Javascript must be enabled to continue!
KEMELIMPAHAN FITOPLANKTON DI PERAIRAN ESTUARI PAYAU BONDAN CILACAP, JAWA TENGAH (The Abundance of Phytoplankton in the Brackish Estuary of Bondan, Cilacap, Central Java)
View through CrossRef
AbstrakKajian kemelimpahan fitoplankton di perairan estuari payau Bondan Cilacap telah dipelajari. Perairan Bondan merupakan perairan hutan bakau rusak dan dikoloni oleh semak dan liana bakau, padahal daun pohon bakau adalah sumber input nutrien utama untuk komunitas fitoplankton yang merupakan mata rantai pertama dalam jejaring makanan perairan hutan bakau. Pengambilan sampel fitoplankton dilakukan dengan pencuplikan menggunakan modifikasi van Dorn 5 L dan merupakan komposit 20 L air dengan ulangan 5 kali. Kualitas perairan yang diukur meliputi kecepatan arus dan angin, suhu air dan udara, kelembaban udara, jeluk perairan dan jeluk Secchi, intensitas cahaya, turbiditas, salinitas, pH, NH4+, NO3-, PO43-, dan SO42-. Hasil menunjukkan bahwa cacah spesies dominan adalah fungsional grup diatom, akan tetapi cacah individunya sedikit. Sebaliknya, cacah individu algae koloni melimpah tetapi cacah spesiesnya sedikit, dan terjadi peledakan Aphanocapsa pulchra, 188.260 individu per 100 L. Peledakan ini karena perairan didominasi air tawar dan kerusakan hutan bakau. Peledakan A. pulchra mengindikasikan kualitas perairan hutan bakau Bondan buruk. AbstractThe abundance of phytoplankton in the brackish estuary of Bondan Cilacap have been studied. Bondan waters are setting in the disturbed mangrove ecosystem, which colonized by mangrove shrubs and lianas, whereas, the mangrove leaves are the main source of nutrient input for the phytoplankton community as the first link in the mangrove aquatic food web. Phytoplankton were sampled using a 5 L modification of van Dorn and a composite of 20 L of water with 5 replications. The water qualities measured include surface current, wind speed, water and air temperatures, air humidity, Secchi depth and water depth, light intensity, turbidity, salinity, pH, NH4+, NO3-, PO43-, dan SO42-. The results showed that the number of the dominant species was diatoms, but the number of the individuals was small. In contrast, the individual number of algae colony was abundant but the species number were few, and Aphanocapsa pulchra was blooming, 188,260 individuals per 100 L. This bloom was due to the waters were dominated by freshwater and the disturbed mangrove trees. The blooming of population of A. pulchra indicated that bad waters quality.
Universitas Gadjah Mada
Title: KEMELIMPAHAN FITOPLANKTON DI PERAIRAN ESTUARI PAYAU BONDAN CILACAP, JAWA TENGAH (The Abundance of Phytoplankton in the Brackish Estuary of Bondan, Cilacap, Central Java)
Description:
AbstrakKajian kemelimpahan fitoplankton di perairan estuari payau Bondan Cilacap telah dipelajari.
Perairan Bondan merupakan perairan hutan bakau rusak dan dikoloni oleh semak dan liana bakau, padahal daun pohon bakau adalah sumber input nutrien utama untuk komunitas fitoplankton yang merupakan mata rantai pertama dalam jejaring makanan perairan hutan bakau.
Pengambilan sampel fitoplankton dilakukan dengan pencuplikan menggunakan modifikasi van Dorn 5 L dan merupakan komposit 20 L air dengan ulangan 5 kali.
Kualitas perairan yang diukur meliputi kecepatan arus dan angin, suhu air dan udara, kelembaban udara, jeluk perairan dan jeluk Secchi, intensitas cahaya, turbiditas, salinitas, pH, NH4+, NO3-, PO43-, dan SO42-.
Hasil menunjukkan bahwa cacah spesies dominan adalah fungsional grup diatom, akan tetapi cacah individunya sedikit.
Sebaliknya, cacah individu algae koloni melimpah tetapi cacah spesiesnya sedikit, dan terjadi peledakan Aphanocapsa pulchra, 188.
260 individu per 100 L.
Peledakan ini karena perairan didominasi air tawar dan kerusakan hutan bakau.
Peledakan A.
pulchra mengindikasikan kualitas perairan hutan bakau Bondan buruk.
AbstractThe abundance of phytoplankton in the brackish estuary of Bondan Cilacap have been studied.
