Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DENGAN KEIKUTSERTAAN ANAK USIA 6-11 TAHUN DALAM VAKSIN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANASABA

View through CrossRef
Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi mengizinkan vaksin Covid -19 diberikan kepada anak usia di bawah 12 tahun. Vaksin Sinovac dipilih setelah hasil uji klinik yang sudah dilakukan, dan dinyatakan aman untuk anak usia 6-11 tahun dan sudah punya Emergency Use Autorization (EUA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orang tua dengan keikutsertaan anak usia 6-11 tahun dalam vaksin covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Wanasaba. Jenis penelitian ini adalah penelitian diskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 156 orang tua yang memiliki anak usia 6 -11 tahun yang didapat menggunakan Simple Random Sampling.  Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Pengolah data menggunakan uji statistik Spearman Rho. Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 75 orang (48,0%), yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 21 orang (13,5%). Sikap orang tua sebagian besar memiliki sikap positif terhadap keikutsertaan anak usia 6-12 tahun dalam vaksin Covid-19 sebanyak 134 orang (85,9%) dan yang memiliki sikap negatif sebanyak 22 orang (14,1%). Keikutsertaan dalam vaksin Covid -19 yaitu sebanyak 132 orang (84,6%) dan yang tidak ikutserta sebanyak 24 orang (15,4%). Berdasarkan hasil analisis Spearmank Rho diperoleh hasil p-value 0,000 (p < 0,05). Ada hubungan yang positif antara pengetahuan orang tua dengan keikutsertaan anak usia 6-12 tahun dalam vaksin COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Wanasaba p value sebesar 0,000 (p<0,05). Ada hubungan yang positif antara sikap orang tua dengan keikutsertaan anak usia 6-12 tahun dalam vaksin COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Wanasaba p value sebesar 0,000 (p<0,05).
Title: HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANG TUA DENGAN KEIKUTSERTAAN ANAK USIA 6-11 TAHUN DALAM VAKSIN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WANASABA
Description:
Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2).
Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara resmi mengizinkan vaksin Covid -19 diberikan kepada anak usia di bawah 12 tahun.
Vaksin Sinovac dipilih setelah hasil uji klinik yang sudah dilakukan, dan dinyatakan aman untuk anak usia 6-11 tahun dan sudah punya Emergency Use Autorization (EUA).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap orang tua dengan keikutsertaan anak usia 6-11 tahun dalam vaksin covid-19 di wilayah kerja Puskesmas Wanasaba.
Jenis penelitian ini adalah penelitian diskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional.
Sampel berjumlah 156 orang tua yang memiliki anak usia 6 -11 tahun yang didapat menggunakan Simple Random Sampling.
 Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner.
Pengolah data menggunakan uji statistik Spearman Rho.
Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 75 orang (48,0%), yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 21 orang (13,5%).
Sikap orang tua sebagian besar memiliki sikap positif terhadap keikutsertaan anak usia 6-12 tahun dalam vaksin Covid-19 sebanyak 134 orang (85,9%) dan yang memiliki sikap negatif sebanyak 22 orang (14,1%).
Keikutsertaan dalam vaksin Covid -19 yaitu sebanyak 132 orang (84,6%) dan yang tidak ikutserta sebanyak 24 orang (15,4%).
Berdasarkan hasil analisis Spearmank Rho diperoleh hasil p-value 0,000 (p < 0,05).
Ada hubungan yang positif antara pengetahuan orang tua dengan keikutsertaan anak usia 6-12 tahun dalam vaksin COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Wanasaba p value sebesar 0,000 (p<0,05).
Ada hubungan yang positif antara sikap orang tua dengan keikutsertaan anak usia 6-12 tahun dalam vaksin COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Wanasaba p value sebesar 0,000 (p<0,05).

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
Peran Orang Tua dalam Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini
Peran Orang Tua dalam Membangun Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini
Kesiapan sekolah pada usia dini merupakan tahap kritis dalam perkembangan anak yang mempengaruhi kemampuan belajar dan adaptasi sosialnya di masa depan. Peran orang tua dalam memba...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PRAMBONTERGAYANG
ABSTRAKAnemia merupakan penyebab kecacatan tertinggi di seluruh negara-negara dunia. Hal ini menjadikan anemia sebagai masalah yang serius di seluruh dunia pada kesehatan masyaraka...

Back to Top