Javascript must be enabled to continue!
Sikap Guru Dalam Menghadapi Siswa Yang Menggunakan Diksi Yang Terinspirasi TikTok di SDIT Persis Tarogong Garut
View through CrossRef
Abstract. The use of social media, particularly TikTok, has become a significant phenomenon in the lives of children and teenagers, including within educational settings. Trends in content and language that develop on TikTok influence word choice in everyday communication, which has the potential to alter communication norms in schools. This phenomenon challenges teachers in guiding students to continue using language that aligns with Islamic values and school norms. SDIT Persis Tarogong Garut, as a school based on religious values, also experiences this phenomenon, where students tend to use informal language popularized by TikTok. This study aims to analyze teachers' attitudes in addressing the diction choices of TikTok-using students, including their understanding, feelings, and actions toward changes in students' word choices in the school environment. The novelty of this research lies in its specific focus on a particular social media platform—TikTok—in influencing children’s diction, as well as the application of Islamic values in evaluating teachers’ attitudes. The research method employed is quantitative with a descriptive approach. Data were collected through questionnaires distributed to teachers at SDIT Persis Tarogong Garut. The results show that although some teachers are concerned about the negative effects of using diction that does not align with school norms, the majority tend to have an adaptive attitude and strive to understand the social and cultural context influencing the students.
Abstrak. Penggunaan media sosial khususnya TikTok telah menjadi fenomena yang signifikan dalam kehidupan anak – anak dan remaja termasuk di lingkungan pendidikan. Tren konten dan bahasa yang berkembang di TikTok berdampak pada pilihan diksi dalam komunikasi sehari – hari, yang dapat berpotensi merubah norma komunikasi di sekolah. Fenomena ini menantang guru dalam membimbing siswa untuk tetap menggunakan bahasa yang sesuai dengan nilai – nilai keislaman dan norma sekolah. SDIT Persis Tarogong Garut sebagai sekolah berbasis nilai – nilai agama juga mengalami fenomena ini, di mana siswa cenderung menggunakan bahasa informal yang populer dari TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap guru dalam menghadapi pemilihan diksi siswa pengguna TikTok yang mencakup pemahaman, perasaan, dan tindakan guru terhadap perubahan diksi siswa di lingkungan sekolah. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya yang spesifik terhadap suatu platform media sosial yaitu TikTok dalam mengubah diksi anak – anak serta penerapan nilai – nilai keislaman dalam mengevaluasi sikap guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru – guru di SDIT Persis Tarogong Garut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa guru mengkhawatirkan dampak negatif dari penggunaan diksi yang tidak sesuai dengan norma sekolah, mayoritas guru cenderung memiliki sikap yang adaptif dan berusaha memahami konteks sosial budaya yang memengaruhi siswa.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Sikap Guru Dalam Menghadapi Siswa Yang Menggunakan Diksi Yang Terinspirasi TikTok di SDIT Persis Tarogong Garut
Description:
Abstract.
The use of social media, particularly TikTok, has become a significant phenomenon in the lives of children and teenagers, including within educational settings.
Trends in content and language that develop on TikTok influence word choice in everyday communication, which has the potential to alter communication norms in schools.
This phenomenon challenges teachers in guiding students to continue using language that aligns with Islamic values and school norms.
SDIT Persis Tarogong Garut, as a school based on religious values, also experiences this phenomenon, where students tend to use informal language popularized by TikTok.
This study aims to analyze teachers' attitudes in addressing the diction choices of TikTok-using students, including their understanding, feelings, and actions toward changes in students' word choices in the school environment.
The novelty of this research lies in its specific focus on a particular social media platform—TikTok—in influencing children’s diction, as well as the application of Islamic values in evaluating teachers’ attitudes.
The research method employed is quantitative with a descriptive approach.
Data were collected through questionnaires distributed to teachers at SDIT Persis Tarogong Garut.
The results show that although some teachers are concerned about the negative effects of using diction that does not align with school norms, the majority tend to have an adaptive attitude and strive to understand the social and cultural context influencing the students.
Abstrak.
Penggunaan media sosial khususnya TikTok telah menjadi fenomena yang signifikan dalam kehidupan anak – anak dan remaja termasuk di lingkungan pendidikan.
