Javascript must be enabled to continue!
PERAN JURNALISME WARGA DALAM MENANGKAL HOAKS DI ERA DIGITAL
View through CrossRef
Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan arus informasi secara masif, tetapi juga membawa tantangan berupa penyebaran hoaks. Jurnalisme warga, sebagai bentuk partisipasi publik dalam produksi dan distribusi berita, memiliki peran penting dalam menangkal hoaks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi jurnalisme warga dalam membendung penyebaran informasi palsu di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan jurnalis warga, analisis konten berita yang diproduksi oleh warga, serta studi literatur terkait jurnalisme warga dan hoaks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalisme warga berperan dalam menangkal hoaks melalui tiga mekanisme utama, yaitu verifikasi informasi sebelum disebarluaskan, penyebaran berita berbasis fakta melalui media sosial, dan edukasi kepada masyarakat tentang literasi digital. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya standar jurnalistik, keterbatasan akses terhadap sumber informasi terpercaya, serta risiko penyalahgunaan platform digital untuk kepentingan tertentu. Kesimpulan dari penelitian ini adalah jurnalisme warga memiliki potensi besar dalam menangkal hoaks, terutama dengan dukungan literasi digital yang baik dan kolaborasi dengan media arus utama serta platform media sosial. Oleh karena itu, penguatan kapasitas jurnalis warga dan penyebaran kesadaran akan pentingnya verifikasi informasi menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.
Yayasan Grace Berkat Anugerah
Title: PERAN JURNALISME WARGA DALAM MENANGKAL HOAKS DI ERA DIGITAL
Description:
Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan arus informasi secara masif, tetapi juga membawa tantangan berupa penyebaran hoaks.
Jurnalisme warga, sebagai bentuk partisipasi publik dalam produksi dan distribusi berita, memiliki peran penting dalam menangkal hoaks.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi jurnalisme warga dalam membendung penyebaran informasi palsu di era digital.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Data diperoleh melalui wawancara dengan jurnalis warga, analisis konten berita yang diproduksi oleh warga, serta studi literatur terkait jurnalisme warga dan hoaks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalisme warga berperan dalam menangkal hoaks melalui tiga mekanisme utama, yaitu verifikasi informasi sebelum disebarluaskan, penyebaran berita berbasis fakta melalui media sosial, dan edukasi kepada masyarakat tentang literasi digital.
Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya standar jurnalistik, keterbatasan akses terhadap sumber informasi terpercaya, serta risiko penyalahgunaan platform digital untuk kepentingan tertentu.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah jurnalisme warga memiliki potensi besar dalam menangkal hoaks, terutama dengan dukungan literasi digital yang baik dan kolaborasi dengan media arus utama serta platform media sosial.
Oleh karena itu, penguatan kapasitas jurnalis warga dan penyebaran kesadaran akan pentingnya verifikasi informasi menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan informasi di era digital.
Related Results
Hoaks Kategori Satire Sebagai Cyberbullying dalam Hoaks Isu Politik
Hoaks Kategori Satire Sebagai Cyberbullying dalam Hoaks Isu Politik
Cyberbullying atau perundungan di dunia digital merupakan kekerasan atau penindasan melalui perangkat yang terhubung ke media cyber. Cyberbullying dapat berupa tindakan menyebarkan...
Media Tracking Jabar Saber Hoaks sebagai Upaya Mengendalikan Hoaks
Media Tracking Jabar Saber Hoaks sebagai Upaya Mengendalikan Hoaks
Abstract. The rapid development of technology and the rapid growth of internet users, especially social media in Indonesia, has made hoax information more easily spread. The spread...
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dalam Aktivitas Jurnalisme Warga Dan Implikasinya Terhadap Media Konvensional
Pemanfaatan Media Sosial Instagram Dalam Aktivitas Jurnalisme Warga Dan Implikasinya Terhadap Media Konvensional
Di era digital ini, perkembangan media baru telah melahirkan suatu bentuk jurnalisme baru yaitu jurnalisme warga, dimana pelaporan berita tidak dilakukan oleh jurnalis profesional,...
CITIZEN JOURNALISM SEBAGAI AKTIVITAS BARU WARGA DI KABUPATEN BREBES
CITIZEN JOURNALISM SEBAGAI AKTIVITAS BARU WARGA DI KABUPATEN BREBES
Jurnalisme warga (citizen jurnalism) mulai berkembang di Indonesia pada tahun 2004. Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mengetahui bagaimana perkembangan jurnalisme warga di Kabupaten...
Jurnalisme Warga: Liyan, Timpang dan Diskriminatif
Jurnalisme Warga: Liyan, Timpang dan Diskriminatif
Keterlibatan warga dalam menyampaikan informasi yang luput dilakukan oleh jurnalis profesional masih bisa kita lihat hingga kini. Terutama pada peristiwa-peristiwa bencana alam se...
Literasi Digital dalam Menghadapi Hoaks Menjelang Pemilu kepada Generasi Millenial
Literasi Digital dalam Menghadapi Hoaks Menjelang Pemilu kepada Generasi Millenial
Literasi d igital adalah pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya. Literasi digital dip...
Dinas Pelayanan Jabar Saber Hoaks Menuju Pergantian Pemimpin di Tahun 2024
Dinas Pelayanan Jabar Saber Hoaks Menuju Pergantian Pemimpin di Tahun 2024
Abstract. The existence of the West Java Saber Hoaks Service Division in the face of the change of leadership scheduled for 2024 is still a question. This division is under the aus...
KAJIAN MAJAS PADA ARTIKEL JURNALISME WARGA SERAMBI INDONESIA
KAJIAN MAJAS PADA ARTIKEL JURNALISME WARGA SERAMBI INDONESIA
This research is about the majas reviewing of the citizens Journalism Articles’ in Serambi Indonesia. The problem of this study is to potray the ideas of the majas citizens Article...

