Javascript must be enabled to continue!
SENSORY DESIGN PADA ARSITEKTUR SEKOLAH PLAYGROUP – TK JAGAD ALIT WALDORF, BANDUNG
View through CrossRef
Abstrak- Manusia adalah subjek utama arsitektur, dan arsitektur hadir sebagai wadah untuk memenuhi kebutuhan akan ruang untuk beraktivitas. Dalam hal ini, manusia sebagai subjek arsitektur tidak hanya mencakup orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak. Pada usia 3-5 tahun, anak-anak sedang dalam masa yang aktif dan berkembang. Mereka sedang dalam masa di mana rasa ingin tahu mereka besar, dan imajinasi mereka juga sedang berkembang. Karenanya, pengalaman multisensori merupakan sesuatu yang penting bagi mereka untuk berkembang baik secara fisik maupun mental. Pengalaman multisensori dapat dihadirkan melalui interaksi anak-anak dengan lingkungannya, baik di dalam maupun di luar ruangan didukung oleh desain sensorik. Salah satu lingkungan di mana anak-anak dapat berinteraksi dengan lingkungannya adalah sekolah. Sekolah Playgroup – TK Jagad Alit Waldorf Bandung adalah sekolah yang berbasis pendidikan multisensori yang didirikan sejak tahun 2015. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi aspek arsitektural apa saja yang dapat menghadirkan pengalaman multisensori bagi anak dan apakah pengalaman multisensori anak sudah terpenuhi atau belum. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh dari studi literatur, pengamatan langsung ke lapangan, serta dari wawancara terhadap guru-guru sekolah playgroup – TK Jagad Alit Waldorf Bandung. Diperoleh kesimpulan bahwa aspek arsitektural sekolah playgroup – TK Jagad Alit Waldorf Bandung memenuhi pengalaman multisensori anak, dengan sensori yang paling banyak terwadahi adalah sensori sentuhan. Terdapat empat sensori utama yang menjadi fokus pada kurikulum Waldorf, yaitu sentuhan, gerakan, keseimbangan, dan kehidupan. Pengalaman sensori itu dipenuhi lewat bentuk alat permainan yang menarik, serta penggunaan material yang cukup beragam. Penggunaan material tersebut tidak hanya menarik bagi indera peraba, tetapi juga bagi indera penglihatan. Tekstur material menjadi sesuatu yang menarik bagi anak-anak usia dini. Sensori lain yang berada dalam bagian empat sensori utama yang menjadi fokus anak-anak 0-7 tahun adalah gerakan anak-anak. Penyusunan furnitur membuat yang menciptakan ruang yang lapang menyediakan ruang yang cukup bagi anak-anak untuk bergerak dengan bebas.
Title: SENSORY DESIGN PADA ARSITEKTUR SEKOLAH PLAYGROUP – TK JAGAD ALIT WALDORF, BANDUNG
Description:
Abstrak- Manusia adalah subjek utama arsitektur, dan arsitektur hadir sebagai wadah untuk memenuhi kebutuhan akan ruang untuk beraktivitas.
Dalam hal ini, manusia sebagai subjek arsitektur tidak hanya mencakup orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak.
Pada usia 3-5 tahun, anak-anak sedang dalam masa yang aktif dan berkembang.
Mereka sedang dalam masa di mana rasa ingin tahu mereka besar, dan imajinasi mereka juga sedang berkembang.
Karenanya, pengalaman multisensori merupakan sesuatu yang penting bagi mereka untuk berkembang baik secara fisik maupun mental.
Pengalaman multisensori dapat dihadirkan melalui interaksi anak-anak dengan lingkungannya, baik di dalam maupun di luar ruangan didukung oleh desain sensorik.
Salah satu lingkungan di mana anak-anak dapat berinteraksi dengan lingkungannya adalah sekolah.
Sekolah Playgroup – TK Jagad Alit Waldorf Bandung adalah sekolah yang berbasis pendidikan multisensori yang didirikan sejak tahun 2015.
Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi aspek arsitektural apa saja yang dapat menghadirkan pengalaman multisensori bagi anak dan apakah pengalaman multisensori anak sudah terpenuhi atau belum.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh dari studi literatur, pengamatan langsung ke lapangan, serta dari wawancara terhadap guru-guru sekolah playgroup – TK Jagad Alit Waldorf Bandung.
Diperoleh kesimpulan bahwa aspek arsitektural sekolah playgroup – TK Jagad Alit Waldorf Bandung memenuhi pengalaman multisensori anak, dengan sensori yang paling banyak terwadahi adalah sensori sentuhan.
Terdapat empat sensori utama yang menjadi fokus pada kurikulum Waldorf, yaitu sentuhan, gerakan, keseimbangan, dan kehidupan.
Pengalaman sensori itu dipenuhi lewat bentuk alat permainan yang menarik, serta penggunaan material yang cukup beragam.
Penggunaan material tersebut tidak hanya menarik bagi indera peraba, tetapi juga bagi indera penglihatan.
Tekstur material menjadi sesuatu yang menarik bagi anak-anak usia dini.
Sensori lain yang berada dalam bagian empat sensori utama yang menjadi fokus anak-anak 0-7 tahun adalah gerakan anak-anak.
Penyusunan furnitur membuat yang menciptakan ruang yang lapang menyediakan ruang yang cukup bagi anak-anak untuk bergerak dengan bebas.
.
Related Results
Jagad Ageng and Jagad Alit In Traditional Kayons
Jagad Ageng and Jagad Alit In Traditional Kayons
Kayon is a shadow puppet character who symbolizes the world. In the Java world, there are two types of world concepts, namely the jagad ageng and the jagad alit. This study aims to...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Arsitektur Dan Organisasi Komputer
Arsitektur Dan Organisasi Komputer
Artikel ini membahas tentang konsep dasar arsitektur dan organisasi komputer, jenis-jenis arsitektur komputer yang umum digunakan, serta pentingnya pengetahuan tentang arsitektur d...
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE STP SAHID MENGGUNAKAN TOGAF ADM
Peningkatan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalamsuatu organisasi bertujuan untuk meningkatkan daya saing di berbagai bidang. Dalam era globalisasi, pendidikan ...
HARMONISASI HIDUP MANUSIA DALAM KONSEP JAGAD GEDHE DAN JAGAD CILIK MASYARKAT JAWA (Tinjauan Filsafat Simbol Ernst Cassirer)
HARMONISASI HIDUP MANUSIA DALAM KONSEP JAGAD GEDHE DAN JAGAD CILIK MASYARKAT JAWA (Tinjauan Filsafat Simbol Ernst Cassirer)
Fokus penelitian ini adalah untuk menggali makna-makna simbolik yang terkandung dalam konsep jagad gedhe dan jagad cilik masyarakat Jawa dalam upaya harmonisasi hidup manusia, utam...
Educational Construction (Political) of Students in the Discourse "Tegges Mamaca Layang Candra Jagad"
Educational Construction (Political) of Students in the Discourse "Tegges Mamaca Layang Candra Jagad"
This study aims to reveal the educational construction (politics) of students in the discourse of tegges mamaca Layang Candra Jagad. The educational discourse and leadership advice...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...

