Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Gaya Dalam Variasi Rangka Atap Baja Ringan Joglo Osing Tipe Cerocogan Dengan Variasi Material Penutup Atap Genteng Tanah Liat, Genteng Metal Dan Genteng Beton
View through CrossRef
Konstruksi rangka atap pada umumnya menggunakan bahan material baja ringan, kayu, beton dan baja. Konstruksi rangka atap pada bangunan Joglo Osing model cerocogan (Jenis Atap Pelana) di Banyuwangi kebanyakan menggunakan rangka kayu. Akan tetapi kayu memiliki kelemahan-kelemahan antara lain kualitas kayu yang tidak merata, pelapukan yang disebabkan oleh serangan rayap, memuai ataupun menyusut karena perubahan cuaca, mudah terbakar dan langkanya material kayu saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan gaya dalam pada variasi rangka atap baja ringan joglo osing tipe cerocogan terhadap material penutup atap penutup atap genteng tanah liat, genteng metal dan genteng beton. Batasan masalah pada penelitian ini hanya melakukan permodelan struktur atap pada software analisa struktur dan tidak melakukan eksperimen secara langsung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dimana analisis yang dilakukan akan memaparkan selisih dan hasil perbandingan gaya dalam dari 12 rangka yang telah didesain menggunakan software struktur. Hasil analisa menggunakan software struktur didapatkan nilai gaya dalam terkecil dimiliki oleh variasi rangka kuda-kuda No. 11 dengan nilai gaya dalam rangka dengan penutup atap genteng beton gaya aksial maksimum sebesar 997,55 kg, gaya geser maksimum sebesar 4,47 kg, momen maksimum sebesar 5,82 kg-m. Rangka dengan penutup atap genteng tanah liat, gaya aksial maksimum sebesar 1029,48 kg, gaya geser maksimum sebesar 4,51 kg, momen maksimum sebesar 5,79 kg-m. Rangka dengan penutup atap genteng metal, gaya aksial maksimum sebesar 1057,07 kg, gaya geser maksimum sebesar 4,3 kg, momen maksimum sebesar 5,27 kg.
Title: Perbandingan Gaya Dalam Variasi Rangka Atap Baja Ringan Joglo Osing Tipe Cerocogan Dengan Variasi Material Penutup Atap Genteng Tanah Liat, Genteng Metal Dan Genteng Beton
Description:
Konstruksi rangka atap pada umumnya menggunakan bahan material baja ringan, kayu, beton dan baja.
Konstruksi rangka atap pada bangunan Joglo Osing model cerocogan (Jenis Atap Pelana) di Banyuwangi kebanyakan menggunakan rangka kayu.
Akan tetapi kayu memiliki kelemahan-kelemahan antara lain kualitas kayu yang tidak merata, pelapukan yang disebabkan oleh serangan rayap, memuai ataupun menyusut karena perubahan cuaca, mudah terbakar dan langkanya material kayu saat ini.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan gaya dalam pada variasi rangka atap baja ringan joglo osing tipe cerocogan terhadap material penutup atap penutup atap genteng tanah liat, genteng metal dan genteng beton.
Batasan masalah pada penelitian ini hanya melakukan permodelan struktur atap pada software analisa struktur dan tidak melakukan eksperimen secara langsung.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dimana analisis yang dilakukan akan memaparkan selisih dan hasil perbandingan gaya dalam dari 12 rangka yang telah didesain menggunakan software struktur.
Hasil analisa menggunakan software struktur didapatkan nilai gaya dalam terkecil dimiliki oleh variasi rangka kuda-kuda No.
11 dengan nilai gaya dalam rangka dengan penutup atap genteng beton gaya aksial maksimum sebesar 997,55 kg, gaya geser maksimum sebesar 4,47 kg, momen maksimum sebesar 5,82 kg-m.
Rangka dengan penutup atap genteng tanah liat, gaya aksial maksimum sebesar 1029,48 kg, gaya geser maksimum sebesar 4,51 kg, momen maksimum sebesar 5,79 kg-m.
Rangka dengan penutup atap genteng metal, gaya aksial maksimum sebesar 1057,07 kg, gaya geser maksimum sebesar 4,3 kg, momen maksimum sebesar 5,27 kg.
Related Results
Analisa Perbandingan Biaya Pada Kuda Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu (Gedung Dengan Desain Atap Pelana Dan Luas Atap 554 M2)
Analisa Perbandingan Biaya Pada Kuda Kuda Baja Ringan Dengan Kuda-Kuda Kayu (Gedung Dengan Desain Atap Pelana Dan Luas Atap 554 M2)
Atap adalah salah satu bagian yang penting pada suatu bangunan. Salah satu bagian dari konstruksi atap adalah kuda-kuda. Material kuda-kuda yang paling sering dijumpai di kalangan ...
KOMPARASI BIAYA PENGGUNAAN KAYU DAN BAJA RINGAN UNTUK KONTRUKSI KUDA-KUDA
KOMPARASI BIAYA PENGGUNAAN KAYU DAN BAJA RINGAN UNTUK KONTRUKSI KUDA-KUDA
Perencanaan gedung pada saat ini sangat dipengaruhi oleh banyak faktor namun semua ditujukan untuk mencapai suatu struktur yang kuat dan ekonomis. Termasuk dalam hal perencanaan st...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
OPTIMASI BENTUK RANGKA ATAP STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA CANAI DINGIN
OPTIMASI BENTUK RANGKA ATAP STRUKTUR KUDA-KUDA BAJA CANAI DINGIN
Abstrak: Pertumbuhan atau kenaikan penduduk Indonesia yang sangat pesat mengakibatkan bertambahnya jumlah kebutuhan rumah tinggal yang juga semakin meningkat. Saat ini pembangunan ...
BANTUAN TEKNIS PERENCANAAN ATAP BETON DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA RENOVASI MUSHOLLA DARUL ULUM DI RT.03 RW.06 KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU MALANG
BANTUAN TEKNIS PERENCANAAN ATAP BETON DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA RENOVASI MUSHOLLA DARUL ULUM DI RT.03 RW.06 KELURAHAN MERJOSARI KECAMATAN LOWOKWARU MALANG
Musholla Darul Ulum merupakan salah satu tempat ibadah masyarakat warga RT.03 RW.06 Kelurahan Merjosari Malang. Kondisi atap saat ini banyak yang bocor jika terjadi hujan, disebabk...
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Studi Pemanfaatan Limbah Serat Gergaji Kayu dan Limbah Kertas Sebagai Campuran Beton Ringan
Limbah sering digunakan sebagai bahan untuk berbagai keperluan, termasuk dalam rekayasa bahan bangunan. Salah satu jenis limbah yang masih jarang diteliti sebagai campuran dalam pe...
Pemanfaatan Bahan PET Terhadap Daya Serap Air Pada Beton Pracetak Tipe U-Ditch
Pemanfaatan Bahan PET Terhadap Daya Serap Air Pada Beton Pracetak Tipe U-Ditch
Sampah merupakan salah satu pencemaran yang sangat umum ditemui pada saat ini. Hal ini disebabkan konsumsi plastik yang setiap tahunnya terus meningkat, salah satu jenis sampah pla...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...

