Javascript must be enabled to continue!
Penyebaran Hoax Politik Pada Media Sosial
View through CrossRef
Perkembangan era digital membawa warna baru dalam dunia politik. Kehadiran media sosial telah mengubah perilaku dan kultur masyarakat dalam berkomunikasi dan mengkonsumsi berita. Permasalahan dari pengguna media sosial saat ini adalah banyaknya hoax yang menyebar luas, termasuk dalam dunia politik. Penelitian ini membahas bagaimana informasi hoax dimainkan dalam kampanye politik di era media sosial dan bagaimana bentuk informasi hoax politik yang beredar di media sosial selama masa kampanye pemilihan umum 2019. Metode yang digunakan kualitatif dengan penedekatan analisis konten memetika dari Shifman, dengan paradigma konstruktivistik. Penelitian ini menganalisis konten hoax di media sosial pada periode Agustus 2018 sampai dengan Januari 2019. Database hoax diperoleh dari rilis yang dikeluarkan Kemenkominfo yang dikonfimasi sebagai hoax melalui web turnbackhoax.id. Gagasan yang dibangun dalam hoax politik pada pemilu 2019 adalah kebencian kepada lawan politik. fitnah-fitnah yang ditujukan kepada lawan politik menjadi konten utama untuk menebar kebencian. Dalam hal bentuk, hoax yang disebarkan dalam gambar yang diedit dan dimanipulasi, foto tidak sesuai konteksnya, bersifat profokatif, judul baru lebih menjatuhkan seseorang, dan komentar buruk dari pengguna. Sementara sudut pandang gambar dan pesan yang diunggah menyarankan untuk tidak memilih salah satu kandidat, ajakan untuk para fans tokoh untuk mendukung salah satu kandidat, menyarankan untuk membenci salah satu kandidat serta tidak memilihnya dalam pemilu 2019.
Kata kunci: Hoax, Media Sosial, Komunikasi Politik
Title: Penyebaran Hoax Politik Pada Media Sosial
Description:
Perkembangan era digital membawa warna baru dalam dunia politik.
Kehadiran media sosial telah mengubah perilaku dan kultur masyarakat dalam berkomunikasi dan mengkonsumsi berita.
Permasalahan dari pengguna media sosial saat ini adalah banyaknya hoax yang menyebar luas, termasuk dalam dunia politik.
Penelitian ini membahas bagaimana informasi hoax dimainkan dalam kampanye politik di era media sosial dan bagaimana bentuk informasi hoax politik yang beredar di media sosial selama masa kampanye pemilihan umum 2019.
Metode yang digunakan kualitatif dengan penedekatan analisis konten memetika dari Shifman, dengan paradigma konstruktivistik.
Penelitian ini menganalisis konten hoax di media sosial pada periode Agustus 2018 sampai dengan Januari 2019.
Database hoax diperoleh dari rilis yang dikeluarkan Kemenkominfo yang dikonfimasi sebagai hoax melalui web turnbackhoax.
id.
Gagasan yang dibangun dalam hoax politik pada pemilu 2019 adalah kebencian kepada lawan politik.
fitnah-fitnah yang ditujukan kepada lawan politik menjadi konten utama untuk menebar kebencian.
Dalam hal bentuk, hoax yang disebarkan dalam gambar yang diedit dan dimanipulasi, foto tidak sesuai konteksnya, bersifat profokatif, judul baru lebih menjatuhkan seseorang, dan komentar buruk dari pengguna.
Sementara sudut pandang gambar dan pesan yang diunggah menyarankan untuk tidak memilih salah satu kandidat, ajakan untuk para fans tokoh untuk mendukung salah satu kandidat, menyarankan untuk membenci salah satu kandidat serta tidak memilihnya dalam pemilu 2019.
Kata kunci: Hoax, Media Sosial, Komunikasi Politik.
Related Results
Informasi Hoax di Media Sosial Facebook
Informasi Hoax di Media Sosial Facebook
This study aims to: (1) describe the structure of hoax on Facebook social media, (2) describe the contents of hoax messages on Facebook; and (3) describe the characteristics of usi...
ANALISIS FAKTOR TERPAAN BERITA HOAX COVID-19 MASYARAKAT HINDU KOTA DENPASAR
ANALISIS FAKTOR TERPAAN BERITA HOAX COVID-19 MASYARAKAT HINDU KOTA DENPASAR
Banyaknya berita hoax di media sosial terkait Covid-19 tentu membuat masyarakat tidak tenang. WhatsApp adalah salah satu dari tiga media sosial yang paling sering digunakan masyara...
Pengaruh Penyebaran Berita Hoax Covid-19 pada WhatsApp dari Facebook terhadap Perilaku Masyarakat
Pengaruh Penyebaran Berita Hoax Covid-19 pada WhatsApp dari Facebook terhadap Perilaku Masyarakat
The influence of the spread of Covid-19 hoax news has given rise to a lot of public opinion that can create dissent in society. These Covid-19 hoax news increasingly have a negativ...
PENERAPAN LITERASI DIGITAL MENUJU MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MILENIAL ANTI HOAX
PENERAPAN LITERASI DIGITAL MENUJU MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MILENIAL ANTI HOAX
Jumlah pengguna Internet di Indonesia telah mencapai 132.7 juta orang dari 256.2 juta orang populasi Indonesia. Kenyataan menunjukkan, banyaknya jumlah pengguna Internet di Indones...
[RETRACTED] Keanu Reeves CBD Gummies v1
[RETRACTED] Keanu Reeves CBD Gummies v1
[RETRACTED]Keanu Reeves CBD Gummies ==❱❱ Huge Discounts:[HURRY UP ] Absolute Keanu Reeves CBD Gummies (Available)Order Online Only!! ❰❰= https://www.facebook.com/Keanu-Reeves-CBD-G...
Pemanfaatan Internet dan Penyebaran Hoax di Media Sosial PKK Kabupaten Gianyar
Pemanfaatan Internet dan Penyebaran Hoax di Media Sosial PKK Kabupaten Gianyar
Indonesia merupakan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia setelah India dan Amerika yang mengalami permasalahan serius soal penyebaran berita palsu (Fake News/Hoax). Berita pal...
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperj...
FENOMENA HOAX: Tantangan terhadap Idealisme Media & Etika Bermedia
FENOMENA HOAX: Tantangan terhadap Idealisme Media & Etika Bermedia
<p>ABSTRACT<br />The hoax phenomenon is a historical reality. He was born along with the birth of the era of information media freedom. Hoaxes are often damaging to a p...

