Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

NILAI TUKAR DAN OUTPUT SEKTOR MANUFAKTUR DI NIGERIA

View through CrossRef
Studi tersebut secara empiris menyelidiki dampak nilai tukar terhadap output sektor manufaktur di Nigeria. Rangkaian waktu tahunan yang mencakup periode antara 1980 dan 2016 dikumpulkan untuk studi ini. Variabel yang digunakan untuk mengeksplorasi hubungan antara nilai tukar dan output sub-sektor manufaktur adalah; hasil produksi manufaktur, nilai tukar, ekspor manufaktur dan tingkat bunga. Metode yang digunakan adalah Error Correction Mechanism (ECM). Sementara itu, uji akar unit untuk stasioneritas dan uji kointegrasi untuk hubungan ekuilibrium jangka panjang mendahului ECM. Hasil uji akar unit ADF dan uji kointegrasi Johansen menunjukkan bahwa semua variabel stasioner dan memang kointegrasi. Dari hasil mekanisme koreksi kesalahan yang pelit, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut; R2 adalah 61%, artinya model dinamis cocok. Nilai tukar dan tingkat bunga berhubungan negatif dengan output sub-sektor manufaktur di Nigeria. Sedangkan ekspor manufaktur memiliki hubungan positif dengan output sektor manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan output sektor manufaktur merupakan cerminan dari nilai tukar yang tidak stabil dan tingkat suku bunga yang tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, studi merekomendasikan agar pemerintah merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter yang bertujuan untuk menurunkan suku bunga pada sub-sektor manufaktur dan kebijakan nilai tukar yang menguntungkan untuk mencapai sub-sektor manufaktur yang layak.
Title: NILAI TUKAR DAN OUTPUT SEKTOR MANUFAKTUR DI NIGERIA
Description:
Studi tersebut secara empiris menyelidiki dampak nilai tukar terhadap output sektor manufaktur di Nigeria.
Rangkaian waktu tahunan yang mencakup periode antara 1980 dan 2016 dikumpulkan untuk studi ini.
Variabel yang digunakan untuk mengeksplorasi hubungan antara nilai tukar dan output sub-sektor manufaktur adalah; hasil produksi manufaktur, nilai tukar, ekspor manufaktur dan tingkat bunga.
Metode yang digunakan adalah Error Correction Mechanism (ECM).
Sementara itu, uji akar unit untuk stasioneritas dan uji kointegrasi untuk hubungan ekuilibrium jangka panjang mendahului ECM.
Hasil uji akar unit ADF dan uji kointegrasi Johansen menunjukkan bahwa semua variabel stasioner dan memang kointegrasi.
Dari hasil mekanisme koreksi kesalahan yang pelit, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut; R2 adalah 61%, artinya model dinamis cocok.
Nilai tukar dan tingkat bunga berhubungan negatif dengan output sub-sektor manufaktur di Nigeria.
Sedangkan ekspor manufaktur memiliki hubungan positif dengan output sektor manufaktur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan output sektor manufaktur merupakan cerminan dari nilai tukar yang tidak stabil dan tingkat suku bunga yang tinggi.
Berdasarkan temuan tersebut, studi merekomendasikan agar pemerintah merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter yang bertujuan untuk menurunkan suku bunga pada sub-sektor manufaktur dan kebijakan nilai tukar yang menguntungkan untuk mencapai sub-sektor manufaktur yang layak.

Related Results

Analisis Stabilitas Fiat Money dalam Inflasi dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung
Analisis Stabilitas Fiat Money dalam Inflasi dampaknya bagi pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung
Abstrak . Fluktuasi nilai tukar sangat mempengaruhi daya beli barang dan jasa. Keterkaitan antara nilai tukar dan inflasi akan lebih terlihat saat menggunakan uang fiat. Penggunaan...
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan dalam perekonomian daerah Kabupaten Sidenreng Rappang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ...
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KABUPATEN TELUK WONDAMA
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN KABUPATEN TELUK WONDAMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor unggulan dan nonunggulan yang memberikan sumbangan bagi perekonomian Kabupaten Teluk Wondama Tahun 2011 hingga tahun 2018. Metode p...
PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA
PENGARUH INFLASI DAN NILAI TUKAR TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) merupakan indeks saham yang mencerminkan keseluruhan saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan terdaftar dalam Daftar Efek Syari...
PENGARUH UTANG LUAR NEGERI DAN CADANGAN DEVISA TERHADAP STABILITAS NILAI TUKAR DI INDONESIA
PENGARUH UTANG LUAR NEGERI DAN CADANGAN DEVISA TERHADAP STABILITAS NILAI TUKAR DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh utang luar negeri dan cadangan devisa terhadap nilai tukar di Indonesia periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan data seku...
Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia
Hubungan Nilai Tukar terhadap Kegiatan Ekspor Manufaktur Pertanian Indonesia
The natural resources and advanced technology nowadays have brought the world to international trade in which many countries get involved to another in order to sell or to buy some...

Back to Top