Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Etnobotani Tumbuhan Upacara Ritual Adat Kelahiran di Desa Banmati, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo

View through CrossRef
Upacara ritual adat kelahiran merupan tindakan yang dilakukan  sebelum maupun sesudah proses kelahiran yang dilakukan oleh masyarakat berdasarkan adat yang belaku di suatu daerah tertentu. Upacara ritual adat kelahiran dilakukan secara turun temurun oleh  masyarakat setempat. Setiap kegiatan upacara adat yang dilakukan demi kesejahteraan keberlangsungan hidup bayi. Beragam tumbuhan  digunakan dalam upacara adat kelahairan. Masyarakat Desa Banmati merupakan masyarakat yang masih menggunakan tumbuhan-tumbuhan sebagai bahan prosesi upacara ritual adat kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuh-tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan upacara adat kelahiran, cara penggunaan tumbuhan dalam upacara adat kelahiran, dan cara memperoleh tumbuhan yang digunakan dalam adat kelahiran oleh masyarakat Banmati. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data didapatkan melalui wawancara Semi-Stuctured. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 spesies tumbuhan yang digunakan pada prosesi upacara adat oleh masyarakat Banmati kabupaten Sukoharjo.
Title: Studi Etnobotani Tumbuhan Upacara Ritual Adat Kelahiran di Desa Banmati, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo
Description:
Upacara ritual adat kelahiran merupan tindakan yang dilakukan  sebelum maupun sesudah proses kelahiran yang dilakukan oleh masyarakat berdasarkan adat yang belaku di suatu daerah tertentu.
Upacara ritual adat kelahiran dilakukan secara turun temurun oleh  masyarakat setempat.
Setiap kegiatan upacara adat yang dilakukan demi kesejahteraan keberlangsungan hidup bayi.
Beragam tumbuhan  digunakan dalam upacara adat kelahairan.
Masyarakat Desa Banmati merupakan masyarakat yang masih menggunakan tumbuhan-tumbuhan sebagai bahan prosesi upacara ritual adat kelahiran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuh-tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan upacara adat kelahiran, cara penggunaan tumbuhan dalam upacara adat kelahiran, dan cara memperoleh tumbuhan yang digunakan dalam adat kelahiran oleh masyarakat Banmati.
Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik Purposive Sampling.
Pengumpulan data didapatkan melalui wawancara Semi-Stuctured.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14 spesies tumbuhan yang digunakan pada prosesi upacara adat oleh masyarakat Banmati kabupaten Sukoharjo.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
TARI TANDIK LAYAR DALAM UPACARA ADAT BAWANANG DI DESA MAPAT KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
TARI TANDIK LAYAR DALAM UPACARA ADAT BAWANANG DI DESA MAPAT KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN
Penelitian ini berkenaan dengan Tari Tandik Layar Dalam Upacara Bawanang sebagai bagian dari upacara aruh adat bawanang. Penelitian ini dilakukan untuk menggali ingin mengetahui le...
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
Pergeseran Modal Sosial dalam Pelaksanaan Upacara Adat Mandi Belimau Di Dusun Limbung Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka
Pergeseran Modal Sosial dalam Pelaksanaan Upacara Adat Mandi Belimau Di Dusun Limbung Desa Jada Bahrin Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka
Praktik upacara adat mandi belimau merupakan salah satu ritual adat yang diselenggarakan oleh masyarakat Dusun Limbung menjelang bulan puasa ramadhan. Ada kekhasan yang muncul dari...
Desa Perdikan Majan, Winong, Tawangsari: Studi Pemerintahan dan Kebudayaan Tahun 1900-1979
Desa Perdikan Majan, Winong, Tawangsari: Studi Pemerintahan dan Kebudayaan Tahun 1900-1979
Desa Majan, Winong dan Tawangsari menjadi desa perdikan pada abad 18 Masehi. Hak istimewa desa perdikan memberikan kuasa penuh bagi pemimpin desa perdikan untuk mengatur jalanya pe...
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Pencegahan Stunting melalui Pengembangan Kewirausahaan dan Capacity Building Masyarakat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
Angka stunting Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah setiap tahun mengalami penurunan. Angka kasus stunting di Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2020 sebesar 7,33%, pada tahun 2021 menurun...

Back to Top