Bondan waters are setting in the disturbed mangrove ecosystem, which colonized by mangrove shrubs and lianas, whereas, the mangrove leaves are the main source of nutrient input for the phytoplankton community as the first link in the mangrove aquatic food web.
Phytoplankton were sampled using a 5 L modification of van Dorn and a composite of 20 L of water with 5 replications.
The water qualities measured include surface current, wind speed, water and air temperatures, air humidity, Secchi depth and water depth, light intensity, turbidity, salinity, pH, NH4+, NO3-, PO43-, dan SO42-.
The results showed that the number of the dominant species was diatoms, but the number of the individuals was small.
In contrast, the individual number of algae colony was abundant but the species number were few, and Aphanocapsa pulchra was blooming, 188,260 individuals per 100 L.
This bloom was due to the waters were dominated by freshwater and the disturbed mangrove trees.
The blooming of population of A.
pulchra indicated that bad waters quality.
Related Results
HUBUNGAN KONSENTRASI MINYAK DAN FENOL DENGAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI SUNGAI ASEM BINATUR, KOTA PEKALONGAN
HUBUNGAN KONSENTRASI MINYAK DAN FENOL DENGAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI SUNGAI ASEM BINATUR, KOTA PEKALONGAN
ABSTRAKSungai Asem Binatur terletak di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Sungai ini selain menerima limbah domestik juga menjadi objek buangan limbah batik oleh para pelaku industri ba...
KELIMPAHAN FITOPLANKTON SEBAGAI PENENTU INDIKATOR KUALITAS EKOSISTEM PERAIRAN ESTUARI DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE BAROS, BANTUL, D.I.YOGYAKARTA
KELIMPAHAN FITOPLANKTON SEBAGAI PENENTU INDIKATOR KUALITAS EKOSISTEM PERAIRAN ESTUARI DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE BAROS, BANTUL, D.I.YOGYAKARTA
Kawasan Mangrove Baros merupakan ekosistem mangrove buatan yang tumbuh pada perairan estuari. Zona estuari merupakan pertemuan air sungai dan air laut yang memiliki salinitas berbe...
Keanekaragaman Fitoplankton Sungai Ciliwung Pasca Kegiatan Bersih Ciliwung
Keanekaragaman Fitoplankton Sungai Ciliwung Pasca Kegiatan Bersih Ciliwung
<p><em>Abstrak </em>- <strong>Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai yang tercemar karena banyak dimanfaatkan oleh warga jakarta diantaranya untuk kegi...
DINAMIKA KOMUNITAS FITOPLANKTON DAN KUALITAS PERAIRAN DI LINGKUNGAN PERAIRAN TAMBAK UDANG INTENSIF: SEBUAH ANALISIS KORELASI
DINAMIKA KOMUNITAS FITOPLANKTON DAN KUALITAS PERAIRAN DI LINGKUNGAN PERAIRAN TAMBAK UDANG INTENSIF: SEBUAH ANALISIS KORELASI
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur komunitas fitoplankton di tambak danperairan sekitarnya dan mengkaji korelasinya dengan kualitas perairan di lingkunganpert...
Kesuburan Perairan dan Komunitas Fitoplankton Danau Toba di Wilayah Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir
Kesuburan Perairan dan Komunitas Fitoplankton Danau Toba di Wilayah Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir
In order to determine the waters fertility and Phytoplankton abundance of Lake Toba in the Ajibata District, and to compare them with other sub-districts in Lake Toba, this study w...
KEANEKARAGAMANPLANKTONDANLINGKUNGANPERAIRANMANGROVE DI DAERAHMAYANGAN, SUBANG, JAWABARAT
KEANEKARAGAMANPLANKTONDANLINGKUNGANPERAIRANMANGROVE DI DAERAHMAYANGAN, SUBANG, JAWABARAT
Eksploitasi sumber daya di daerah mangrove kawasan pantai utara Jawa telah mengalami degradasi lingkungan. Untuk melakukan perbaikan, diperlukan data dan informasi keanekaragaman p...
Fluktuasi Fitoplankton pada Kawasan Konservasi Rajungan Perairan Betahwalang Demak
Fluktuasi Fitoplankton pada Kawasan Konservasi Rajungan Perairan Betahwalang Demak
Phytoplankton is an organism that had an effect on life waters and can be used as the parameters in monitoring water quality. Distribution of phytoplankton in the waters can be for...
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
ABSTRAK Sungai Morosari berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Perairan ini digunakan untuk pembuangan limbah domestik maupun industri, jalur lalu lintas perahu nelayan, kawa...

