Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

POTENSI SITOTOKSIK KOMBINASI EKSTRAK DAUN CAPO DAN DAUN SEMBUNG RAMBAT

View through CrossRef
Penggunaan obat-obat tradisional masih sangat diyakini oleh masyarakat SAD. Daun capo (Blumea balsamifera (L.)DC.) dan daun sembung rambat (Mikania micrantha Kunth) merupakan tumbuhan yang  dimanfaatkan sebagai pengobatan, mengandung berbagai metabolit sekunder dan berpotensi sebagai sitotoksik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dari ekstrak daun capo, ekstrak sembung rambat, serta kombinasi ekstrak capo dan sembung rambat Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode ekstraksi daun capo dan daun sembung rambat dengan pelarut etanol 70%. Lalu ekstrak diuji potensi sitotoksiknya menggunakan larva Artemia salina Leach dengan metode BSLT. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai LC50 pada ekstrak  sembung rambat sebesar 28,18 ppm dengan kategori sangat toksik, dan untuk capo sebesar  41,68 ppm dengan kategori kuat. Sedangkan ekstrak kombinasi capo dan sembung rambat didapatkan nilai LC50 sebesar 14,79 ppm dengan kategori sangat toksik. Jadi ekstrak daun sembung rambat dan kombinasi ekstrak memiliki nilai sitotoksik yang lebih tinggi.
Title: POTENSI SITOTOKSIK KOMBINASI EKSTRAK DAUN CAPO DAN DAUN SEMBUNG RAMBAT
Description:
Penggunaan obat-obat tradisional masih sangat diyakini oleh masyarakat SAD.
Daun capo (Blumea balsamifera (L.
)DC.
) dan daun sembung rambat (Mikania micrantha Kunth) merupakan tumbuhan yang  dimanfaatkan sebagai pengobatan, mengandung berbagai metabolit sekunder dan berpotensi sebagai sitotoksik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas sitotoksik dari ekstrak daun capo, ekstrak sembung rambat, serta kombinasi ekstrak capo dan sembung rambat Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode ekstraksi daun capo dan daun sembung rambat dengan pelarut etanol 70%.
Lalu ekstrak diuji potensi sitotoksiknya menggunakan larva Artemia salina Leach dengan metode BSLT.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai LC50 pada ekstrak  sembung rambat sebesar 28,18 ppm dengan kategori sangat toksik, dan untuk capo sebesar  41,68 ppm dengan kategori kuat.
Sedangkan ekstrak kombinasi capo dan sembung rambat didapatkan nilai LC50 sebesar 14,79 ppm dengan kategori sangat toksik.
Jadi ekstrak daun sembung rambat dan kombinasi ekstrak memiliki nilai sitotoksik yang lebih tinggi.

Related Results

Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth)
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sembung Rambat (Mikania micrantha Kunth)
ABSTRAK Daun sembung rambat secara tradisional digunakan sebagai obat luka.Oleh karena itu diduga tumbuhan tersebut berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini ada...
POTENSI DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera (Lin.) DC) SEBAGAI AGEN ANTIKANKER PAYUDARA
POTENSI DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera (Lin.) DC) SEBAGAI AGEN ANTIKANKER PAYUDARA
Penyakit kanker payudara menjadi penyebab kematian utama pada wanita yang disebabkan oleh berkembangnya sel abnormal pada payudara yang terus tumbuh berlipat ganda. Terapi kanker y...
Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andrographis Paniculata dan Vernonia Amygdalina
Aktivitas Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Andrographis Paniculata dan Vernonia Amygdalina
Diabetes mellitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronik yang diakibatkan oleh defek pada sekresi insulin, aksi insulin atau keduanya. Da...
Potensi Sitotoksik Ekstrak Rizoma Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap Sel Kanker Payudara 4T1
Potensi Sitotoksik Ekstrak Rizoma Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) terhadap Sel Kanker Payudara 4T1
Latar Belakang: Kanker payudara 4T1 merupakan salah satu jenis kanker payudara murine Triple-Negative (TNBC) yang memiliki kemampuan metastasis yang kuat. Senyawa metabolit tanaman...
Aktivitas Sitotoksik pada Rimpang Gandasoli Hutan (Hedychium roxburghii Blume)
Aktivitas Sitotoksik pada Rimpang Gandasoli Hutan (Hedychium roxburghii Blume)
Abstract. The rhizome of forest gandasoli (H. roxburghii) is estimated to contain compounds that have the potential to have cytotoxic activity. Based on the potential of the forest...

Back to Top