Javascript must be enabled to continue!
PERKEMBANGAN EKONOMI “PEDAGANG PAKAIAN” ORANG GU-LAKUDO DI KOTA BAUBAU: 1960-2022
View through CrossRef
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan (1) awal mula orang Gu-Lakudo menjadi pedagang pakaian di Kota Baubau tahun 1960-2022, (2) perkembangan usaha pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau tahun 1960-2022, serta (3) kehidupan sosial ekonomi orang Gu-Lakudo sebagai pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau pada tahun 1960-2022. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima tahapan kerja sebagai berikut: pertama, pemilihan topik, kedua, pengumpulan sumber, ketiga, kritik sumber, keempat, interpretasi sumber, kelima, historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang Gu-Lakudo menjadi pedagang pakaian di Kota Baubau karena kurangnya lapangan pekerjaan di daerah asal. Dukungan aktivitas perekonomian dan perdagangan menarik penduduk untuk berpindah ke Kota Baubau meskipun awalnya tidak memiliki pengalaman dalam perdagangan antarpulau. Mereka kemudian berkembang menjadi komunitas pedagang yang mapan dan beragam. Perpindahan pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau dilakukan secara langsung dan bertahap. Wilayah aktivitas pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau meliputi Pasar Sentral Kota Baubau, Pertokoan La Elangi, Pasar Karya Nugraha, Pasar Wameo, Mall Plaza Umna Rijoli, dan Pelataran Pantai Kamali. Kehidupan sosial ekonomi pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau mengalami perkembangan ekonomi seperti tingkat ekonomi yang lebih baik, kondisi perumahan terlihat baik, dan perubahan ekonomi menjadi pedagang.
FKIP Universitas Halu Oleo
Title: PERKEMBANGAN EKONOMI “PEDAGANG PAKAIAN” ORANG GU-LAKUDO DI KOTA BAUBAU: 1960-2022
Description:
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan (1) awal mula orang Gu-Lakudo menjadi pedagang pakaian di Kota Baubau tahun 1960-2022, (2) perkembangan usaha pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau tahun 1960-2022, serta (3) kehidupan sosial ekonomi orang Gu-Lakudo sebagai pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau pada tahun 1960-2022.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima tahapan kerja sebagai berikut: pertama, pemilihan topik, kedua, pengumpulan sumber, ketiga, kritik sumber, keempat, interpretasi sumber, kelima, historiografi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang Gu-Lakudo menjadi pedagang pakaian di Kota Baubau karena kurangnya lapangan pekerjaan di daerah asal.
Dukungan aktivitas perekonomian dan perdagangan menarik penduduk untuk berpindah ke Kota Baubau meskipun awalnya tidak memiliki pengalaman dalam perdagangan antarpulau.
Mereka kemudian berkembang menjadi komunitas pedagang yang mapan dan beragam.
Perpindahan pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau dilakukan secara langsung dan bertahap.
Wilayah aktivitas pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau meliputi Pasar Sentral Kota Baubau, Pertokoan La Elangi, Pasar Karya Nugraha, Pasar Wameo, Mall Plaza Umna Rijoli, dan Pelataran Pantai Kamali.
Kehidupan sosial ekonomi pedagang pakaian orang Gu-Lakudo di Kota Baubau mengalami perkembangan ekonomi seperti tingkat ekonomi yang lebih baik, kondisi perumahan terlihat baik, dan perubahan ekonomi menjadi pedagang.
Related Results
MIGRASI ORANG GU-LAKUDO DI KECAMATAN BUNGKU TENGAH KABUPATEN MOROWALI: 1995-2020
MIGRASI ORANG GU-LAKUDO DI KECAMATAN BUNGKU TENGAH KABUPATEN MOROWALI: 1995-2020
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: (1) Faktor pendorong dan penarik migrasi orang Gu-Lakudo di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali (2) proses kedatangan orang Gu-...
Analisis Kesejahteraan Pedagang Pasar Pagi Sambas dalam Perspektif Maqashid al-Syariah
Analisis Kesejahteraan Pedagang Pasar Pagi Sambas dalam Perspektif Maqashid al-Syariah
Pedagang pasar pagi Sambas perlu mendapatkan dukungan, bimbingan, dan arahan agar dapat meningkatkan taraf hidup dan meningkatkan pendapatan sehingga berpengaruh kepada tingkat kes...
KESADARAN HUKUM DALAM MEMBAYAR RETRIBUSI (Studi Kasus Di Pasar Mandonga Kota Kendari)
KESADARAN HUKUM DALAM MEMBAYAR RETRIBUSI (Studi Kasus Di Pasar Mandonga Kota Kendari)
Abstrak: Tujuan penelitian adalah: (1) mengkaji kesadaran hukum pedagang tentang retribusi di Pasar Mandonga Kota Kendari, (2) mengetahui faktor yang mempengaruhi kesadaran pedagan...
Analisis Kualitatif Keberadaan Pedagang Kaki Lima di Kota Mataram
Analisis Kualitatif Keberadaan Pedagang Kaki Lima di Kota Mataram
Pedagang kaki lima adalah pedagang dengan kemampuan modal yang relatif kecil yang berusaha dibidang produksi dan penjualan barang-barang/jasa-jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup me...
Analisis Dampak Covid-19 Terhadap Pendapatan Pedagang di Pasar Induk Sangata Utara
Analisis Dampak Covid-19 Terhadap Pendapatan Pedagang di Pasar Induk Sangata Utara
Pandemi covid-19 yang mulai memasuki Indonesia bulan Maret 2020 memberikan dampak pada berbagai sektor di Indonesia, salah satunya adalah ekonomi. Pandemi ini tidak hanya memberika...
STRATEGI ADAPTASI PEDAGANG PAKAIAN KONVENSIONAL DALAM MEMPERTAHANKAN KELANGSUNGAN USAHA DI PASAR TRADISIONAL TEGAL BESAR KABUPATEN JEMBER
STRATEGI ADAPTASI PEDAGANG PAKAIAN KONVENSIONAL DALAM MEMPERTAHANKAN KELANGSUNGAN USAHA DI PASAR TRADISIONAL TEGAL BESAR KABUPATEN JEMBER
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi adaptasi pedagang pakaian konvensional dalam mempertahankan kelangsungan usaha di pasar tradisional Tegal Besar Kabupaten Je...
ANALISIS SALURAN PEMASARAN DAN RISIKO DISTRIBUSI MELON (Cucumis melo L.) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA BOGOR
ANALISIS SALURAN PEMASARAN DAN RISIKO DISTRIBUSI MELON (Cucumis melo L.) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA BOGOR
Penelitian bertujuan untuk menganalisis efisiensi saluran pemasaran dan risiko distribusi Melon yang dijual di pasar tradisional Kota Bogor. Penelitian dilaksanakan di Pasar Jambu ...
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG SAYUR DI PASAR MINGGU TELAGA KABUPATEN GORONTALO
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG SAYUR DI PASAR MINGGU TELAGA KABUPATEN GORONTALO
Rahmawati Sahi. Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Pendapatan Pedagang Sayur di Pasar Minggu Telaga Kabupaten Gorontalo. Dibimbing oleh bapak Mahludin H. Baruwadi dan bapak Supriyo I...

