Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Inovasi Desain Ergonomi dalam Pengembangan Gitar Elektrik: Semi-Systematic Literature Review

View through CrossRef
Perkembangan desain gitar elektrik menunjukkan keragaman dalam bentuk, fungsi, dan karakter sonoritas, namun inovasi ergonomi masih terbatas dalam kaitannya dengan antropometri pengguna. Model gitar yang dominan saat ini umumnya bertolak dari standar antropometri Barat yang belum tentu sesuai dengan karakteristik fisik pengguna di Indonesia. Hal itu terjadi mengingat penelitian terdahulu masih terbatas pada ukuran populasi Barat untuk merumuskan desain gitar ergonomi. Penelitian ini bertujuan merumuskan prinsip desain gitar ergonomis melalui sintesis literatur yang meliputi topik ergonomi instrumen dan data antropometri populasi Indonesia. Kebaruan penelitian ini terletak pada pelibatan aspek antropometri populasi lokal untuk menghasilkan formula desain yang lebih berorientasi pengguna lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan semi-systematic literature review. Literatur dikumpulkan dari Google Scholar, Portal Garuda, PubMed, dan ScienceDirect dalam rentang tahun 1990–2026. Dari 34 artikel yang teridentifikasi, 9 artikel memenuhi kriteria inklusi. Dari jumah tersebut terdapat 3 artikel membahas musculoskeletal, 4 artikel yang menyinggung prinsip ergonomis gitar secara substantif, 1 artikel membahas data antropometri populasi Indonesia, dan 1 artikel membahas inovasi material lokal. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa literatur terdahulu secara konsisten mengidentifikasi empat prinsip utama desain gitar ergonomis. Di sisi lain, data antropometri gitaris Indonesia masih sangat terbatas, sementara standar desain gitar yang digunakan masih mengacu pada antropometri Barat. Temuan ini menunjukkan perlunya adaptasi parameter desain ergonomis berdasarkan karakteristik fisiologis pengguna Indonesia. Kesimpulannya, Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan gitar elektrik ergonomis di Indonesia memerlukan penyesuaian parameter desain berdasarkan karakteristik antropometri pengguna lokal, bukan sekadar mengadopsi standar Barat. Temuan ini telah berusaha memberikan dasar konseptual bagi pengembangan desain gitar yang lebih ergonomis, nyaman, dan mendukung kesehatan musisi lokal. Pengujian empiris selanjutnya masih diperlukan untuk konfirmasi dan validitas.
Title: Inovasi Desain Ergonomi dalam Pengembangan Gitar Elektrik: Semi-Systematic Literature Review
Description:
Perkembangan desain gitar elektrik menunjukkan keragaman dalam bentuk, fungsi, dan karakter sonoritas, namun inovasi ergonomi masih terbatas dalam kaitannya dengan antropometri pengguna.
Model gitar yang dominan saat ini umumnya bertolak dari standar antropometri Barat yang belum tentu sesuai dengan karakteristik fisik pengguna di Indonesia.
Hal itu terjadi mengingat penelitian terdahulu masih terbatas pada ukuran populasi Barat untuk merumuskan desain gitar ergonomi.
Penelitian ini bertujuan merumuskan prinsip desain gitar ergonomis melalui sintesis literatur yang meliputi topik ergonomi instrumen dan data antropometri populasi Indonesia.
Kebaruan penelitian ini terletak pada pelibatan aspek antropometri populasi lokal untuk menghasilkan formula desain yang lebih berorientasi pengguna lokal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan semi-systematic literature review.
Literatur dikumpulkan dari Google Scholar, Portal Garuda, PubMed, dan ScienceDirect dalam rentang tahun 1990–2026.
Dari 34 artikel yang teridentifikasi, 9 artikel memenuhi kriteria inklusi.
Dari jumah tersebut terdapat 3 artikel membahas musculoskeletal, 4 artikel yang menyinggung prinsip ergonomis gitar secara substantif, 1 artikel membahas data antropometri populasi Indonesia, dan 1 artikel membahas inovasi material lokal.
Data dianalisis menggunakan analisis tematik.
Hasil menunjukkan bahwa literatur terdahulu secara konsisten mengidentifikasi empat prinsip utama desain gitar ergonomis.
Di sisi lain, data antropometri gitaris Indonesia masih sangat terbatas, sementara standar desain gitar yang digunakan masih mengacu pada antropometri Barat.
Temuan ini menunjukkan perlunya adaptasi parameter desain ergonomis berdasarkan karakteristik fisiologis pengguna Indonesia.
Kesimpulannya, Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan gitar elektrik ergonomis di Indonesia memerlukan penyesuaian parameter desain berdasarkan karakteristik antropometri pengguna lokal, bukan sekadar mengadopsi standar Barat.
Temuan ini telah berusaha memberikan dasar konseptual bagi pengembangan desain gitar yang lebih ergonomis, nyaman, dan mendukung kesehatan musisi lokal.
Pengujian empiris selanjutnya masih diperlukan untuk konfirmasi dan validitas.

