Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keanekaragaman Fitoplankton Sungai Ciliwung Pasca Kegiatan Bersih Ciliwung

View through CrossRef
<p><em>Abstrak </em>- <strong>Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai yang tercemar karena banyak dimanfaatkan oleh warga jakarta diantaranya untuk kegiatan industri dan rumah tangga. Salah satu parameter biologi yang dapat digunakan sebagai indikator perubahan lingkungan yaitu Fitoplankton. Peran fitoplankton dalam ekosistem perairan yaitu sebagai produsen primer, hal ini karena fitoplankton memiliki kemampuan untuk fotosintesis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Juli 2016. Kegiatan Bersih Ciliwung dilaksanakan dari Rindam Jaya, Condet menuju Bidara Cina. Pasca kegiatan bersih ciliwung nilai oksigen terlarut (DO) dari hulu Rindam Jaya (Condet) menuju hilir hingga Bidara Cina mengalami penurunan, sehingga dapat mempengaruhi keanekaragaman fitoplankton. Perbedaan ini diduga memberikan gambaran keragaman komunitas fitoplankton yang berbeda sehingga dilakukan pengambilan sampel fitoplankton di kedua titik tersebut masing-masing dengan 3 kali pengulangan. Metode pengambilan sampel fitoplankton yang digunakan yaitu metode sampling Horizontal dan sampel diidentifikasi menggunakan <em>Sedgewick Rafter Cell Counting</em> (SRCC). </strong><strong>Berdasarkan penelitian, t</strong><strong>otal kelimpahan di Rindam Jaya lebih tinggi dibandingkan di Bidara Cina dengan angka berturut-turut 2511 Ind/L dan 1495 Ind/L.</strong><strong> </strong><strong>Hasil identifikasi fitoplankton yang ditemukan pada lokasi penelitian sebanyak 53 genus yang termasuk ke dalam 5 divisi yaitu, Bacillariophyta (20), Chlorophyta (16), Chrysophyta (5), Cyanophyta (8), dan Rhodophyta (4).</strong><strong> Kelimpahan fitoplankton pada stasiun</strong><strong> Rindam jaya lebih tinggi dibandingkan di Bidara</strong><strong> </strong><strong>Cina.</strong></p><p><strong> </strong></p><p><strong><em>Kata Kunci</em></strong><em> - Fitoplankton, Sungai Ciliwung, BioIndikator</em></p><p><em> </em></p><p><em>Abstract – </em><strong>Ciliwung river is one of the most polluted rivers because it’s used by many citizens of Jakarta for Industrial and household activity. One of biological parameter that’s can be used as an indicator of environmental changed is Phytoplankton.  The role of phytoplankton in aquatic ecosystem that is as primary producers, this is because phytoplankton have the ability to photosytensis. This study was conducted from February to July 2016. Ciliwung clean activity is implemented from Rindam Jaya, Condet to Bidara Cina. Post-activity clean ciliwung value of dissolved-oxygen from upstream Ridam Jaya, Condet to downsream Bidara Cina decreased, so that it can affect the diversity of phytoplankton. This difference is thought to give a picture of the diversity of different phytoplankton community so that samples were taken of phytoplankton in two points each with three repetitions. Phytoplankton sampling method was used Horizontal sampling method and samples were identified using Sedgewick Rafter Cell Counting (SRCC). Based on the research, the total abundance in Rindam Jaya is higher than in Bidara Cina with consecutive numbers 2511 Ind / L and 1495 Ind / L. The results of phytoplankton identification were found in the study sites of 53 genera belonging to 5 divisions namely, Bacillariophyta (20), Chlorophyta (16), Chrysophyta (5), Cyanophyta (8), and Rhodophyta (4). The abundance of phytoplankton at Rindam Jaya station is higher than in Bidara Cina.</strong><strong></strong></p><p> </p><strong><em>Keyword</em></strong> - <em>Phytoplankton, Ciliwung River, Indicator Biotecnology</em>
Title: Keanekaragaman Fitoplankton Sungai Ciliwung Pasca Kegiatan Bersih Ciliwung
Description:
<p><em>Abstrak </em>- <strong>Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai yang tercemar karena banyak dimanfaatkan oleh warga jakarta diantaranya untuk kegiatan industri dan rumah tangga.
Salah satu parameter biologi yang dapat digunakan sebagai indikator perubahan lingkungan yaitu Fitoplankton.
Peran fitoplankton dalam ekosistem perairan yaitu sebagai produsen primer, hal ini karena fitoplankton memiliki kemampuan untuk fotosintesis.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Juli 2016.
Kegiatan Bersih Ciliwung dilaksanakan dari Rindam Jaya, Condet menuju Bidara Cina.
Pasca kegiatan bersih ciliwung nilai oksigen terlarut (DO) dari hulu Rindam Jaya (Condet) menuju hilir hingga Bidara Cina mengalami penurunan, sehingga dapat mempengaruhi keanekaragaman fitoplankton.
Perbedaan ini diduga memberikan gambaran keragaman komunitas fitoplankton yang berbeda sehingga dilakukan pengambilan sampel fitoplankton di kedua titik tersebut masing-masing dengan 3 kali pengulangan.
Metode pengambilan sampel fitoplankton yang digunakan yaitu metode sampling Horizontal dan sampel diidentifikasi menggunakan <em>Sedgewick Rafter Cell Counting</em> (SRCC).
</strong><strong>Berdasarkan penelitian, t</strong><strong>otal kelimpahan di Rindam Jaya lebih tinggi dibandingkan di Bidara Cina dengan angka berturut-turut 2511 Ind/L dan 1495 Ind/L.
</strong><strong> </strong><strong>Hasil identifikasi fitoplankton yang ditemukan pada lokasi penelitian sebanyak 53 genus yang termasuk ke dalam 5 divisi yaitu, Bacillariophyta (20), Chlorophyta (16), Chrysophyta (5), Cyanophyta (8), dan Rhodophyta (4).
</strong><strong> Kelimpahan fitoplankton pada stasiun</strong><strong> Rindam jaya lebih tinggi dibandingkan di Bidara</strong><strong> </strong><strong>Cina.
</strong></p><p><strong> </strong></p><p><strong><em>Kata Kunci</em></strong><em> - Fitoplankton, Sungai Ciliwung, BioIndikator</em></p><p><em> </em></p><p><em>Abstract – </em><strong>Ciliwung river is one of the most polluted rivers because it’s used by many citizens of Jakarta for Industrial and household activity.
One of biological parameter that’s can be used as an indicator of environmental changed is Phytoplankton.
  The role of phytoplankton in aquatic ecosystem that is as primary producers, this is because phytoplankton have the ability to photosytensis.
This study was conducted from February to July 2016.
Ciliwung clean activity is implemented from Rindam Jaya, Condet to Bidara Cina.
Post-activity clean ciliwung value of dissolved-oxygen from upstream Ridam Jaya, Condet to downsream Bidara Cina decreased, so that it can affect the diversity of phytoplankton.
This difference is thought to give a picture of the diversity of different phytoplankton community so that samples were taken of phytoplankton in two points each with three repetitions.
Phytoplankton sampling method was used Horizontal sampling method and samples were identified using Sedgewick Rafter Cell Counting (SRCC).
Based on the research, the total abundance in Rindam Jaya is higher than in Bidara Cina with consecutive numbers 2511 Ind / L and 1495 Ind / L.
The results of phytoplankton identification were found in the study sites of 53 genera belonging to 5 divisions namely, Bacillariophyta (20), Chlorophyta (16), Chrysophyta (5), Cyanophyta (8), and Rhodophyta (4).
The abundance of phytoplankton at Rindam Jaya station is higher than in Bidara Cina.
</strong><strong></strong></p><p> </p><strong><em>Keyword</em></strong> - <em>Phytoplankton, Ciliwung River, Indicator Biotecnology</em>.

