Javascript must be enabled to continue!
Persepsi Multisensori dalam Proses Pembentukan Ekspresi Musikal Musisi
View through CrossRef
Keputusan ekspresi musisi merupakan aspek vital yang menentukan keberhasilan musisi dalam komunikasi musikal antara komponis, pemain, dan pendengar. Dengan demikian selain keterampilan teknis untuk mengeksekusi notasi, musisi juga memerlukan wawasan mengenai aspek-aspek apa saja yang terlibat dalam membuat keputusan ekspresi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi peran perspsi silang modal dalam proses pembentukan ekspresi musikal musisi. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara semi tersetruktur terhadap 5 orang musisi berpengalaman meliputi 3 orang gitaris dan 2 orang cellist untuk mengungkap berbagai aspek selama proses pembentukan ekspresi musikal. Pengkodean deduktif dilakukan pada data transkrip, selanjutnya dihimpun ke dalam gugus-gugus tema yang diturunkan dari kerangka konseptual. Ditemukan tiga urutan proses yang terjadi selama pembentukan ekspresi pemain: pertama keputusan ekspresif musisi hampir selalu didorong oleh rekognisi emosi mereka terhadap struktur musik, di mana tensi emosi yang dirasakan akan secara dinamis berubah mengikuti kemiripan ikonikal struktur musik. Kedua, dimensi temporal yang melekat pada musik menyebabkan kategori emosi dasar seperti sedih, gembira, marah, takut, tidak memadai dalam mengakomodasi rekgonisi emosi yang ditangkap musisi dari notasi dan struktur musik. Ketiga, persepsi silang modal berperan sebagai cara menangkap keutuhan muatan emosi yang direkognisi musisi pada struktur musik. Berdasarkan hal itu keputusan ekspresi musikal (pengaturan parameter akustik) dibentuk berdasarkan kemiripan tensi emosi antara persepsi auditori dengan modalitas lainnya: dalam studi ini gerak benda (kinsetetik) dan pencahayaan (visual) menjadi referensi perseptual yang paling sering diacu narasumber.
Title: Persepsi Multisensori dalam Proses Pembentukan Ekspresi Musikal Musisi
Description:
Keputusan ekspresi musisi merupakan aspek vital yang menentukan keberhasilan musisi dalam komunikasi musikal antara komponis, pemain, dan pendengar.
Dengan demikian selain keterampilan teknis untuk mengeksekusi notasi, musisi juga memerlukan wawasan mengenai aspek-aspek apa saja yang terlibat dalam membuat keputusan ekspresi yang sesuai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi peran perspsi silang modal dalam proses pembentukan ekspresi musikal musisi.
Pengambilan data dilakukan dengan wawancara semi tersetruktur terhadap 5 orang musisi berpengalaman meliputi 3 orang gitaris dan 2 orang cellist untuk mengungkap berbagai aspek selama proses pembentukan ekspresi musikal.
Pengkodean deduktif dilakukan pada data transkrip, selanjutnya dihimpun ke dalam gugus-gugus tema yang diturunkan dari kerangka konseptual.
Ditemukan tiga urutan proses yang terjadi selama pembentukan ekspresi pemain: pertama keputusan ekspresif musisi hampir selalu didorong oleh rekognisi emosi mereka terhadap struktur musik, di mana tensi emosi yang dirasakan akan secara dinamis berubah mengikuti kemiripan ikonikal struktur musik.
Kedua, dimensi temporal yang melekat pada musik menyebabkan kategori emosi dasar seperti sedih, gembira, marah, takut, tidak memadai dalam mengakomodasi rekgonisi emosi yang ditangkap musisi dari notasi dan struktur musik.
Ketiga, persepsi silang modal berperan sebagai cara menangkap keutuhan muatan emosi yang direkognisi musisi pada struktur musik.
Berdasarkan hal itu keputusan ekspresi musikal (pengaturan parameter akustik) dibentuk berdasarkan kemiripan tensi emosi antara persepsi auditori dengan modalitas lainnya: dalam studi ini gerak benda (kinsetetik) dan pencahayaan (visual) menjadi referensi perseptual yang paling sering diacu narasumber.
Related Results
Public Relations Strategy Komuji Creative Local Musician in Bandung
Public Relations Strategy Komuji Creative Local Musician in Bandung
Abstract. Strategi public relations Komuji, in creating the theme against covid-19, recvolution music “beda itu nada”. Difference From the musician bandung (Komuji) helped local mu...
Komunikasi Musikal Dalam Seni Pertunjukan Bali: Studi Kasus Tari Barong Ket
Komunikasi Musikal Dalam Seni Pertunjukan Bali: Studi Kasus Tari Barong Ket
Komunikasi dapat diartikan sebagai sebuah interaksi serta proses penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak lainnya. Dalam sebuah komunikasi terdapat hal-hal yang ingin disampaikan...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
MUATAN ETIKA LINGKUNGAN HIDUP DAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA DRAMA MUSIKAL PETUALANGAN MADISON SERTA RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MUATAN ETIKA LINGKUNGAN HIDUP DAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA DRAMA MUSIKAL PETUALANGAN MADISON SERTA RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Environmental problems are one of the disasters that are close to the community. The increase in environmental problems will not occur if all elements of society have awareness of ...
PERSEPSI MUSIK PEMAIN RHYTHM GAME BanG Dream! Girls Band Party
PERSEPSI MUSIK PEMAIN RHYTHM GAME BanG Dream! Girls Band Party
Pemanfaatan rhythm game sebagai media pembelajaran musik melalui Android dan iOS sudah disarankan oleh Bégel dkk (2017), namun belum ada penelitian tentang implikasinya terhadap pe...
Merangsang Kreativitas Musisi Lokal Lewat Ajang Let’s Picnic
Merangsang Kreativitas Musisi Lokal Lewat Ajang Let’s Picnic
Penelitian berjudul Merangsang Kreativitas Musisi Lokal Lewat Ajang Let’s Picnic ini berlatar belakang beberapa kasus mengenai rendahnya kesadaran atraksi dalam manajemen destinasi...
Estetika Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari
Estetika Paduan Suara Drama Musikal Abu Dzar Al Ghifari
Unsur Drama Musikal terdiri dari drama tari dan musik. Masing-masing variabel tersebut menjadi dimensi penguat dalam pertunjukan Drama Musikal. Termasuk musik, selain instrumen yan...
SENSORY DESIGN PADA ARSITEKTUR SEKOLAH PLAYGROUP – TK JAGAD ALIT WALDORF, BANDUNG
SENSORY DESIGN PADA ARSITEKTUR SEKOLAH PLAYGROUP – TK JAGAD ALIT WALDORF, BANDUNG
Abstrak- Manusia adalah subjek utama arsitektur, dan arsitektur hadir sebagai wadah untuk memenuhi kebutuhan akan ruang untuk beraktivitas. Dalam hal ini, manusia sebagai subjek a...

