Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Etika pemadam kebakaran: ditinjau dari etika deontologis Immanuel Kant dan etika tanggung jawab Emmanuel Levinas

View through CrossRef
Pemadam Kebakaran merupakan profesi pelayan publik yang penting bagi masyarakat. Profesi Pemadam Kebakaran selalu berhubungan dengan etika. Apakah Pemadam Kebakaran dengan etika profesionalitasnya mampu melaksanakan tugas tidak hanya sebagai kewajiban tetapi dengan penuh tanggung jawab? Tulisan ini bertujuan menjawab pertanyaan tersebut, di mana petugas Pemadam Kebakaran mampu untuk melakukan tugasnya melampaui etika profesionalitas, yaitu memiliki sensibilitas untuk bertanggung jawab terhadap manusia yang lain. Pembahasannya dimulai dari etika secara umum, kemudian bergerak menuju etika profesi, kode etik pemadam kebakaran, kemudian akan membahas etika deontologis dan akhirnya berlabuh pada etika tanggung jawab. Dapat disimpulkan bahwa, setiap petugas harus melihat dan menyadari pentingnya mempelajari etika untuk mendukung tugasnya. Seringkali tanpa sadar petugas telah menjalankan etika deontologis, namun itu dirasa belum cukup. Ia harus melihat bahwa hubungan antar pribadi merupakan hal yang fundamental, sehingga mengetahui bahwa tanggung jawab pada Wajah Yang Lain telah mendahului eksistensinya sebagai petugas. Etika tanggung jawab Levinas berfokus pada Wajah Asing, terhadapnya subjek harus menanggapi dengan tindakan etis dan seolah melupakan kepentingan diri. Pemadam Kebakaran harus menanggapi setiap Wajah yang membutuhkan pertolongan dengan tindakan etis.
Jurnal Online Dekonstruksi
Title: Etika pemadam kebakaran: ditinjau dari etika deontologis Immanuel Kant dan etika tanggung jawab Emmanuel Levinas
Description:
Pemadam Kebakaran merupakan profesi pelayan publik yang penting bagi masyarakat.
Profesi Pemadam Kebakaran selalu berhubungan dengan etika.
Apakah Pemadam Kebakaran dengan etika profesionalitasnya mampu melaksanakan tugas tidak hanya sebagai kewajiban tetapi dengan penuh tanggung jawab? Tulisan ini bertujuan menjawab pertanyaan tersebut, di mana petugas Pemadam Kebakaran mampu untuk melakukan tugasnya melampaui etika profesionalitas, yaitu memiliki sensibilitas untuk bertanggung jawab terhadap manusia yang lain.
Pembahasannya dimulai dari etika secara umum, kemudian bergerak menuju etika profesi, kode etik pemadam kebakaran, kemudian akan membahas etika deontologis dan akhirnya berlabuh pada etika tanggung jawab.
Dapat disimpulkan bahwa, setiap petugas harus melihat dan menyadari pentingnya mempelajari etika untuk mendukung tugasnya.
Seringkali tanpa sadar petugas telah menjalankan etika deontologis, namun itu dirasa belum cukup.
Ia harus melihat bahwa hubungan antar pribadi merupakan hal yang fundamental, sehingga mengetahui bahwa tanggung jawab pada Wajah Yang Lain telah mendahului eksistensinya sebagai petugas.
Etika tanggung jawab Levinas berfokus pada Wajah Asing, terhadapnya subjek harus menanggapi dengan tindakan etis dan seolah melupakan kepentingan diri.
Pemadam Kebakaran harus menanggapi setiap Wajah yang membutuhkan pertolongan dengan tindakan etis.

Related Results

SEMAR: SOSIALISASI NOMOR DARURAT PEMADAM KEBAKARAN POS CILEUNYI
SEMAR: SOSIALISASI NOMOR DARURAT PEMADAM KEBAKARAN POS CILEUNYI
Kebakaran merupakan salah satu bencana yang kerap kali terjadi di pemukiman penduduk yang dapat menyebabkan kerusakan, kerugian serta memakan korban jiwa. Dengan begitu diperlukan ...
Perancangan Markas Besar Pemadam Kebakaran di Semarang
Perancangan Markas Besar Pemadam Kebakaran di Semarang
Pemadam kebakaran (BRANDWEER) adalah orang atau pasukan yang bertugas memadamkan kebakaran, melakukan penyelamatan, dan menanggulangi musibah atau bencana alam lainya. Dinas Pemada...
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Mitigasi Kebakaran melalui Masyarakat
Upaya dini pencegahan kebakaran telah mampu menurunkan risiko kecelakaan di lingkungan permukiman padat perkotaan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi kebutuhan masyarak...
Gambaran Umum Proses yang Terjadi dalam Investigasi Kebakaran Liar)
Gambaran Umum Proses yang Terjadi dalam Investigasi Kebakaran Liar)
Investigasi kebakaran hutan secara proaktif memberikan pemahaman yang lebih baik kepada manajer kehutanan, kebakaran, dan penegak hukum tentang kecenderungan penyebab kebakaran hut...
Upaya Perawatan Alat Pemadam Api Jenis Portable Foam DI MT. KATOMAS
Upaya Perawatan Alat Pemadam Api Jenis Portable Foam DI MT. KATOMAS
When there is combustion there are three main components that cause the fire which is commonly called the Fire Triangle. The fire triangle itself consists of unified and balanced H...
ANALISIS VISUAL TENTANG POLA KEBAKARAN HUTAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN DATA INDEKS CUACA DAN AREA TERBAKAR
ANALISIS VISUAL TENTANG POLA KEBAKARAN HUTAN: STUDI KASUS MENGGUNAKAN DATA INDEKS CUACA DAN AREA TERBAKAR
Kebakaran hutan menyebabkan kerugian yang signifikan dalam bentuk kerusakan habitat, emisi gasrumah kaca, hilangnya kehidupan satwa liar, dan bahkan hilangnya nyawa manusia. Untuk ...
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Anggota Pemadam Kebakaran Terbaik Kabupaten Lima Puluh Kota Dengan Metode Weighted Sum Model
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Anggota Pemadam Kebakaran Terbaik Kabupaten Lima Puluh Kota Dengan Metode Weighted Sum Model
Pemadam Kebakaran di Kabupaten Lima Puluh Kota adalah sebuah kantor dinas pemadam kebakaran yang ingin melakukan pemilihan anggota terbaik atas kinerja dalam bertugas. Dalam melaks...
Pengaruh psychological capital dan kepuasan kerja terhadap psychological well-being pada petugas pemadam kebakaran
Pengaruh psychological capital dan kepuasan kerja terhadap psychological well-being pada petugas pemadam kebakaran
Dalam penelitian ini akan dilihat apakah psychological well-being pada petugas pemadam kebakaran dipengaruhi oleh psychological capital dan kepuasan kerja. Berdasarkan tujuan terse...

Back to Top