Related Results

HUBUNGAN KONSENTRASI MINYAK DAN FENOL DENGAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI SUNGAI ASEM BINATUR, KOTA PEKALONGAN
HUBUNGAN KONSENTRASI MINYAK DAN FENOL DENGAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI SUNGAI ASEM BINATUR, KOTA PEKALONGAN
ABSTRAKSungai Asem Binatur terletak di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Sungai ini selain menerima limbah domestik juga menjadi objek buangan limbah batik oleh para pelaku industri ba...
KAJIAN KELEMBAGAAN DALAM PENERAPAN SISTEM ONLINE MONITORING KUALITAS AIR SUNGAI CILIWUNG
KAJIAN KELEMBAGAAN DALAM PENERAPAN SISTEM ONLINE MONITORING KUALITAS AIR SUNGAI CILIWUNG
Menurunnya kualitas air Sungai Ciliwung dan rendahnya kemampuan pemurnian diri (self purification), memerlukan pengelolaan yang menyeluruh. Upaya – upaya telah banyak dilakukan unt...
Analisis Parameter Fisik dan Kimia Air Sungai Ciliwung Sebelum dan Sesudah Pengolahan Air
Analisis Parameter Fisik dan Kimia Air Sungai Ciliwung Sebelum dan Sesudah Pengolahan Air
Sungai Ciliwung merupakan salah satu sungai paling berpengaruh yang memiliki peran penting sebagai bahan baku air minum terbesar di wilayah Kabupaten Bogor. Air baku yang bersumber...
Pendampingan Copywriting pada Media Sosial Instagram UMKM Masyarakat Peduli Ciliwung
Pendampingan Copywriting pada Media Sosial Instagram UMKM Masyarakat Peduli Ciliwung
UMKM Masyarakat Peduli Ciliwung adalah masyarakat yang tinggal di bantaran sungai ciliwung. Pada bulan Maret tahun 2025 ini terjadi banjir besar yang menyebabkan meluapnya sungai c...
DINAMIKA KOMUNITAS FITOPLANKTON DAN KUALITAS PERAIRAN DI LINGKUNGAN PERAIRAN TAMBAK UDANG INTENSIF: SEBUAH ANALISIS KORELASI
DINAMIKA KOMUNITAS FITOPLANKTON DAN KUALITAS PERAIRAN DI LINGKUNGAN PERAIRAN TAMBAK UDANG INTENSIF: SEBUAH ANALISIS KORELASI
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur komunitas fitoplankton di tambak danperairan sekitarnya dan mengkaji korelasinya dengan kualitas perairan di lingkunganpert...
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
ABSTRAK Sungai Morosari berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Perairan ini digunakan untuk pembuangan limbah domestik maupun industri, jalur lalu lintas perahu nelayan, kawa...
Evaluation of Land Capability for Agroforestry Development in Ciliwung Watershed
Evaluation of Land Capability for Agroforestry Development in Ciliwung Watershed
Evaluation of Land Capability for Agroforestry Development in Ciliwung Watershed 1Rini Fitri, 2Nuraida, 3Eka Rahmi1Department of Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Almuslim Un...
Fluktuasi Fitoplankton pada Kawasan Konservasi Rajungan Perairan Betahwalang Demak
Fluktuasi Fitoplankton pada Kawasan Konservasi Rajungan Perairan Betahwalang Demak
Phytoplankton is an organism that had an effect on life waters and can be used as the parameters in monitoring water quality. Distribution of phytoplankton in the waters can be for...

Back to Top