Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Literartur Kandidat Eksipien Polimer Mukoadesif

View through CrossRef
Abstract. Mucosal adhesives play a significant role in pharmaceutical formulation, particularly in enhancing adhesion to mucosal surfaces. The objective of this study is to identify and evaluate commonly used mucosal adhesive polymer excipients in pharmaceutical formulations. Commonly used polymers include carbopol, hydroxypropyl methylcellulose (HPMC), sodium carboxymethyl cellulose (CMC-Na), and chitosan. Through a literature review approach, this study compared the adhesion strength, biocompatibility, biodegradability, and applications of these various polymers. The results of the analysis indicate that the optimal choice of polymer should consider a balance between adhesive strength and biocompatibility. Based on the findings of this study, HPMC and CMC-Na were found to have higher adhesive strength, while chitosan demonstrated potential as a natural polymer with good biodegradability. Abstrak. Polimer mukoadesif memiliki peran yang cukup penting dalam formulasi sediaan farmasi, terutama dalam meningkatkan daya adhesi pada permukaan mukosa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kandidat eksipien polimer mukoadeif yang umum digunakan dalam formulasi sediaan farmasi. Polimer yang sering digunakan mencakup karbopol, hidroksi-propilmetilselulosa (HPMC), karboksi metil selulosa natrium (CMC-Na) dan kitosan. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini membandingkan kekuatan adhesi, biokompatibilitas, biodegradabilitas, dan aplikasi  dari berbagai polimer tersebut. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa pilihan polimer yang optimal harus mempertimbangkan keseimbangan antara kekuatan adhesi dan biokompatibilitas. Berdasarkan hasil penelitian ini, HPMC dan CMC-Na terbukti memiliki kekuatan adhesi yang lebih tinggi, sementara kitosan menunjukkan potensi sebagai polimer alami dengan biodegradabilitas yang baik.
Title: Studi Literartur Kandidat Eksipien Polimer Mukoadesif
Description:
Abstract.
Mucosal adhesives play a significant role in pharmaceutical formulation, particularly in enhancing adhesion to mucosal surfaces.
The objective of this study is to identify and evaluate commonly used mucosal adhesive polymer excipients in pharmaceutical formulations.
Commonly used polymers include carbopol, hydroxypropyl methylcellulose (HPMC), sodium carboxymethyl cellulose (CMC-Na), and chitosan.
Through a literature review approach, this study compared the adhesion strength, biocompatibility, biodegradability, and applications of these various polymers.
The results of the analysis indicate that the optimal choice of polymer should consider a balance between adhesive strength and biocompatibility.
Based on the findings of this study, HPMC and CMC-Na were found to have higher adhesive strength, while chitosan demonstrated potential as a natural polymer with good biodegradability.
Abstrak.
Polimer mukoadesif memiliki peran yang cukup penting dalam formulasi sediaan farmasi, terutama dalam meningkatkan daya adhesi pada permukaan mukosa.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi kandidat eksipien polimer mukoadeif yang umum digunakan dalam formulasi sediaan farmasi.
Polimer yang sering digunakan mencakup karbopol, hidroksi-propilmetilselulosa (HPMC), karboksi metil selulosa natrium (CMC-Na) dan kitosan.
Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini membandingkan kekuatan adhesi, biokompatibilitas, biodegradabilitas, dan aplikasi  dari berbagai polimer tersebut.
Hasil dari analisis menunjukkan bahwa pilihan polimer yang optimal harus mempertimbangkan keseimbangan antara kekuatan adhesi dan biokompatibilitas.
Berdasarkan hasil penelitian ini, HPMC dan CMC-Na terbukti memiliki kekuatan adhesi yang lebih tinggi, sementara kitosan menunjukkan potensi sebagai polimer alami dengan biodegradabilitas yang baik.

Related Results

Studi Literatur Kasus Adverse Drug Reactions Dari Pengaruh Bahan Eksipien Obat
Studi Literatur Kasus Adverse Drug Reactions Dari Pengaruh Bahan Eksipien Obat
Abstract. Adverse Drug Reactions (ADRs) are generally triggered by active substances contained in the drugs used, but it is possible that these ADR events are caused and triggered ...
REVIEW: EKSIPIEN UNTUK PEMBUATAN TABLET DENGAN METODE KEMPA LANGSUNG
REVIEW: EKSIPIEN UNTUK PEMBUATAN TABLET DENGAN METODE KEMPA LANGSUNG
Tablet merupakan salah satu bentuk sediaan farmasi yang sangat popular. Sediaan tablet dapat dibuat dengan berbagai cara, diantaranya dengan metode kempa langsung, granulasi basah,...
Molekular Imprinting Polimer Sebagai "Antibody Mimic" dalam Pengujian Klinik
Molekular Imprinting Polimer Sebagai "Antibody Mimic" dalam Pengujian Klinik
45 tahun lalu merupakan pertama kali imprinting diperkenalkan dalam dunia polimer organik oleh Gunter Wulff’s. Molekular imprinting polimer adalah  material yang disiapkan dengan k...
REVIEW ARTIKEL: PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI MALTODEXTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN TABLET
REVIEW ARTIKEL: PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI MALTODEXTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN TABLET
Sediaan Tablet merupakan sediaan paling dikenal sebagai sediaan takaran tunggal yang dikempa cetak sehingga padat dan berbentuk tabung pipih atau sirkuler dengan permukaan rata ata...
Karakterisasi Fisika dan Kimia Pati Pisang Goroho (Musa acuminafe sp.) Sebagai Kandidat Eksipien Farmasi
Karakterisasi Fisika dan Kimia Pati Pisang Goroho (Musa acuminafe sp.) Sebagai Kandidat Eksipien Farmasi
Latar Belakang: Provinsi Maluku Utara memiliki keragaman hayati tinggi, termasuk berbagai jenis pisang. Salah satu pisang yang banyak tumbuh adalah pisang goroho (Musa acuminafe sp...
Polimer Semi-Sintetik Berbasis Karbopol, HPMC, dan Na-CMC untuk Patch Mukoadhesif
Polimer Semi-Sintetik Berbasis Karbopol, HPMC, dan Na-CMC untuk Patch Mukoadhesif
Abstract. Bukal mucoadhesive patches are an important innovation in drug delivery as they enable rapid drug absorption and bypass first-pass metabolism, thereby improving therapeut...
Review : Metode Peningkatan Kelarutan Dengan Dispersi Padat
Review : Metode Peningkatan Kelarutan Dengan Dispersi Padat
Sistem dispersi padat adalah dispersi satu atau lebih bahan aktif pada suatu matriks atau pembawa di kondisi padatan. Dispersi padat mengarah ke kondisi padat suatu zat yang mengal...
Review: Pengaruh Polimer Sebagai Stabilizer Terhadap Ukuran Partikel Nanosuspensi
Review: Pengaruh Polimer Sebagai Stabilizer Terhadap Ukuran Partikel Nanosuspensi
Nanosuspensi adalah sistem dispersi koloid yang secara termodinamika tidak stabil sehingga membutuhkan bahan penstabil seperti polimer. Salah satu parameter kestabilan nanosuspensi...

Back to Top