk mentah. Jenis kerupuk yang diproduksi yaitu kerupuk manggar dan kerupuk mawar. Dalam proses pemotongan kerupuk mangga...
Pendekatan Ilmu Saintifik dalam Trend Gastronomi Semasa
Pendekatan Ilmu Saintifik dalam Trend Gastronomi Semasa
Gastronomi secara mudahnya difahami sebagai suatu bidang yang membicarakan tentang makanan dan pemakanan dalam kehidupan manusia. Tafsiran umum para pengkaji merumuskan gastronomi ...
Gastronomi Müzeleri: Mutfak Kültürü Mirasının Keşfi
Gastronomi Müzeleri: Mutfak Kültürü Mirasının Keşfi
Bu çalışma gastronomi turizmi ve gastronomi müzeleri üzerine bir literatür incelemesi sunmaktadır. Gastronomi turizmi, bir ülkenin mutfak kültürünü ve yerel lezzetlerini vurgulayar...

Back to Top