Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PELESTARIAN TRADISI TEING HANG DALAM MEWUJUDKAN NILAI-NILAI SPIRITUAL ADAT MANGGARAI

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran masyarakat dalam melestarikan Tradisi Teing Hang adat Manggarai serta untuk mengidentifikasi nilai-nilai spiritual yang terdapat dalam tradisi Teing Hang di Desa Waling Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur NTT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Penelitian ini dilakukan di Desa Waling Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab lemahnya pengetahuan generasi mudah tentang Tradisi Teing Hang di antaranya karena pengaruh gadget yang menyebabkan kecendrungan mundurnya nilai-nilai spiritual dalam Tradisi Teing Hang. Menghadapi tantangan gadget dalam transisi budaya pada masyarakat Manggarai memerlukan pendekatan yang cermat dan menyeluruh, mengombinasikan penghormatan terhadap tradisi dengan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dengan strategi membuat dokumentasi digital seperti video, foto, serta artikel dan menggunakan media sosial sebagai platform digital untuk mempromosikan dan memperkenalkan adat istiadat Manggarai pada dunia luar agar meningkatnya aksesbilitas dan kesadaran pada masyarakat Manggarai
Title: PELESTARIAN TRADISI TEING HANG DALAM MEWUJUDKAN NILAI-NILAI SPIRITUAL ADAT MANGGARAI
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peran masyarakat dalam melestarikan Tradisi Teing Hang adat Manggarai serta untuk mengidentifikasi nilai-nilai spiritual yang terdapat dalam tradisi Teing Hang di Desa Waling Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur NTT.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka.
Penelitian ini dilakukan di Desa Waling Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur.
Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab lemahnya pengetahuan generasi mudah tentang Tradisi Teing Hang di antaranya karena pengaruh gadget yang menyebabkan kecendrungan mundurnya nilai-nilai spiritual dalam Tradisi Teing Hang.
Menghadapi tantangan gadget dalam transisi budaya pada masyarakat Manggarai memerlukan pendekatan yang cermat dan menyeluruh, mengombinasikan penghormatan terhadap tradisi dengan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dengan strategi membuat dokumentasi digital seperti video, foto, serta artikel dan menggunakan media sosial sebagai platform digital untuk mempromosikan dan memperkenalkan adat istiadat Manggarai pada dunia luar agar meningkatnya aksesbilitas dan kesadaran pada masyarakat Manggarai.

Related Results

Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
Pendekatan Positivistik dalam Studi Hukum Adat
AbstractAdat Positive Legal Science was initiated to simplify Western People (officer, legal enforcer, scholar) to understand adat or adat law. There are two important process to p...
NILAI-NILAI KEMANUSIAAN DALAM LAGU ‘AKU RETANG BAO’ DI MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR
NILAI-NILAI KEMANUSIAAN DALAM LAGU ‘AKU RETANG BAO’ DI MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tinjauan nilai-nilai etika nyanyian tradisi nenggo pada pertunjukan tari caci di Manggarai NTT. Penelitian ini merupakan penelitian kua...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Marginalisasi Hukum Adat pada Masyarakat Adat The marginalization of adat law on adat communities
Tulisan ini berupaya melihat marjinalisasi adat, hukum adat serta implikasinya pada masyarakat adat. Dalam konteks Indonesia, meskipun Konstitusi dan beberapa aturan formal mengaku...
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
Catholics in Manggarai, Flores, Eastern Indonesia
This dissertation is a socio-historical study of the Catholicism in Manggarai-Flores, Eastern Indonesia in 1912-2012. The main questions are 1) Why did the Manggaraians convert to ...
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
POLA KOMUNIKASI DALAM SANGKEPAN DESA ADAT PENGLIPURAN KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI
Pemimpin desa adat dalam hal ini kelian desa merupakan pemegang otoritas utama dalam kepemerintahan desa adat di desa adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten ...
TƯƠNG QUAN MẶT PHẲNG TẬN CÙNG RĂNG CỐI SỮA THỨ HAI DẠNG THẲNG HAY DẠNG BẬC XUỐNG GẦN LÀ TƯƠNG QUAN LÝ TƯỞNG Ở BỘ RĂNG SỮA?
TƯƠNG QUAN MẶT PHẲNG TẬN CÙNG RĂNG CỐI SỮA THỨ HAI DẠNG THẲNG HAY DẠNG BẬC XUỐNG GẦN LÀ TƯƠNG QUAN LÝ TƯỞNG Ở BỘ RĂNG SỮA?
Đặt vấn đề: Ở bộ răng sữa, có ba dạng tương quan mặt phẳng tận cùng răng cối sữa thứ hai là dạng thẳng, dạng bậc xuống gần và dạng bậc xuống xa. Trong đó, tương quan dạng thẳng đượ...

Back to Top