Javascript must be enabled to continue!
PENGEMBANGAN DESAIN, KUALITAS PRODUK DAN PEMASARAN BERBASIS DIGITALISASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK USAHA TENUN PADA MIYHA SONGKET KABUPATEN SIJUNJUNG
View through CrossRef
Usaha Miyha Songket salah satu kelompok usaha yang menghasilkan tenun Unggan. Namun usaha ini belum optimal dalam desain, kualitas produk dan pemasaran media sosial. Tujuan kegiatan adalah mendesain motif agar menarik di mata konsumen, mendesain motif secara digital agar cepat dalam produksi, meningkatkan kualitas produk dan mengoptimalkan pemasaran media sosial untuk mencapai target market. Metode kegiatan adalah berupa pelatihan, praktek, diskusi dan konsultasi bisnis. Kegiatan pelatihan dilakukan 2 hari kegiatan yang terdiri dari pelatihan desain motif dan penggunaan media digital dalam desain motif. Untuk metode konsultasi dilakukan selama 6 bulan dengan 6 kali kegiatan untuk mengetahui pengembangan media social dan juga evaluasi hasil desain motif yang dirancang oleh pengrajin. Pengukuran keberhasilan kegiatan secara kuantitatif pada tiga tahapan kegiatan yaitu tahapan persiapan, implementasi dan tahap monitoring evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan adalah terdapat peningkatan kemampuan dalam mendesain motif dan implementasi penggunaan digital dalam mendesain motif. Salah satunya dengan keberadaan 2 orang pengrajin yang bertanggungjawab terhadap desain motif seperti padu padan warna, desain kekinian dan desain digital. Peningkatan kualitas produk dilakukan dengan memberikan arahan, konsultasi bisnis kepada pimpinan dan pengrajin. Ini didukung dengan disusunnya SOP produk untuk menjaga produk sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan. Penguatan dilakukan juga melalui peningkatan pemasaran melalui pembuatan konten pada media social. Dari kegiatan yang dilakukan disimpulkan terdapat peningkatan kemampuan para pengrajin dalam mendesain secara digital dan meningkatkan kualitas produk serta adanya media sosial untuk mempromosikan produk. Respon yang positif dan semangat pelaku usaha pada kegiatan pelatihan maupun konsultasi bisnis memberikan dampak baik dan optimis dari para pengrajin.
Title: PENGEMBANGAN DESAIN, KUALITAS PRODUK DAN PEMASARAN BERBASIS DIGITALISASI DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK USAHA TENUN PADA MIYHA SONGKET KABUPATEN SIJUNJUNG
Description:
Usaha Miyha Songket salah satu kelompok usaha yang menghasilkan tenun Unggan.
Namun usaha ini belum optimal dalam desain, kualitas produk dan pemasaran media sosial.
Tujuan kegiatan adalah mendesain motif agar menarik di mata konsumen, mendesain motif secara digital agar cepat dalam produksi, meningkatkan kualitas produk dan mengoptimalkan pemasaran media sosial untuk mencapai target market.
Metode kegiatan adalah berupa pelatihan, praktek, diskusi dan konsultasi bisnis.
Kegiatan pelatihan dilakukan 2 hari kegiatan yang terdiri dari pelatihan desain motif dan penggunaan media digital dalam desain motif.
Untuk metode konsultasi dilakukan selama 6 bulan dengan 6 kali kegiatan untuk mengetahui pengembangan media social dan juga evaluasi hasil desain motif yang dirancang oleh pengrajin.
Pengukuran keberhasilan kegiatan secara kuantitatif pada tiga tahapan kegiatan yaitu tahapan persiapan, implementasi dan tahap monitoring evaluasi.
Hasil kegiatan pelatihan adalah terdapat peningkatan kemampuan dalam mendesain motif dan implementasi penggunaan digital dalam mendesain motif.
Salah satunya dengan keberadaan 2 orang pengrajin yang bertanggungjawab terhadap desain motif seperti padu padan warna, desain kekinian dan desain digital.
Peningkatan kualitas produk dilakukan dengan memberikan arahan, konsultasi bisnis kepada pimpinan dan pengrajin.
Ini didukung dengan disusunnya SOP produk untuk menjaga produk sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan.
Penguatan dilakukan juga melalui peningkatan pemasaran melalui pembuatan konten pada media social.
Dari kegiatan yang dilakukan disimpulkan terdapat peningkatan kemampuan para pengrajin dalam mendesain secara digital dan meningkatkan kualitas produk serta adanya media sosial untuk mempromosikan produk.
Respon yang positif dan semangat pelaku usaha pada kegiatan pelatihan maupun konsultasi bisnis memberikan dampak baik dan optimis dari para pengrajin.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Efektivitas Program Partisipatif Kelompok Perempuan dalam Meningkatkan Swadaya Masyarakat
Efektivitas Program Partisipatif Kelompok Perempuan dalam Meningkatkan Swadaya Masyarakat
Di era otonomi daerah, yang diawali dengan UU RI No. 22 Tahun 1999, yang diamandemen dengan UU RI No. 32 Tahun 2004 tentang pemerintah lokal, telah memberikan kesempatan bagi otono...
ANALISIS PENGARUH PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMBELI KAIN SONGKET SAMBAS PADA ASWATI SONGKET SAMBAS
ANALISIS PENGARUH PRODUK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMBELI KAIN SONGKET SAMBAS PADA ASWATI SONGKET SAMBAS
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : Apakah produk dan harga berpengaruh terhadap keputusan konsumen membeli Kain Songket Sambas pada Aswati Songket Sambas. Ada...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
TRANSFORMASI PENGGUNAAN KAIN SONGKET PALEMBANG PADA DUNIA FASHION INDONESIA
TRANSFORMASI PENGGUNAAN KAIN SONGKET PALEMBANG PADA DUNIA FASHION INDONESIA
Kain Songket Palembang merupakan salah satu kain tradisonal di Indonesia. Ada banyak jenis kain Songket Palembang diantaranya yaitu Songket Lepus, Songket Tawur, Songket Tretes Men...
Analisis usaha agroindustri umkm kipang beras ketan ria di kabupaten sijunjung
Analisis usaha agroindustri umkm kipang beras ketan ria di kabupaten sijunjung
AbstrakKipang beras ketan merupakan makanan ringan khas dari wilayah Sumatera Barat. Makanan ini telah beredar hampir di seluruh wilayah di Sumatera Barat, beberapa diantaranya yai...
Pelatihan Manajemen Usaha UKM Sebagai Upaya Bangkit dari Pandemi Bagi Kelompok Perempuan Pengrajin Tenun Ikat di Kampoeng Tenun Alor Kota Kupang
Pelatihan Manajemen Usaha UKM Sebagai Upaya Bangkit dari Pandemi Bagi Kelompok Perempuan Pengrajin Tenun Ikat di Kampoeng Tenun Alor Kota Kupang
Perkembangan pariwisata di Nusa Tenggara Timur tidak terlepas dari dukungan industri ekonomi kreatif yang secara aktif memasarkan produk-produk unggulan lokal salah satunya tenun i...
Makna Motif dan Sejarah Tenun Siak
Makna Motif dan Sejarah Tenun Siak
Tenun Siak pertama kali dikenalkan di kerajaan Siak oleh Wan Binti Karim seorang pengrajin dari kerajaan Trengganu Malaysia atas utasan Sultan Sayid Ali. Dari sinilah awal mula ten...

