Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TREN FOODIE: POTENSI STREET FOOD DI JAKARTA

View through CrossRef
ABSTRAK Saat ini street food memainkan peran penting dalam pariwisata, makanan telah menjadi salah satu alasan utama para pelancong terbang ratusan kilometer ke kota lain atau bahkan ke negara lain. Tidak hanya ke restoran berbintang lima tetapi juga pedagang kaki lima. Promosi memainkan peran yang sangat penting untuk menyiarkan pesan dari pemilik bisnis untuk membagikan keunikan dan promosi penjualan mereka. Ini tidak akan menjadi masalah bagi pemain besar seperti restoran dan hotel, tetapi tidak untuk vendor makanan kecil dan menengah dengan modal terbatas. Foodie adalah orang-orang yang tertarik pada masakan tertentu atau hanya menikmati menjelajahi petualangan makanan yang telah secara efektif digunakan untuk mempromosikan produk makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana foodies melalui Instagram mempromosikan bisnis makanan jalanan di Jakarta dengan meningkatkan hubungan antara merek dan pelanggan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, sedangkan data dikumpulkan dari wawancara mendalam dengan beberapa foodie di Jakarta serta pemilik PKL serta observasi. Hasilnya menjelaskan bahwa Instagram digunakan untuk menyiarkan konten mereka. Dalam beberapa kasus, foodies disewa untuk mempromosikan bisnis meskipun kadang-kadang mereka harus membayar makanan dan minuman. Foodies menggunakan konten mereka terutama untuk berbagi vendor tren baru, atau menu vendor tertentu dan pada saat yang sama meningkatkan kualitas hubungan antara merek dan pelanggan dengan meningkatkan loyalitas merek, kesadaran merek, keterlibatan merek, dan ikatan emosional agar penjual jajanan untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan. Kata kunci: Foodie, Makanan Jalanan, Instagram
Title: TREN FOODIE: POTENSI STREET FOOD DI JAKARTA
Description:
ABSTRAK Saat ini street food memainkan peran penting dalam pariwisata, makanan telah menjadi salah satu alasan utama para pelancong terbang ratusan kilometer ke kota lain atau bahkan ke negara lain.
Tidak hanya ke restoran berbintang lima tetapi juga pedagang kaki lima.
Promosi memainkan peran yang sangat penting untuk menyiarkan pesan dari pemilik bisnis untuk membagikan keunikan dan promosi penjualan mereka.
Ini tidak akan menjadi masalah bagi pemain besar seperti restoran dan hotel, tetapi tidak untuk vendor makanan kecil dan menengah dengan modal terbatas.
Foodie adalah orang-orang yang tertarik pada masakan tertentu atau hanya menikmati menjelajahi petualangan makanan yang telah secara efektif digunakan untuk mempromosikan produk makanan dan minuman.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana foodies melalui Instagram mempromosikan bisnis makanan jalanan di Jakarta dengan meningkatkan hubungan antara merek dan pelanggan.
Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, sedangkan data dikumpulkan dari wawancara mendalam dengan beberapa foodie di Jakarta serta pemilik PKL serta observasi.
Hasilnya menjelaskan bahwa Instagram digunakan untuk menyiarkan konten mereka.
Dalam beberapa kasus, foodies disewa untuk mempromosikan bisnis meskipun kadang-kadang mereka harus membayar makanan dan minuman.
Foodies menggunakan konten mereka terutama untuk berbagi vendor tren baru, atau menu vendor tertentu dan pada saat yang sama meningkatkan kualitas hubungan antara merek dan pelanggan dengan meningkatkan loyalitas merek, kesadaran merek, keterlibatan merek, dan ikatan emosional agar penjual jajanan untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan.
Kata kunci: Foodie, Makanan Jalanan, Instagram.

Related Results

TRANSFORMASI PENJENAMAAN KOTA JAKARTA KOTA KOLABORASI MENJADI SUKSES JAKARTA UNTUK INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS KOTA JAKARTA
TRANSFORMASI PENJENAMAAN KOTA JAKARTA KOTA KOLABORASI MENJADI SUKSES JAKARTA UNTUK INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS KOTA JAKARTA
Ada banyak cara yang digunakan oleh Pemerintah Daerah untuk mempromosikan dan meningkatkan potensi daerah. Salah satunya adalah dengan menggunakan upaya pencitraan melalui penjenam...
KNOWLEDGE AND PRACTICES OF STREET FOOD HANDLERS AMONG BARI IMAM COMMUNITY
KNOWLEDGE AND PRACTICES OF STREET FOOD HANDLERS AMONG BARI IMAM COMMUNITY
Background: Street food includes the foods, snacks, and beverages prepared in the street and public areas. Some street foods are “ready to serve” while others are prepared as per t...
Analisis Livelihood Street Children Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru
Analisis Livelihood Street Children Dalam Penanggulangan Anak Jalanan Di Kota Pekanbaru
Anak jalanan ini menjadi fenomena yang sangat di perhatikan karena hak-hak anak masih belum sepenuhnya terwujud. Anak-anak jalanan yang seharusnya bersekolah, mendapatkan pendidika...
The making of immigrant clients; An ethnographic study of categorisation work in the Norwegian Labour and Welfare Administration (NAV)
The making of immigrant clients; An ethnographic study of categorisation work in the Norwegian Labour and Welfare Administration (NAV)
In this study, I contribute to our understanding of the welfare services provided to immigrants. How street-level bureaucrats make sense of and categorise immigrant clients determi...
Street Art as a vehicle of social innovation: the case study of Porto
Street Art as a vehicle of social innovation: the case study of Porto
Street art is an artistic and urban expression with a growing presence and importance globally, as well as in the city of Porto, Portugal. This doctoral thesis aims to explore this...
SIKLUS TREN FASHION DI MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS TREN BERKAIN DI INSTAGRAM REMAJA NUSANTARA)
SIKLUS TREN FASHION DI MEDIA SOSIAL (STUDI KASUS TREN BERKAIN DI INSTAGRAM REMAJA NUSANTARA)
Abstract Trend Cycle in Social Media (Case Study of Cloth Trend in Instagram of Nusantara Teenagers) The phenomenon of “berkain’ that is present on social media is one of the...
Food hygiene and safety practices of food vendors at a University of Technology in Durban
Food hygiene and safety practices of food vendors at a University of Technology in Durban
Introduction: Food vending is becoming a very important and a useful service. Moreover, socioeconomic factors and lifestyle changes forces customers to buy food from street vendors...

Back to Top