Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Motivasi Akademik Dan Kelelahan Emosional Dengan Burnout Pada Mahasiswa Pendidikan Profesi ITSK RS. dr. Soepraoen Malang
View through CrossRef
Mahasiswa pendidikan profesi kesehatan memiliki tuntutan akademik dan praktik klinik yang tinggi sehingga berisiko mengalami burnout. Burnout ditandai dengan kelelahan emosional, sikap sinis terhadap pembelajaran, serta penurunan pencapaian diri. Motivasi akademik dan kelelahan emosional merupakan faktor psikologis yang berperan penting dalam terjadinya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi akademik dan kelelahan emosional dengan burnout pada mahasiswa pendidikan profesi di Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 119 mahasiswa pendidikan profesi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Academic Motivation Scale (AMS) digunakan untuk mengukur motivasi akademik, Emotional Exhaustion Scale (ECE) digunakan untuk mengukur tingkat kelelahan emosional, dan Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) digunakan untuk mengukur tingkat burnout. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 119 responden, sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat motivasi akademik pada kategori sedang (84,0%), diikuti kategori tinggi (16,0%), dan tidak terdapat responden dengan motivasi akademik rendah. Berdasarkan tingkat kelelahan emosional, hampir setengah responden pada kategori tinggi (47,1%), diikuti kategori sedang (27,7%) dan kategori rendah (25,2%). Sementara itu, hasil distribusi tingkat burnout menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori tinggi (72,3%), diikuti kategori sedang (27,7%). Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara motivasi akademik dengan burnout (r = 0,669; p = 0,000) dan antara kelelahan emosional dengan burnout (r = -0,299; p = 0,015). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi akademik dan kelelahan emosional dengan tingkat burnout pada mahasiswa pendidikan profesi keperawatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pendampingan psikologis dan penguatan strategi koping adaptif untuk membantu mahasiswa dalam mengelola tuntutan akademik dan klinik selama menjalani pendidikan profesi.
Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Title: Hubungan Motivasi Akademik Dan Kelelahan Emosional Dengan Burnout Pada Mahasiswa Pendidikan Profesi ITSK RS. dr. Soepraoen Malang
Description:
Mahasiswa pendidikan profesi kesehatan memiliki tuntutan akademik dan praktik klinik yang tinggi sehingga berisiko mengalami burnout.
Burnout ditandai dengan kelelahan emosional, sikap sinis terhadap pembelajaran, serta penurunan pencapaian diri.
Motivasi akademik dan kelelahan emosional merupakan faktor psikologis yang berperan penting dalam terjadinya burnout.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi akademik dan kelelahan emosional dengan burnout pada mahasiswa pendidikan profesi di Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr.
Soepraoen Malang.
Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang.
Sampel penelitian berjumlah 119 mahasiswa pendidikan profesi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Instrumen penelitian meliputi Academic Motivation Scale (AMS) digunakan untuk mengukur motivasi akademik, Emotional Exhaustion Scale (ECE) digunakan untuk mengukur tingkat kelelahan emosional, dan Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) digunakan untuk mengukur tingkat burnout.
Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 119 responden, sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat motivasi akademik pada kategori sedang (84,0%), diikuti kategori tinggi (16,0%), dan tidak terdapat responden dengan motivasi akademik rendah.
Berdasarkan tingkat kelelahan emosional, hampir setengah responden pada kategori tinggi (47,1%), diikuti kategori sedang (27,7%) dan kategori rendah (25,2%).
Sementara itu, hasil distribusi tingkat burnout menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori tinggi (72,3%), diikuti kategori sedang (27,7%).
Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara motivasi akademik dengan burnout (r = 0,669; p = 0,000) dan antara kelelahan emosional dengan burnout (r = -0,299; p = 0,015).
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi akademik dan kelelahan emosional dengan tingkat burnout pada mahasiswa pendidikan profesi keperawatan.
Oleh karena itu, diperlukan upaya pendampingan psikologis dan penguatan strategi koping adaptif untuk membantu mahasiswa dalam mengelola tuntutan akademik dan klinik selama menjalani pendidikan profesi.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PROFESI KEPERAWATAN DENGAN MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS DI STIKES MAHARANI MALANG
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MAHASISWA TENTANG PROFESI KEPERAWATAN DENGAN MOTIVASI MELANJUTKAN PENDIDIKAN PROFESI NERS DI STIKES MAHARANI MALANG
Pendidikan keperawatan merupakan bagian dari pendidikan nasional yang terdiri dari dua aspek pendidikan yaitu pendidikan akademik dan pendidikan profesi. Kedua tahap pendidikan kep...
Kajian Mengenai Academic Burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Kajian Mengenai Academic Burnout pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Abstract. Academic burnout is a condition of physical, mental, and emotional exhaustion experienced by students due to excessive academic pressure. This term is adapted from the co...
FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN BURNOUT AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN
FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN BURNOUT AKADEMIK PADA MAHASISWA KEDOKTERAN
ABSTRAK
Perubahan proses pembelajaran pada saat pandemi Covid-19 menyebabkan mahasiswa harus beradaptasi pada seluruh aspek pembelajaran dan dibutuhkan adaptasi mahasiswa yang bil...
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KELELAHAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG ANGKATAN 2019
HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KELELAHAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG ANGKATAN 2019
Abstrak: HUBUNGAN KECEMASAN DENGAN KELELAHAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG ANGKATAN 2019. Latar Belakang: Secara global, prevalensi kecemasan...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya le...

