Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Skrining Kelengkapan Resep Pasien BPJS Rawat Jalan di RSAU Lanud Sulaiman Bandung

View through CrossRef
Latar Belakang: Resep adalah alat paling penting yang dimiliki pasien sebelum menerima obat. Apoteker memegang peranan penting dalam pengelolaan kefarmasian dan kefarmasian, untuk itu apoteker wajib melakukan proses penyaringan resep selama proses pelayanan resep. Skrining resep atau review resep adalah kegiatan apoteker dalam menanggapi resep, termasuk review pengiriman obat, penerapan obat, dan penilaian klinis. Tujuan: Tujuan penelitian ini merupakan untuk mengetahui kelengkapan komponen-komponen resep di RSAU Lanud Sulaiman Bandung periode Mei 2021 sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 72 tahun 2016. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif retrospektif berdasarkan data resep dari Rumah Sakit Udara Suleiman Bandung. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin menghasilkan 86 sampel. Teknik analisis data dikelompokkan dan diringkas untuk menemukan semua resep dokter yang memenuhi kriteria lengkap dan tidak lengkap, yang dievaluasi dalam penelitian ini sebagai (1) skor untuk resep lengkap dan (0) skor untuk resep tidak lengkap. HASIL: Penelitian mencapai 86,1% hasil yang menunjukkan resep lengkap dan 13,9% resep tidak lengkap, termasuk Inscriptio, Invocatio, Prescriptio, Subscriptio, dan Pro. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil penelitian evaluasi skrining kelengkapan resep pasien BPJS rawat jalan di RSAU Lanud Sulaiman Bandung, dapat disimpulkan 86,1% resep lengkap dan 13,9% resep tidak lengkap. Dalam hal inscriptio menunjukan persentase 93% resep lengkap dan 3% resep tidak lengkap, invascatio 100% resep lengkap dan 0% resep tidak lengkap, prescriptio 100% resep lengkap dan 0% resep tidak lengkap, kemudian subscriptio 79% resep lengkap dan 21% resep tidak lengkap, yang terakhir dalam hal pro 95% resep lengkap dan 5% resep tidak lengkap.
Title: Evaluasi Skrining Kelengkapan Resep Pasien BPJS Rawat Jalan di RSAU Lanud Sulaiman Bandung
Description:
Latar Belakang: Resep adalah alat paling penting yang dimiliki pasien sebelum menerima obat.
Apoteker memegang peranan penting dalam pengelolaan kefarmasian dan kefarmasian, untuk itu apoteker wajib melakukan proses penyaringan resep selama proses pelayanan resep.
Skrining resep atau review resep adalah kegiatan apoteker dalam menanggapi resep, termasuk review pengiriman obat, penerapan obat, dan penilaian klinis.
Tujuan: Tujuan penelitian ini merupakan untuk mengetahui kelengkapan komponen-komponen resep di RSAU Lanud Sulaiman Bandung periode Mei 2021 sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No.
72 tahun 2016.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif retrospektif berdasarkan data resep dari Rumah Sakit Udara Suleiman Bandung.
Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin menghasilkan 86 sampel.
Teknik analisis data dikelompokkan dan diringkas untuk menemukan semua resep dokter yang memenuhi kriteria lengkap dan tidak lengkap, yang dievaluasi dalam penelitian ini sebagai (1) skor untuk resep lengkap dan (0) skor untuk resep tidak lengkap.
HASIL: Penelitian mencapai 86,1% hasil yang menunjukkan resep lengkap dan 13,9% resep tidak lengkap, termasuk Inscriptio, Invocatio, Prescriptio, Subscriptio, dan Pro.
Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil penelitian evaluasi skrining kelengkapan resep pasien BPJS rawat jalan di RSAU Lanud Sulaiman Bandung, dapat disimpulkan 86,1% resep lengkap dan 13,9% resep tidak lengkap.
Dalam hal inscriptio menunjukan persentase 93% resep lengkap dan 3% resep tidak lengkap, invascatio 100% resep lengkap dan 0% resep tidak lengkap, prescriptio 100% resep lengkap dan 0% resep tidak lengkap, kemudian subscriptio 79% resep lengkap dan 21% resep tidak lengkap, yang terakhir dalam hal pro 95% resep lengkap dan 5% resep tidak lengkap.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Menurut Kemenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II 2008 waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang diperlukan mulai dari pasien mendaftar di tempat pendaftraran pasien rawat jalan (TPPRJ), s...
ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP BPJS RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RSU X UBUNG
ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP BPJS RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RSU X UBUNG
Waktu tunggu pelayanan obat jadi adalah tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat jadi dengan standar minimal yang ditetapkan kementerian kesehatan ...
EVALUASI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RSUD SAYANG CIANJUR PERIODE APRIL SAMPAI MEI 2023
EVALUASI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RSUD SAYANG CIANJUR PERIODE APRIL SAMPAI MEI 2023
Waktu tunggu merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kefarmasian yang merupakan masa tenggang antara waktu pasien menyerahkan resep sampai dengan pasien menerima obat. Peneli...
KAJIAN RESEP SECARA ADMINISTRASI DAN FARMASETIK DI APOTEK K24 ASMAWI PADA TAHUN 2023 DAN 2024
KAJIAN RESEP SECARA ADMINISTRASI DAN FARMASETIK DI APOTEK K24 ASMAWI PADA TAHUN 2023 DAN 2024
Pelayanan kefarmasian yang berkualitas menuntut kelengkapan resep. Kelengkapan resep secara administratif maupun farmasetik diperlukan untuk menjamin keamanan dan efektivitas terap...
Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Perlindungan Pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dalam Memperoleh Pelayanan Operasi Katarak di Rumah Sakit
Abstract The limited financial capacity of BPJS Health is one of the problems faced by the National Health Insurance (JKN) program. As an effort to answer this problem, BPJS ...
ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RSUD ALIMUDDIN UMAR
ANALISIS WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP RAWAT JALAN DI INSTALASI FARMASI RSUD ALIMUDDIN UMAR
Pelayanan kefarmasian yang optimal merupakan indikator penting dalam kualitas layanan rumah sakit. Salah satu tolok ukur pelayanan farmasi adalah waktu tunggu resep. Penelitian ini...

Back to Top