Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Awal Pemberian Beberapa Jenis Buah-Buahan Pada Kontrol Glukosa Darah Untuk Penderita Diabetes Mellitus
View through CrossRef
Diabetes melitus suatu masalah kesehatan masyarakat yang merupakan salah satu dari empat penyakit tidak menular yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Pengobatan diabetes mellitus dilakukan dengan dua acara yaitu terapi medis dan non medis. Salah satu terapi non medis yaitu konsumsi buah-buahan dan sayur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan kadar glukosa darah penurunan dan kenaikan setelah mengkonsumsi sebelas jenis buah-buahan, yaitu : Kurma, Alpukat, Pisang Kepok, Apel Malang, Jeruk, Tomat, Pepaya, Jambu, Pisang Rebus, Belimbing Manis.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Teknik pengumpulan data dengan cara mengukur kadar glukosa darah dengan dua eksperimen dengan riwayat diabetes mellitus dan satu ekeperimen tanpa riwayat diabetes mellitus dengan sebelas jenis buah. Eksperimen berpuasa selama enam jam dimulai pada malam hari, pengecekan darah awal dilakukan setelah ekeperimen melakukan puasa minimal selama enam jam. Selanjutnya eksperimen di beri salah satu jenis buah dengan kisaran 200 gram ditimbang secara seksama untuk dikonsumsi setiap hari satu kali. Pengecekan darah kedua, dilakukan setelah dua jam eskperimen mengkonsumsi buah yang ditentukan. Hal ini dilakukan secara terus menerus setiap hari, sampai seluruh jenis buah yang ditentukan sebanyak sebelas jenis dinyatakan selesai. Penelitian ini dilakukan di Desa Karas, Kabupaten Magetan.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perbandingan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi sebelas jenis buah tersebut, pada ketiga eksperimen. Jenis buah yang mengalami kenaikan kadar glukosa darah terbesar adalah buah kurma golden valley, dan yang mengalami penurunan kadar glukosa darah cukup besar sesudah pemberian buah Naga Merah, Belimbing Manis, dan Jambu Biji. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga buah tersebut yaitu Merah, Belimbing Manis, dan Jambu Biji adalah buah yang aman dikonsumsi untuk penderita Diabetes Mellitus.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ibnu Sina Ajibarang
Title: Pengaruh Awal Pemberian Beberapa Jenis Buah-Buahan Pada Kontrol Glukosa Darah Untuk Penderita Diabetes Mellitus
Description:
Diabetes melitus suatu masalah kesehatan masyarakat yang merupakan salah satu dari empat penyakit tidak menular yang paling banyak diderita oleh masyarakat.
Pengobatan diabetes mellitus dilakukan dengan dua acara yaitu terapi medis dan non medis.
Salah satu terapi non medis yaitu konsumsi buah-buahan dan sayur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pemeriksaan kadar glukosa darah penurunan dan kenaikan setelah mengkonsumsi sebelas jenis buah-buahan, yaitu : Kurma, Alpukat, Pisang Kepok, Apel Malang, Jeruk, Tomat, Pepaya, Jambu, Pisang Rebus, Belimbing Manis.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen.
Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi.
Teknik pengumpulan data dengan cara mengukur kadar glukosa darah dengan dua eksperimen dengan riwayat diabetes mellitus dan satu ekeperimen tanpa riwayat diabetes mellitus dengan sebelas jenis buah.
Eksperimen berpuasa selama enam jam dimulai pada malam hari, pengecekan darah awal dilakukan setelah ekeperimen melakukan puasa minimal selama enam jam.
Selanjutnya eksperimen di beri salah satu jenis buah dengan kisaran 200 gram ditimbang secara seksama untuk dikonsumsi setiap hari satu kali.
Pengecekan darah kedua, dilakukan setelah dua jam eskperimen mengkonsumsi buah yang ditentukan.
Hal ini dilakukan secara terus menerus setiap hari, sampai seluruh jenis buah yang ditentukan sebanyak sebelas jenis dinyatakan selesai.
Penelitian ini dilakukan di Desa Karas, Kabupaten Magetan.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perbandingan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi sebelas jenis buah tersebut, pada ketiga eksperimen.
Jenis buah yang mengalami kenaikan kadar glukosa darah terbesar adalah buah kurma golden valley, dan yang mengalami penurunan kadar glukosa darah cukup besar sesudah pemberian buah Naga Merah, Belimbing Manis, dan Jambu Biji.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga buah tersebut yaitu Merah, Belimbing Manis, dan Jambu Biji adalah buah yang aman dikonsumsi untuk penderita Diabetes Mellitus.
Related Results
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
PENURUNAN KADAR GULA DARAH DAN RESIKO ULKUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN SENAM KAKI DIABETES
ABSTRAKDiabetes mellitus adalah suatu penyakit dengan peningkatan glukosa darah di atas normal. Indonesia merupakan negara menempati urutan ke 7 dengan penderita diabetes mellitus ...
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN VITAMIN C TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2
PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN VITAMIN C TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2
Pemberian antioksidan dapat menjadi salah satu upaya mengatasi stress oksidatif. Salah satu antioksidan yaitu vitamin . Vitamin C adalah salah satu antioksidan yang bermanfaat dala...
Pengaruh Seduhan Kopi Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Diabetes Mellitus
Pengaruh Seduhan Kopi Biji Salak (Salacca edulis Reinw) Terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Diabetes Mellitus
Diabetes mellitus adalah salah satu penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan pada sekresi insulin, aktivitas insulin atau keduanya. Upaya yang dapat d...
Penerapan Senam Kaki terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II
Penerapan Senam Kaki terhadap Perubahan Kadar Glukosa Darah Sewaktu pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II
Diabetes Mellitus (DM) tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan untuk mengontrol kadar glukosa darah. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN “KAKATUL” TERHADAP KADARGLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN “KAKATUL” TERHADAP KADARGLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS
Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit degeneratif yang ditandai dengan kadar gula darah sewaktu ?200 mg/dl. Penderita diabetes mellitus dianjurkan mengonsumsi serat ses...
Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Pare (Momordica Charantia) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Mencit (Mus Musculus)
Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Pare (Momordica Charantia) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Mencit (Mus Musculus)
Diabetes melitus (DM) mengacu pada sindrom hiperglikemia akibat berbagai penyebab. Dewasa ini, banyak masyarakat yang mengkonsumi buah pare sebagai obat diabetes. Karena menurut pe...