Related Results

MUSIK KEMBANG GITAR DI DESA SENDANGAN KECAMATAN KAKAS
MUSIK KEMBANG GITAR DI DESA SENDANGAN KECAMATAN KAKAS
Penelitian ini bertujuan memberikan uraian mengenai Musik Kembang Gitar di Desa Sendangan Kakas Kabupaten Minahasa. Penelitian ini adalah bentuk penelitian analitis deskriptif meng...
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Abstract The Physical Activity Guidelines for Americans (Guidelines) advises older adults to be as active as possible. Yet, despite the well documented benefits of physical activi...
PEMBUATAN GITAR ELEKTRIK DI JALAN GATOT SUBROTO KOTA MEDAN
PEMBUATAN GITAR ELEKTRIK DI JALAN GATOT SUBROTO KOTA MEDAN
Secara umum penelitian ini menunjukkan bagaimana proses pembuatan gitar elektrik di Jalan Gatot Subroto Kota Medan. Proses pembuatan gitar elektrik diawali dengan pemilihan kayu. K...
ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
ANALISIS RISIKO ERGONOMI DI UD.MAWAR SARI
UD. Mawar Sari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan tempe. Berdasarkan hasil pra-penelitian berupa wawancara kuesioner NBM terhadap 4 pekerja penggilingan dan 8 ...
Analisis Teknik Permainan Gitar Elektrik pada Lagu Always With Me Always With You Karya Joseph Joe Satriani
Analisis Teknik Permainan Gitar Elektrik pada Lagu Always With Me Always With You Karya Joseph Joe Satriani
Gitar elektrik merupakan perkembangan dari gitar akustik. Teknik gitar elektrik sangat beragam dan bervariasi sehingga kita memerlukan latihan yang teratur. Tujuan penelitian ini a...
GITAR TUNGGAL LAMPUNG PESISIR: SEBUAH IDENTITAS DAN LANSKAP PENDIDIKAN MUSIK INFORMAL YANG BERBASIS KELOKALAN
GITAR TUNGGAL LAMPUNG PESISIR: SEBUAH IDENTITAS DAN LANSKAP PENDIDIKAN MUSIK INFORMAL YANG BERBASIS KELOKALAN
Gitar tunggal Lampung terdiri atas dua gaya, yakni pesisir dan pepadun. Diantara kedua gaya tersebut, peneliti melihat fakta-fakta unik yang terjadi pada gitar tunggal bergaya pesi...
Peran ergonomi partisipatif dalam mencegah keluhan muskuloskeletal
Peran ergonomi partisipatif dalam mencegah keluhan muskuloskeletal
Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai pendekatan yang telah dilakukan pada penerapan ergonomi partisipatif di berbagai industri dan mengambil pembelajaran dari impleme...
SUYUN NEFT LAYINA VURULMASI ÜÇÜN NASOS STANSİYALARININ ENERJİ SƏMƏRƏLİLİYİNİN ARTIRILMASI BARƏDƏ
SUYUN NEFT LAYINA VURULMASI ÜÇÜN NASOS STANSİYALARININ ENERJİ SƏMƏRƏLİLİYİNİN ARTIRILMASI BARƏDƏ
Məqalədə qeyri-məhsuldar elektrik enerjisi itkilərinin azaldılması hesabına suyun neft layina vurulmasi üçün nasos stansiyalarının enerji səmərəliliyinin yüksəldilməsi məsələlərinə...

Back to Top