Javascript must be enabled to continue!
APLIKASI TEKNOLOGI PENGAWET ALAMI ATUNG (PARINARIUM GLABERIMUM HASSK) PADA PRODUKSI IKAN ASIN OLEH PENGOLAH DI WAHAI MALUKU TENGAH
View through CrossRef
Akhir-akhir ini maraknya penggunaan bahan pengawet pangan untuk pembuatan ikan asin yang tidak direkom pemerintah dalam hal ini BPOM; seperti formalin, baygon, kutotox dan lain-lain. Dilain sisi adanya inovasi teknologi garam rendah dengan kombinasi pengawet alami atung untuk produksi ikan kering jemur bermutu tinggi. Di Maluku Tengah Seram Utara banyak tersedia ikan tuna under sized dari limbah produksi tuna loin dan cakalang. Pemasok ikan asin terbesar ke kota Ambon dan sekitarnya dari Seram Utara, dengan ciri berasa asin sekali karena penggunaan garam yang terlalu tinggi sebesar 30-40% pada proses pengolahan, sehingga berdampak negatif pada kesehatan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengaplikasikan iptek garam rendah dengan "atung" untuk meningkatkan kualitas ikan kering Tuna dan Cakalang pada pengolah di Wahai kecamatan Maluku Tengah.
Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode: Penyuluhan, Pelatihan, Penerapan dan Pendampingan, Monitoring dan Evaluasi. Materi penyuluhan terdiri atas: 1). Preparasi Larutan Pengawet Atung dan garam; 2). Proses Pengolahan Ikan asin Tuna dan Cakalang dan 3). Wirausaha pada kaum perempuan. Mitra masyarakat terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok ikan Tuna kering dan kelompok ikan Cakalang kering. Masing-masing kelompok terdiri dari 12 orang. Produk-produk dianalisa di laboratorium menyangkut parameter kimia dan organoleptik.
Mitra berkeinginan keras untuk melanjutkan produksi secara berkesinambungan, karena mereka merasa menguntungkan. Direncanakan pendampingan dari pihak Universitas Pattimura hingga produk bermerek, berlabel MUI, informasi gizi dan masa expired. Dilain sisi profil mutu produk hasil pengabdian ini dengan penggunaan kadar garam 5 % (W/V) dan Atung 5% (W/V) adalah sebagai berikut: Dari Ikan Tuna kering: kadar air, kadar protein, kadar garam,TPC, rupa, bau, rasa dan tekstur yang terurut sebagai berikut: 32.60 dan; 66.21 dan; 4.70x103, 8.3, 8.1, 7.9 dan 7.8. Sedangkan ikan Cakalang kering terdiri 27.30, 66.23, 5.69x103, 8.1, 7.8 dan 8.0.
Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)
Title: APLIKASI TEKNOLOGI PENGAWET ALAMI ATUNG (PARINARIUM GLABERIMUM HASSK) PADA PRODUKSI IKAN ASIN OLEH PENGOLAH DI WAHAI MALUKU TENGAH
Description:
Akhir-akhir ini maraknya penggunaan bahan pengawet pangan untuk pembuatan ikan asin yang tidak direkom pemerintah dalam hal ini BPOM; seperti formalin, baygon, kutotox dan lain-lain.
Dilain sisi adanya inovasi teknologi garam rendah dengan kombinasi pengawet alami atung untuk produksi ikan kering jemur bermutu tinggi.
Di Maluku Tengah Seram Utara banyak tersedia ikan tuna under sized dari limbah produksi tuna loin dan cakalang.
Pemasok ikan asin terbesar ke kota Ambon dan sekitarnya dari Seram Utara, dengan ciri berasa asin sekali karena penggunaan garam yang terlalu tinggi sebesar 30-40% pada proses pengolahan, sehingga berdampak negatif pada kesehatan.
Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengaplikasikan iptek garam rendah dengan "atung" untuk meningkatkan kualitas ikan kering Tuna dan Cakalang pada pengolah di Wahai kecamatan Maluku Tengah.
Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode: Penyuluhan, Pelatihan, Penerapan dan Pendampingan, Monitoring dan Evaluasi.
Materi penyuluhan terdiri atas: 1).
Preparasi Larutan Pengawet Atung dan garam; 2).
Proses Pengolahan Ikan asin Tuna dan Cakalang dan 3).
