Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Normatif dan Etis terhadap Bantuan Medis dalam Bunuh Diri dan Eutanasia (Perspektif Hukum Islam dan Bioetika)

View through CrossRef
Penelitian ini menganalisis bantuan medis dalam bunuh diri (physician-assisted suicide) dan eutanasia dari perspektif hukum Islam dan bioetika. Seiring dengan meningkatnya legalisasi eutanasia di berbagai negara, muncul dilema etis dan hukum yang memerlukan kajian lebih dalam. Dalam Islam, kehidupan adalah amanah yang harus dijaga sesuai dengan prinsip ḥifẓ al-nafs dalam maqāṣid al-sharī‘ah, sehingga euthanasia dan bantuan medis dalam bunuh diri umumnya dilarang. Namun, terdapat perdebatan mengenai konsep futility care, yaitu penghentian perawatan medis yang tidak lagi memberikan manfaat bagi pasien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif untuk menganalisis fatwa, hukum Islam, serta prinsip-prinsip bioetika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Islam melarang eutanasia, terdapat fleksibilitas dalam penghentian perawatan medis dalam kasus tertentu. Kajian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan hukum Islam kontemporer dan kebijakan kesehatan berbasis nilai Islam.
Title: Analisis Normatif dan Etis terhadap Bantuan Medis dalam Bunuh Diri dan Eutanasia (Perspektif Hukum Islam dan Bioetika)
Description:
Penelitian ini menganalisis bantuan medis dalam bunuh diri (physician-assisted suicide) dan eutanasia dari perspektif hukum Islam dan bioetika.
Seiring dengan meningkatnya legalisasi eutanasia di berbagai negara, muncul dilema etis dan hukum yang memerlukan kajian lebih dalam.
Dalam Islam, kehidupan adalah amanah yang harus dijaga sesuai dengan prinsip ḥifẓ al-nafs dalam maqāṣid al-sharī‘ah, sehingga euthanasia dan bantuan medis dalam bunuh diri umumnya dilarang.
Namun, terdapat perdebatan mengenai konsep futility care, yaitu penghentian perawatan medis yang tidak lagi memberikan manfaat bagi pasien.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif untuk menganalisis fatwa, hukum Islam, serta prinsip-prinsip bioetika.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Islam melarang eutanasia, terdapat fleksibilitas dalam penghentian perawatan medis dalam kasus tertentu.
Kajian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan hukum Islam kontemporer dan kebijakan kesehatan berbasis nilai Islam.

Related Results

PEMBERIAN BANTUAN HUKUM BAGI ORANG MISKIN MENURUTUNDANG-UNDANG ADVOKAT DAN UNDANG-UNDANGBANTUAN HUKUM
PEMBERIAN BANTUAN HUKUM BAGI ORANG MISKIN MENURUTUNDANG-UNDANG ADVOKAT DAN UNDANG-UNDANGBANTUAN HUKUM
Postprint:Seringkali orang miskin tidak memperoleh pembelaan hukum dan diperlakukan tidak adil.Pemberlakuan UU Advokat dan UU Bantuan Hukum memperlihatkan sikap responsif Presiden ...
Gambaran Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa di Kota Bandung
Gambaran Ide Bunuh Diri pada Mahasiswa di Kota Bandung
Abstract. College students are one of the populations that have a risk of suicide. As a first step towards suicide attempts and actual suicide, suicidal ideation is considered a si...
Pappaseng Tellu Riala Sappo: Resiliensi Remaja Penyintas Bunuh Diri Di Kota Daeng Dalam Perspektif Teori Grotberg
Pappaseng Tellu Riala Sappo: Resiliensi Remaja Penyintas Bunuh Diri Di Kota Daeng Dalam Perspektif Teori Grotberg
Abstrak: Remaja penyintas bunuh diri merupakan remaja yang pernah berniat dan mencoba bunuh diri namun berhasil selamat dan bisa bertahan sampai sekarang. Resiliensi merupakan kema...
Fenomena Kasus Bunuh Diri akibat Ijime pada Anak SMP di Jepang
Fenomena Kasus Bunuh Diri akibat Ijime pada Anak SMP di Jepang
Ijime adalah sebuah fenomena yang terbentuk akibat ditemukannya fenomena seseorang yang mem-bully dan seseorang yang menjadi korban dari ijime tersebut. Di Jepang, ijime menjadi sa...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
PEMENUHAN HAK MASYARAKAT MISKIN DALAM MEMPEROLEH BANTUAN HUKUM CUMA-CUMA
PEMENUHAN HAK MASYARAKAT MISKIN DALAM MEMPEROLEH BANTUAN HUKUM CUMA-CUMA
Pemberian pelayanan bantuan hukum yang dilaksanakan oleh pemerintah kepada masyarakat khususnya yang kurang mampu, sebenarnya merupakan penerapan dari negara hukum dengan tujuan un...
Peran Spiritualitas dalam Mempengaruhi Resiko Perilaku Bunuh Diri: A Literature Review
Peran Spiritualitas dalam Mempengaruhi Resiko Perilaku Bunuh Diri: A Literature Review
Bunuh diri merupakan salah satu penyebab kematian yang kerap terjadi pada individu yang memiliki masalah gangguan mental. Bunuh diri dapat berawal dari depresi yang terjadi dalam d...
Faktor Protektif Ide Bunuh Diri Remaja
Faktor Protektif Ide Bunuh Diri Remaja
Bunuh diri menjadi salah satu isu kesehatan mental pada remaja. Faktor pendorong bunuh diri berasal dari adanya ide bunuh diri. Faktor protektif dapat menjadi hal yang dapat menceg...

Back to Top