Javascript must be enabled to continue!
Proses Pemberian Kredit di PT. Bina Artha Ventura Cabang Jalancagak Subang
View through CrossRef
Abstrak
Bina Artha Ventura Jalancagak adalah perusahaan modal ventura dengan memberikan pinjaman kepada masyarakat yang memiliki usaha menengah dan membutuhkan modal tambahan untuk mengembangkan usahanya. Bina Artha memiliki dua produk dalam memberikan permodalan, yaitu Bina Usaha dan Bina Group, yang keduanya merangkul semua kelompok masyarakat mikro.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses pemberian kredit kepada Bina Artha Ventura Jalancagak. Penelitian ini dilakukan dengan sifat deskriptif yang dilakukan dengan teknik analisis dara. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah melalui observasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberian kredit kepada Bina Artha Ventura melalui beberapa tahapan verifikasi, yaitu: pengecekan lingkungan sosial, pengecekan lingkungan usaha, pengecekan tempat tinggal usaha, pengecekan penanggung yang akan bertanggung jawab jika ada bawaan.
Berdasarkan penelitian yang telah penulis sampaikan, dapat disimpulkan bahwa Bina Artha menggunakan prosedur penerapan KYC untuk mengidentifikasi identitas patnernya dengan tujuan untuk mencegah perusahaan secara sengaja atau tidak sengaja dari unsur pidana kegiatan pencucian uang.
Kata Kunci : Proses Pemberian Kredit
Abstract
Bina Artha Ventura Jalancagak is a venture capital company by providing loans to people qho have medium-sized businesses and are in need of in need of additional capital to develop their businesses. Bina Artha has two products in providing capital, namely Bina Usaha and Bina Group, both of which are at embracing all groups of micro-communities.
The purpose of this study is to describe how the process of granting credit to Bina Artha Ventura Jalancagak. This research was conducted with a descriptive nature carried out with dara analysis techniques. The data collection technique by the auther is through observation. This study showthat the implementation of granting credit to Bina Artha Ventura goes through several verification steps, namely : cheking the social environment, cheking the business environment,cheking the place of residence of the business, cheking the guarantor who will be responsible if there is a default.
Based on the research that the outhor has conveyed, it can be concluded that Bina Artha uses KYC imp;ementation procedures to dentify the identity of its patners with the aim of preventing the company, intentionally or unintentionally, from criminal elements for money laundering activities.
Keywords : Credit Granting Proces
Title: Proses Pemberian Kredit di PT. Bina Artha Ventura Cabang Jalancagak Subang
Description:
Abstrak
Bina Artha Ventura Jalancagak adalah perusahaan modal ventura dengan memberikan pinjaman kepada masyarakat yang memiliki usaha menengah dan membutuhkan modal tambahan untuk mengembangkan usahanya.
Bina Artha memiliki dua produk dalam memberikan permodalan, yaitu Bina Usaha dan Bina Group, yang keduanya merangkul semua kelompok masyarakat mikro.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses pemberian kredit kepada Bina Artha Ventura Jalancagak.
Penelitian ini dilakukan dengan sifat deskriptif yang dilakukan dengan teknik analisis dara.
Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah melalui observasi.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberian kredit kepada Bina Artha Ventura melalui beberapa tahapan verifikasi, yaitu: pengecekan lingkungan sosial, pengecekan lingkungan usaha, pengecekan tempat tinggal usaha, pengecekan penanggung yang akan bertanggung jawab jika ada bawaan.
Berdasarkan penelitian yang telah penulis sampaikan, dapat disimpulkan bahwa Bina Artha menggunakan prosedur penerapan KYC untuk mengidentifikasi identitas patnernya dengan tujuan untuk mencegah perusahaan secara sengaja atau tidak sengaja dari unsur pidana kegiatan pencucian uang.
Kata Kunci : Proses Pemberian Kredit
Abstract
Bina Artha Ventura Jalancagak is a venture capital company by providing loans to people qho have medium-sized businesses and are in need of in need of additional capital to develop their businesses.
Bina Artha has two products in providing capital, namely Bina Usaha and Bina Group, both of which are at embracing all groups of micro-communities.
The purpose of this study is to describe how the process of granting credit to Bina Artha Ventura Jalancagak.
This research was conducted with a descriptive nature carried out with dara analysis techniques.
The data collection technique by the auther is through observation.
This study showthat the implementation of granting credit to Bina Artha Ventura goes through several verification steps, namely : cheking the social environment, cheking the business environment,cheking the place of residence of the business, cheking the guarantor who will be responsible if there is a default.
Based on the research that the outhor has conveyed, it can be concluded that Bina Artha uses KYC imp;ementation procedures to dentify the identity of its patners with the aim of preventing the company, intentionally or unintentionally, from criminal elements for money laundering activities.
Keywords : Credit Granting Proces.
Related Results
Pengaruh Kebijakan Pemberian Kredit Tabur Puja Dan Pelaksanaan Kredit Tabur Puja Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Pada 27 Posdaya Di Jabodetabek
Pengaruh Kebijakan Pemberian Kredit Tabur Puja Dan Pelaksanaan Kredit Tabur Puja Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Pada 27 Posdaya Di Jabodetabek
Pengaruh Kebijakan Pemberian Kredit Tabur Puja Dan Pelaksanaan Kredit Tabur Puja Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Pada 27 Posdaya Di Jabodetabek Abstrak Secara garis besar tujuan ...
PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) SUMATERA BARAT
PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) SUMATERA BARAT
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan memahami bagaimana prosedur pemberian kredit pada PT. BPD Sumatera Barat. Metode Analisa Data yang digunakan metode analisa kualitatif se...
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Mekanisme Pelaporan Keuangan di Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Subang
Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) kabupaten Subang merupakan badan pemerintah yang bergerak dibidang pengelolaan keuangan pemerintahan daerah kabupaten Subang. Laporan keuan...
ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)
ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)
Persoalan kredit macet selalu saja menjadi berita dalam berbagai harian lokalmaupun nasional yang terbit di Indonesia. Keberadaan kredit macet dalam duniaperbankan merupakan suatu ...
Analisis Teknik Penyelesaian Kredit Macet Pada Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu KM 12 Palembang
Analisis Teknik Penyelesaian Kredit Macet Pada Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu KM 12 Palembang
Penelitian ini membahas tentang Bagaimana Analisis Teknik Penyelesaian Kredit Macet Pada PT Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu KM 12 pelembang. Penelitian ini bertujuan untuk menget...
Tindakan Hukum Penyelamatan Kredit Bermasalah Pada Bank
Tindakan Hukum Penyelamatan Kredit Bermasalah Pada Bank
Kredit yang dikelola dengan prinsip kehati-hatian akan menempatkan pada kualitas yang Performing Loan sehingga dapat memberikan pendapatan yang besar bagi Bank. Pendapatan yang dip...
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERJANJUAN KREDIT DENGAN MENGGUNAKAN JAMINAN SURAT KEPUTUSAN PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PERJANJUAN KREDIT DENGAN MENGGUNAKAN JAMINAN SURAT KEPUTUSAN PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaturan, mendeskripsikan prosedur, serta mendeskripsikan dan menganalisis perlindungan hukum terhadap perjanj...
Analisis Prosedur Pemberian Kredit Pada PT. BPR Nusumma Cabang Cisalak
Analisis Prosedur Pemberian Kredit Pada PT. BPR Nusumma Cabang Cisalak
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan prosedur pemberian kredit yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR)...