Wirausaha pada kaum perempuan.
Mitra masyarakat terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok ikan Tuna kering dan kelompok ikan Cakalang kering.
Masing-masing kelompok terdiri dari 12 orang.
Produk-produk dianalisa di laboratorium menyangkut parameter kimia dan organoleptik.
Mitra berkeinginan keras untuk melanjutkan produksi secara berkesinambungan, karena mereka merasa menguntungkan.
Direncanakan pendampingan dari pihak Universitas Pattimura hingga produk bermerek, berlabel MUI, informasi gizi dan masa expired.
Dilain sisi profil mutu produk hasil pengabdian ini dengan penggunaan kadar garam 5 % (W/V) dan Atung 5% (W/V) adalah sebagai berikut: Dari Ikan Tuna kering: kadar air, kadar protein, kadar garam,TPC, rupa, bau, rasa dan tekstur yang terurut sebagai berikut: 32.
60 dan; 66.
21 dan; 4.
70x103, 8.
3, 8.
1, 7.
9 dan 7.
8.
Sedangkan ikan Cakalang kering terdiri 27.
30, 66.
23, 5.
69x103, 8.
1, 7.
8 dan 8.
Related Results
Efektivitas Larutan Atung (Parinarium glaberimum, Hassk) Terhadap Kualitas Loin Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares)
Efektivitas Larutan Atung (Parinarium glaberimum, Hassk) Terhadap Kualitas Loin Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas larutan atung (Parinarium glaberimum, Hassk) terhadap kualitas tuna (Thunnus albacares) loin. Konsentrasi larutan atung 1...
APLICATION OF ATUNG (Parinarium glaberimum, HASSK) IN HANDLING OF FRESH PELAGIC FISH
APLICATION OF ATUNG (Parinarium glaberimum, HASSK) IN HANDLING OF FRESH PELAGIC FISH
Atung plant (Parinarium glaberimum, HASSK) is endemic in Mollucas. Fruit of Atung have been used for hundred of years by the local fishermen when they go fishing. Efforts to preser...
ANALISIS PERUBAHAN PROTEIN IKAN SELAMA PENGOLAHAN DENGAN PENGGARAMAN
ANALISIS PERUBAHAN PROTEIN IKAN SELAMA PENGOLAHAN DENGAN PENGGARAMAN
Indonesia Sejauh ini, belum ada studi terkait pengaruh tahapan proses pengolahan ikan tradisional di Indonesia terhadap perubahan profil bobot molekul serta alergenisitasnya. Tujua...
The sensory profile of Lutjanus sp and Cephalopholis sp kept in Atung Parinarium glaberimum Hassk powder, ice and its combination
The sensory profile of Lutjanus sp and Cephalopholis sp kept in Atung Parinarium glaberimum Hassk powder, ice and its combination
Abstract
Nowadays bioactive compound from plant are used to support pharmacological industry, while in food industry it is encouraged as preservatives, either as ant...
ANALISA KUALITATIF FORMALIN PADA SAMPEL IKAN ASIN DI PASAR SEDERHANA KOTA BANDUNG
ANALISA KUALITATIF FORMALIN PADA SAMPEL IKAN ASIN DI PASAR SEDERHANA KOTA BANDUNG
Ikan asin merupakan salah satu makanan dengan sumber nutrisi lengkap yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia namun sangat mudah mengalami pembusukan. Cepatnya proses pembusukan ...
Harga Pokok Produksi dalam Penetapan Harga Jual Ikan Asin di Pengolah Ikan Desa Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang
Harga Pokok Produksi dalam Penetapan Harga Jual Ikan Asin di Pengolah Ikan Desa Asemdoyong Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penetapan harga pokok produksi dalam menentukan harga Jual ikan asin dengan mengidentifikasi factor factor yang mempengaruhi har...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Penerapan Metode Fuzzy Sugeno pada Otomatisasi Oven Pengering Ikan Asin Berbasis IoT
Penerapan Metode Fuzzy Sugeno pada Otomatisasi Oven Pengering Ikan Asin Berbasis IoT
Ikan asin merupakan makanan khas orang indonesia. dimana ikan yang di asinkan dan kemudian melalui proses pengeringan. Proses produksi dan pembuatan ikan asin akan menjadi lebih la...

