Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS SISWA SMP

View through CrossRef
Kemampuan Pemecahan Masalah matematis merupakan kemampuan yang penting dimiliki oleh siswa, karena kemapuan pemecahan masalah menjadi dasar bahkan marupakan tujuan umum dalam pembelajaran matematika. Sementara itu Resiliensi matematis dapat menunjang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari resiliensi matematis pada siswa SMP. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas VII-B SMP Negeri 160 Jakarta. Subjek penelitian ini sebanyak 2 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis, kuesioner resiliensi matematis dan pedoman wawancara. Validasi data menggunakan triangulasi waktu. Analisis data menggunakan metode perbandingan tetap (constant comparative method) dengan langkah (1) reduksi data dan kategorisasi; (2) penyajian data; (3) penarikan kesimpulan. Hasil analisis penelitian yaitu siswa yang memiliki resiliensi matematis yang tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik karena mampu mencapai langkah-langkah yang sistematis dan adanya rasa percaya diri dalam memecahkan masalah. Sedangkan Siswa yang memiliki resiliensi sedang masih kurang dalam kemampuan pemecahan masalah matematisnya, karena belum mampu mencapai langkah-lagkah yang sistematis dalam kemampuan pemecahan masalah matematis, kurang teliti dan cendrung menyerah bila dihadapkan soal yang sulit.
Title: ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI RESILIENSI MATEMATIS SISWA SMP
Description:
Kemampuan Pemecahan Masalah matematis merupakan kemampuan yang penting dimiliki oleh siswa, karena kemapuan pemecahan masalah menjadi dasar bahkan marupakan tujuan umum dalam pembelajaran matematika.
Sementara itu Resiliensi matematis dapat menunjang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari resiliensi matematis pada siswa SMP.
Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif.
Subjek yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas VII-B SMP Negeri 160 Jakarta.
Subjek penelitian ini sebanyak 2 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis, kuesioner resiliensi matematis dan pedoman wawancara.
Validasi data menggunakan triangulasi waktu.
Analisis data menggunakan metode perbandingan tetap (constant comparative method) dengan langkah (1) reduksi data dan kategorisasi; (2) penyajian data; (3) penarikan kesimpulan.
Hasil analisis penelitian yaitu siswa yang memiliki resiliensi matematis yang tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis yang baik karena mampu mencapai langkah-langkah yang sistematis dan adanya rasa percaya diri dalam memecahkan masalah.
Sedangkan Siswa yang memiliki resiliensi sedang masih kurang dalam kemampuan pemecahan masalah matematisnya, karena belum mampu mencapai langkah-lagkah yang sistematis dalam kemampuan pemecahan masalah matematis, kurang teliti dan cendrung menyerah bila dihadapkan soal yang sulit.

Related Results

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital terhadap kemampuan pemecahan...
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Aljabar
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Aljabar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal TIMSS materi aljabar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif ...
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII
Resiliensi matematis adalah perilaku positif yang membantu siswa mengatasi kesulitan dan tekanan ketika menghadapi masalah matematika yang sulit dipecahkan. Untuk dapat memecahkan ...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP dalam Menyelesaikan Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP dalam Menyelesaikan Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Kemampuan pemecahan masalah adalah inti pembelajaran yang mewujudkan kemampuan dasar dalam proses pembelajaran. Namun demikian, beberapa peneliti menyimpulkan bahwa kemampuan pemec...
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH DAN JENIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menjelaskan perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran pemecahan masalah dengan siswa...
PENILAIAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP
PENILAIAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP
Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan fundamental dalam pembelajaran matematika dan merupakan salah satu tujuan utama dari pembelajaran matematika. Artikel ini membahas m...
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Analisis Kebutuhan Modul Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SMP N 4 Batang
Pemecahan masalah merupakan suatu usaha untuk menyelesaikan masalah matematika menggunakan pemahaman yang telah dimilikinya. Siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah rendah...

Back to Top