Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS PENGEMBANGAN GEOMETRIK DAN STRUKTUR PERKERASAN LENTUR TAXIWAY BANDAR UDARA FATMAWATI SOEKARNO BENGKULU
View through CrossRef
Pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat mendorong pengelola Bandar Udara Fatmawati Soekarno untuk mengembangkan fasilitas sisi udara. Sehingga diperlukan analisis terhadap pengembangan geometrik dan tebal perkerasan landas hubung kondisi eksisting maupun proyeksi di masa mendatang agar mampu menerima dan menahan beban pesawat rencana secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk pengembangan geometrik dan tebal perkerasan landas hubung yang akan di analasis serta mengevaluasi kondisi eksisting perkerasan lentur landas hubung dalam kemampuannya melayani beban lalu lintas udara hingga tahun 2041. Pengembangan geometrik pada landas hubung diolah menggunakan standar ICAO dan tebal perkerasan lentur landas hubung diolah menggunakan standar FAA lalu hasil pengembangan dan tebal perkerasan dibandingkan dengan kondisi eksisting aktual perkerasan lentur landas hubung di Bandar Udara Fatmawati Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa pengembangan geometrik telah memenuhi klasifikasi ICAO senilai taxiway a 95,945 m dan taxiway b 94,455 m, sehingga tidak perlu diadakan pengembangan tambahan. Serta diperoleh juga bahwa perencanaan struktur tebal perkerasan landas hubung tidak memenuhi klasifikasi FAA sehingga memerlukan overlay untuk kekurangan tebal perkerasannya senilai 29 cm.
Akademi Maritim Yogyakarta
Title: ANALISIS PENGEMBANGAN GEOMETRIK DAN STRUKTUR PERKERASAN LENTUR TAXIWAY BANDAR UDARA FATMAWATI SOEKARNO BENGKULU
Description:
Pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat mendorong pengelola Bandar Udara Fatmawati Soekarno untuk mengembangkan fasilitas sisi udara.
Sehingga diperlukan analisis terhadap pengembangan geometrik dan tebal perkerasan landas hubung kondisi eksisting maupun proyeksi di masa mendatang agar mampu menerima dan menahan beban pesawat rencana secara optimal.
Penelitian ini dilakukan untuk pengembangan geometrik dan tebal perkerasan landas hubung yang akan di analasis serta mengevaluasi kondisi eksisting perkerasan lentur landas hubung dalam kemampuannya melayani beban lalu lintas udara hingga tahun 2041.
Pengembangan geometrik pada landas hubung diolah menggunakan standar ICAO dan tebal perkerasan lentur landas hubung diolah menggunakan standar FAA lalu hasil pengembangan dan tebal perkerasan dibandingkan dengan kondisi eksisting aktual perkerasan lentur landas hubung di Bandar Udara Fatmawati Kota Bengkulu.
Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwa pengembangan geometrik telah memenuhi klasifikasi ICAO senilai taxiway a 95,945 m dan taxiway b 94,455 m, sehingga tidak perlu diadakan pengembangan tambahan.
Serta diperoleh juga bahwa perencanaan struktur tebal perkerasan landas hubung tidak memenuhi klasifikasi FAA sehingga memerlukan overlay untuk kekurangan tebal perkerasannya senilai 29 cm.
Related Results
PEMBUNUHAN KARAKTER DI BALIK SEJARAH: SOEKARNO DAN KOMUNIS
PEMBUNUHAN KARAKTER DI BALIK SEJARAH: SOEKARNO DAN KOMUNIS
Abstrak: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pembunuhan karakter atau perusakan nama baik Soekarno atas tuduhan keterlibatan dalam paham komunis. Adapun metode digunak...
Hubungan Budaya Pengamanan dan Kinerja Bandar Udara dengan Kepuasan Penumpang Angkutan Udara di Bandar Udara Internasional Soekarno - Hatta
Hubungan Budaya Pengamanan dan Kinerja Bandar Udara dengan Kepuasan Penumpang Angkutan Udara di Bandar Udara Internasional Soekarno - Hatta
This study examined the association of security culture (X1) and the performance of airport services (X2) with air transport passenger satisfaction (Y), either individually or join...
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Kedudukan Inspektur Angkutan Udara Kantor Otoritas Badar Udara Wilayah VI Padang Dalam Melakukan Pengawasan Penyelenggaraan Angkutan Udara
Penerbangan merupakan sektor strategis yang dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang N...
Evaluasi Perkerasan Pada Landas Pacu Berdasarkan Pavement Condition Index dan Pengujian Daya Dukung Perkerasan(Studi Kasus : Bandar Udara Budiarto – Curug)
Evaluasi Perkerasan Pada Landas Pacu Berdasarkan Pavement Condition Index dan Pengujian Daya Dukung Perkerasan(Studi Kasus : Bandar Udara Budiarto – Curug)
Bandar Udara Budiarto memiliki runway, taxiway, dan apron dengan perkerasan lentur (flexible) dan PCN 37 F/C/X/T. Perkerasan lentur bersifat elastis, dalam hal ini aspal, sementara...
Implementasi kegiatan inspeksi Otoritas Bandar Udara terhadap pengawasan dan pengendalian Delay Management Angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri di Bandar udara Internasional Soekarno Hatta
Implementasi kegiatan inspeksi Otoritas Bandar Udara terhadap pengawasan dan pengendalian Delay Management Angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri di Bandar udara Internasional Soekarno Hatta
Transportasi merupakan aktivitas yang hampir semua orang dari berbagai penjuru dunia membutuhkannya. kemajuan zaman dari waktu ke waktu sudah dapat dirasakan sampai sekarang. Salah...
PERBANDINGAN LAPIS PERKERASAN LENTUR DENGAN LAPIS PERKERASAN KAKU PADA RUAS JALAN CIANJUR–SUKABUMI KM.BDG 67+720 s/d 80+257 KABUPATEN CIANJUR
PERBANDINGAN LAPIS PERKERASAN LENTUR DENGAN LAPIS PERKERASAN KAKU PADA RUAS JALAN CIANJUR–SUKABUMI KM.BDG 67+720 s/d 80+257 KABUPATEN CIANJUR
Jalan merupakan suatu konstruksi yang berfungsi sebagai prasarana perhubungan darat yang memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Dengan adanya jalan yang memadai dapat me...
KARAKTER FASAD BANGUNAN TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA INTERNASIONAL SOEKARNO HATTA
KARAKTER FASAD BANGUNAN TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA INTERNASIONAL SOEKARNO HATTA
ABSTRAK. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta merupakan pintu gerbang ke berbagai negara/daerah maka bentuk bangunan terminal penumpang dapat memberikan ciri khas atau iden...
Pengembangan Sisi Udara Bandar Udara Nunukan sebagai Bandar Udara untuk Pertahanan Nasional
Pengembangan Sisi Udara Bandar Udara Nunukan sebagai Bandar Udara untuk Pertahanan Nasional
Nunukan airport is one of the pioneer airports in the border region. Aside from being a pioneer airports, this airport has important role for the defense and security interests of ...

