Javascript must be enabled to continue!
5. PENGARUH JUMLAH JAM KERJA TERHADAP KELELAHAN PERSONIL ATC (AIR TRAFFIC CONTROLER ) STUDI KASUS BANDARA TJILIK RIWUT
View through CrossRef
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk menyelidiki dan mendatapengaruh jam kerja yang diberlakukan terhadap kelelahan pada personel Air TrafficControl (ATC) di Perum LPPNPI Cabang Palangka Raya. Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 12 personel ATC diPerum LPPNPI Cabang Palangka Raya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptifdan statistik inferensial dengan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan jamkerja personel ATC di Perum LPPNPI Cabang Palangka Raya belum memenuhiketentuan yang ditetapkan dalam KP 218. Rata-rata jam kerja personel ATC per mingguadalah 48 jam, melebihi batas maksimal 32 jam per minggu. Hasil penelitian jugamenunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara jam kerja terhadapkelelahan pada personel ATC di Perum LPPNPI Cabang Palangka Raya. Semakin lamajam kerja personel ATC maka semakin tinggi pula tingkat kelelahan yang dialaminya.Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada manajemen Perum LPPNPI CabangPalangka Raya untuk meninjau kembali jam kerja personel ATC untuk memastikan telahmematuhi peraturan yang ditetapkan dalam KP 218. Selain itu, pihak manajemen jugahendaknya menerapkan program manajemen kelelahan untuk mengurangi risikokelelahan di kalangan personel ATC.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara
Title: 5. PENGARUH JUMLAH JAM KERJA TERHADAP KELELAHAN PERSONIL ATC (AIR TRAFFIC CONTROLER ) STUDI KASUS BANDARA TJILIK RIWUT
Description:
Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk menyelidiki dan mendatapengaruh jam kerja yang diberlakukan terhadap kelelahan pada personel Air TrafficControl (ATC) di Perum LPPNPI Cabang Palangka Raya.
Metode penelitian yangdigunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei.
Pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 12 personel ATC diPerum LPPNPI Cabang Palangka Raya.
Data dianalisis menggunakan statistik deskriptifdan statistik inferensial dengan uji t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan jamkerja personel ATC di Perum LPPNPI Cabang Palangka Raya belum memenuhiketentuan yang ditetapkan dalam KP 218.
Rata-rata jam kerja personel ATC per mingguadalah 48 jam, melebihi batas maksimal 32 jam per minggu.
Hasil penelitian jugamenunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara jam kerja terhadapkelelahan pada personel ATC di Perum LPPNPI Cabang Palangka Raya.
Semakin lamajam kerja personel ATC maka semakin tinggi pula tingkat kelelahan yang dialaminya.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada manajemen Perum LPPNPI CabangPalangka Raya untuk meninjau kembali jam kerja personel ATC untuk memastikan telahmematuhi peraturan yang ditetapkan dalam KP 218.
Selain itu, pihak manajemen jugahendaknya menerapkan program manajemen kelelahan untuk mengurangi risikokelelahan di kalangan personel ATC.
Related Results
The Burden of Road Traffic Injuries: A Global Perspective
The Burden of Road Traffic Injuries: A Global Perspective
Introduction Road Traffic Injury (RTI) pose a significant health challenge. It represents the eighth leading cause of death globally, prompting the UN to designate 2011-2020 as...
Analisis Perkembangan Standar Pelayanan Fasilitas Di Terminal Bandar Tjilik Riwut Palangkaraya
Analisis Perkembangan Standar Pelayanan Fasilitas Di Terminal Bandar Tjilik Riwut Palangkaraya
Airport quality is very important for consumers who use airport services. Tjilik Riwut Airport serves both pioneer and domestic flights. Terminal Inspection Service is a unit that ...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Faktor-faktor yang Memengaruhi Kelelahan Kerja di Line Painting PT X Jakarta
Background: Kelelahan menjadi penyakit pembunuh nomor dua setelah penyakit jantumg. Survei disebuah negara maju menyatakan setiap harinya terdapat 10-15% penduduknya yang mengalami...
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
SEJARAH BANDARA MATAHORA DI PULAU WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI (2007-2017)
ABSTRAK: Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang pembangunan Bandara Matahora di Pulau Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi, (2) Apa kendala yang dihadapi ...
Gambaran Mikrokopik Serebelum pada Hewan Coba Postmortem
Gambaran Mikrokopik Serebelum pada Hewan Coba Postmortem
Abstract: After death, there will be cellular changes that cause definite signs of death. These changes could be used to determine the time of death. This study was aimed to determ...
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Tatalaksana di Unisba
Abstract. The workload is something that arises from the interaction between the needs of the work environment that is used as a workplace, and the skills and perceptions of worker...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Di PT. FKS Multi Agro Tbk. Makassar
Tenaga kerja merupakan sumber daya yang berperan sebagai pengerak dalam pekerjaan dan dapat dikatakan sebagai ujung tombak pada suatu pekerjaan, sehingga tenaga kerja seharusnya le...

