Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tradisi Burdah Keliling di Kalimantan Tengah: Studi Kasus Desa Pegatan

View through CrossRef
Pelaksanaan tradisi Burdah Keliling merupakan tradisi yang banyak ditemui di Indonesia. Jika menelisik sejarahnya, tradisi burdah keliling ini memiliki latar belakangnya tersendiri sesuai wilayah pelaksanaannya. Biasanya tradisi burdah keliling dilaksanakan pada saat rabu di akhir bulan Shafar. Akan tetapi, di desa pagatan sendiri kegiatan ini dilaksanakan pada saat tahun baru Islam dan tahun baru masehi.Pandangan tokoh agama dan masyarakat muslim terhadap tradisi burdah keliling yang diadakan pada tahun baru baru Islam di desa Pegatan merupakan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun yang merupakan hasil akulturasi budaya Islam dan lokal. Dalam tradisi Burdah keliling ini tampak jelas unsur lokal dalam bentuk kepercayaan pada mahluk halus yang ditangkal dengan doa tolak bala. Dengan di adakannya tradisi burdah keliling pada tahun baru Islam, diharapkan supaya desa Pegatan dan masyarakatnya terhindar dari marabahaya, wabah penyakit dan musibah kebakaran. Masyarakat desa Pegatan percaya bahwa setiap pergantian tahun baru Islam akan membawa perubahan baru bagi masyarakat dan desa. Tujuan diadakan Burdah Keliling pada tahun Baru Islam ini untuk memeriahkan datangnya tahun baru Islam dan menghalau bala’ agar tahun yang akan dijalani selanjutnya dijauhkan dari berbagai bencana dan penyakit. 
Title: Tradisi Burdah Keliling di Kalimantan Tengah: Studi Kasus Desa Pegatan
Description:
Pelaksanaan tradisi Burdah Keliling merupakan tradisi yang banyak ditemui di Indonesia.
Jika menelisik sejarahnya, tradisi burdah keliling ini memiliki latar belakangnya tersendiri sesuai wilayah pelaksanaannya.
 Biasanya tradisi burdah keliling dilaksanakan pada saat rabu di akhir bulan Shafar.
Akan tetapi, di desa pagatan sendiri kegiatan ini dilaksanakan pada saat tahun baru Islam dan tahun baru masehi.
Pandangan tokoh agama dan masyarakat muslim terhadap tradisi burdah keliling yang diadakan pada tahun baru baru Islam di desa Pegatan merupakan tradisi yang dilakukan secara turun-temurun yang merupakan hasil akulturasi budaya Islam dan lokal.
Dalam tradisi Burdah keliling ini tampak jelas unsur lokal dalam bentuk kepercayaan pada mahluk halus yang ditangkal dengan doa tolak bala.
Dengan di adakannya tradisi burdah keliling pada tahun baru Islam, diharapkan supaya desa Pegatan dan masyarakatnya terhindar dari marabahaya, wabah penyakit dan musibah kebakaran.
Masyarakat desa Pegatan percaya bahwa setiap pergantian tahun baru Islam akan membawa perubahan baru bagi masyarakat dan desa.
Tujuan diadakan Burdah Keliling pada tahun Baru Islam ini untuk memeriahkan datangnya tahun baru Islam dan menghalau bala’ agar tahun yang akan dijalani selanjutnya dijauhkan dari berbagai bencana dan penyakit.
 .

Related Results

TASYBIH DALAM KITAB QASHIDAH BURDAH KARYA SYAIKH MUHAMMAD IMAM AL BUSHIRI
TASYBIH DALAM KITAB QASHIDAH BURDAH KARYA SYAIKH MUHAMMAD IMAM AL BUSHIRI
Kitab Qashidah Burdah is a book authored by Shaykh Muhammad Al Bushiri. This Qashidah in the book tells the story of the story of the Prophet Muhammad, the Apostolic privileges, th...
Pemanfaatan Perpustakaan Keliling Terhadap Program Literasi di SD Islam Kurma Salatiga
Pemanfaatan Perpustakaan Keliling Terhadap Program Literasi di SD Islam Kurma Salatiga
Abstract A mobile library is a mobile library that serves educational institutions or schools that do not yet have a library. Mobile libraries have the benefit of increasing studen...
EKSISTENSI PERTUNJUKAN MUSIK TRADISI BURDAH
EKSISTENSI PERTUNJUKAN MUSIK TRADISI BURDAH
This paper is based on the results of research aimed at describing the existence and development of Burdah music performances in Lombok Timur. This type of qualitative research is ...
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
Abstract: Dukuh Lumbu in the village is the village Lumansari (residential) sub ethnic Javanese which is known as the Kalang of Java, they were known as the Kalang people. Group Lo...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015  Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
ANALISIS MAKNA KINAYAH (LMU BAYAN) DALAM QASIDAH BURDAH KARYA IMAM AL-BUSHIRI
ANALISIS MAKNA KINAYAH (LMU BAYAN) DALAM QASIDAH BURDAH KARYA IMAM AL-BUSHIRI
Abstrak: Qasidah Burdah karya Bushiry merupakan pelopor yang menghidupkan kembali penyusunan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Ia adalah syair al-mada’ih an- Nabawiyyah ...
Teknik Vokal pada Kesenian Burdah
Teknik Vokal pada Kesenian Burdah
The purpose of this study was to describe the vocal techniques used in singing Burdah's verse. This research uses descriptive qualitative method. The object of research is focused ...

Back to Top