Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Membumikan Gagasan Besar Buya Syafii Maarif: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusiaan

View through CrossRef
Buya Syafii Maarif bukan hanya dikenal sebagai seorang cendekiawan, guru bangsa dengan kepribadian yang humanis, tetapi juga dikenal sebagai seorang sejarawan yang kritis, mantan Ketua PP Muhammadiyah (1998-2005) dan salah satu ikon intelektual Islam gelombang pertama di Indonesia. Tak diragukan lagi, pemikiran dan karya intelektualnya memiliki pengaruh besar dalam pembentukan tradisi intelektualisme Islam di Indonesia. Pemikiran-pemikirannya tentang isu-isu keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan, telah membuka pintu gerbang cakrawala keilmuan bagi para penerus bangsa. Sebagai seorang cendekiawan yang selalu menganjurkan “kemerdekaan berpikir”, dimensi kreatif pikiran Buya Syafii, merambah semua wilayah dengan suatu keyakinan penuh, yakni mengubah kemapanan yang membelenggu kreatifitas pemikiran manusia ke arah suatu “kemajuan” melalui trilogi Pembaruan: Keislaman, Keindonesiaan dan Kemanusiaan. Untuk merealisasikan gagasan-gagasan Buya Syafii yang concern terhadap isu-isu keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan, maka pada 28 Februari 2003 didirikan lembaga MAARIF Institute for Culture and Humanity di Jakarta. Berdirinya MAARIF Institute tidak dapat dipisahkan dari gagasan besar Buya Syafii, sehingga nama Maarif digunakan sebagai nama lembaga. Pendirian MAARIF Institute tidak lain merupakan ikhtiar untuk merealisasikan gagasan besar Buya Syafii yang terangkum dalam konsep keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan.  
MAARIF Institute
Title: Membumikan Gagasan Besar Buya Syafii Maarif: Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemanusiaan
Description:
Buya Syafii Maarif bukan hanya dikenal sebagai seorang cendekiawan, guru bangsa dengan kepribadian yang humanis, tetapi juga dikenal sebagai seorang sejarawan yang kritis, mantan Ketua PP Muhammadiyah (1998-2005) dan salah satu ikon intelektual Islam gelombang pertama di Indonesia.
Tak diragukan lagi, pemikiran dan karya intelektualnya memiliki pengaruh besar dalam pembentukan tradisi intelektualisme Islam di Indonesia.
Pemikiran-pemikirannya tentang isu-isu keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan, telah membuka pintu gerbang cakrawala keilmuan bagi para penerus bangsa.
Sebagai seorang cendekiawan yang selalu menganjurkan “kemerdekaan berpikir”, dimensi kreatif pikiran Buya Syafii, merambah semua wilayah dengan suatu keyakinan penuh, yakni mengubah kemapanan yang membelenggu kreatifitas pemikiran manusia ke arah suatu “kemajuan” melalui trilogi Pembaruan: Keislaman, Keindonesiaan dan Kemanusiaan.
Untuk merealisasikan gagasan-gagasan Buya Syafii yang concern terhadap isu-isu keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan, maka pada 28 Februari 2003 didirikan lembaga MAARIF Institute for Culture and Humanity di Jakarta.
Berdirinya MAARIF Institute tidak dapat dipisahkan dari gagasan besar Buya Syafii, sehingga nama Maarif digunakan sebagai nama lembaga.
Pendirian MAARIF Institute tidak lain merupakan ikhtiar untuk merealisasikan gagasan besar Buya Syafii yang terangkum dalam konsep keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan.
 .

Related Results

Islam Berkemajuan Perspektif Ahmad Syafii Maarif
Islam Berkemajuan Perspektif Ahmad Syafii Maarif
<p><strong>Abstract</strong></p><p>Gagasan Islam berkemajuan dan Islam dalam bingkai keindonesiaan dan kemanusiaan telah menjadi tren baru dikalangan ...
MAARIF Institute, Rumah Besar Gerakan Pemikiran Ahmad Syafii Maarif
MAARIF Institute, Rumah Besar Gerakan Pemikiran Ahmad Syafii Maarif
MAARIF Institute dan Ahmad Syafii Maarif tak bisa dipisahkan. Satu-menyatu dan sokong menyokong dalam segala hal. Ia menjadi bumi gerakan pemikiran Syafii Maarif. Penerusan nilai-n...
ANTALYA MINTIKASI MAARİF EMİNLİĞİ VE MAARİF EMİNLERİ (1926-1931)
ANTALYA MINTIKASI MAARİF EMİNLİĞİ VE MAARİF EMİNLERİ (1926-1931)
Antalya Mıntıkası Maarif Eminliği, Maarif Eminleri Talimatnamesi gereği 1926-1931 yılları arasında faaliyet göstermiştir. Çalışmada Antalya Mıntıkası Maarif Eminliği ile Antalya’da...
ANALISIS PESAN MORAL KARAKTER BUYA HAMKA PADA FILM BUYA HAMKA VOLUME 1
ANALISIS PESAN MORAL KARAKTER BUYA HAMKA PADA FILM BUYA HAMKA VOLUME 1
"Buya Hamka Volume 1" is a biographical film that explores the life of Buya Hamka, an influential scholar and writer from Indonesia. This abstract presents an in-depth analysis of ...
Peran Buya Gusrizal Gazahar di Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat
Peran Buya Gusrizal Gazahar di Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat
AbstrakMUI Sumatra Barat masa kepemimpinan Buya Gusrizal Gazahar memahami pergolakan dan perubahan sosial seperti perubahan. Masa kepemimpinnya di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sum...
AYAT-AYAT PUASA DALAM TAFSIR AL-AZHAR
AYAT-AYAT PUASA DALAM TAFSIR AL-AZHAR
Abstract  This study examines interpretations on fasting verses in QS. Al-Baqarah verses 183, 185, and 187 through Tafsir Al-Azhar by Buya Hamka, one of the most eminent Indonesian...
OSMANLI MAÂRİF NÂZIRLARININ KARİYERLERİ
OSMANLI MAÂRİF NÂZIRLARININ KARİYERLERİ
Osmanlı eğitimi, Osmanlı modernleşmesine katalizör hizmeti sağlamıştır. Bunun yanında Osmanlı modernleşmesi olarak adlandırılan olgu sadece Osmanlı Türkiye’siyle sınırlı değildir. ...
Filsafat Islam Buya Syafii Maarif
Filsafat Islam Buya Syafii Maarif
Indonesian Islamic intellectualism is increasingly alive and well-known throughout the world. This phenomenon occurs because, on the one hand, Indonesia has the largest Muslim popu...

Back to Top