Tren konten dan bahasa yang berkembang di TikTok berdampak pada pilihan diksi dalam komunikasi sehari – hari, yang dapat berpotensi merubah norma komunikasi di sekolah.
Fenomena ini menantang guru dalam membimbing siswa untuk tetap menggunakan bahasa yang sesuai dengan nilai – nilai keislaman dan norma sekolah.
SDIT Persis Tarogong Garut sebagai sekolah berbasis nilai – nilai agama juga mengalami fenomena ini, di mana siswa cenderung menggunakan bahasa informal yang populer dari TikTok.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap guru dalam menghadapi pemilihan diksi siswa pengguna TikTok yang mencakup pemahaman, perasaan, dan tindakan guru terhadap perubahan diksi siswa di lingkungan sekolah.
Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya yang spesifik terhadap suatu platform media sosial yaitu TikTok dalam mengubah diksi anak – anak serta penerapan nilai – nilai keislaman dalam mengevaluasi sikap guru.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.
Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru – guru di SDIT Persis Tarogong Garut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa guru mengkhawatirkan dampak negatif dari penggunaan diksi yang tidak sesuai dengan norma sekolah, mayoritas guru cenderung memiliki sikap yang adaptif dan berusaha memahami konteks sosial budaya yang memengaruhi siswa.
Related Results
Implementasi Aplikasi Sisdmk dalam Mewujudkan Ketenagaan di Puskesmas Tarogong Kabupaten Garut
Implementasi Aplikasi Sisdmk dalam Mewujudkan Ketenagaan di Puskesmas Tarogong Kabupaten Garut
The problems faced in this study include (1) How is the implementation of the SISDMK application in realizing manpower at the Tarogong Health Center, Garut Regency? (2) What are th...
Implementasi Metode Tilawati untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur`an Siswa di SDIT Al-Bayyinah Muarasanding Garut Kota
Implementasi Metode Tilawati untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur`an Siswa di SDIT Al-Bayyinah Muarasanding Garut Kota
Abstract. The Tilawati method is a method of learning the Al-Qur'an which is designed so that students are able to read the Al-Qur'an correctly and correctly. The existence of the ...
Social Media Use in Neurology: An Analysis of Alzheimer's Information on TikTok with Emphasis on Role of Healthcare Professionals
Social Media Use in Neurology: An Analysis of Alzheimer's Information on TikTok with Emphasis on Role of Healthcare Professionals
Abstract
Introduction
Alzheimer's disease (AD) is the most common neurodegenerative cause of dementia. Social media has become a major source of information for patients and famili...
Gaya Penulisan Media Ormas Islam
Gaya Penulisan Media Ormas Islam
Abstract. The media of Islamic organizations in Indonesia can now be said to be an online media that is needed by the community, especially those who are involved in these Islamic ...
Pengaruh Citra Sekolah terhadap Keputusan Orangtua Memilih Sekolah di SDIT Zaid bin Tsabit
Pengaruh Citra Sekolah terhadap Keputusan Orangtua Memilih Sekolah di SDIT Zaid bin Tsabit
Abstract. This study aims to (1) determine the image of SDIT Zaid Bin Tsabit school according to the parents of students (2) to determine parents' decisions in choosing educational...
Pengaruh Pesan Dalam TikTok Ads
Pengaruh Pesan Dalam TikTok Ads
Abstract.
The development of information technology has encouraged the use of social media such as TikTok as an effective marketing platform. Based on data from Statista, TikTok u...
Efektivitas Dakwah Melalui Media Sosial Tiktok dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keberagamaan
Efektivitas Dakwah Melalui Media Sosial Tiktok dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Keberagamaan
Abstract. TikTok is one of the most popular social media in Indonesia. Not a few people use TikTok as a medium of propaganda, one of which is an account called @amaljariah.ku. But ...
Pengaruh Pengetahuan Keagamaan Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Prilaku Sosial Anak Di Sdit Nur El Qolam Serang Banten
Pengaruh Pengetahuan Keagamaan Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Prilaku Sosial Anak Di Sdit Nur El Qolam Serang Banten
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman data-data empirik mengenai Pengaruh Pengetahuan Keagamaan dan Kecerdasan Emosional, baik secara sendiri-sendiri maupun secara b...

