Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Beban Kerja dan Kinerja Perawat Unit Gawat Darurat
View through CrossRef
Latar Belakang: Perawat UGD umumnya memiliki beban kerja berlebih baik secara fisik mapun tingkat usaha dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien. Hal ini dikaitkan dengan tugas perawat di UGD mulai dari observasi pasien yang memiliki tingkat kegawatdaruratan yang berbeda dan banyaknya jumlah pasien yang datang ke UGD. Beban kerja yang berlebih dapat berdampak pada kinerja perawat UGD dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan beban kerja dengan kinerja perawat unit gawat darurat. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analitik korelasional untuk mencari hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat di UGD. Sebanyak 30 responden terlibat dalam penelitian ini dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi Sampel dipilih sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Hasil penelitian menjelaskan bahwa distribusi beban kerja perawat UGD pada kategori berat yaitu 63,3%, sangat berat yaitu 20% dan beban kerja sedang yaitu 16,7%. Sedangkan pada distrubusi penilaian kinerja perawat diperoleh kategori 50% memiliki kinerja baik, dan 50% perawat memiliki kinerja kurang. Analisis lebih lanjut dengan uji spearman rank menunjukkan tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat UGD dengan nilai p=0,380 (>0,05). Kesimpulan: Kebijakan pemberian Promosi jabatan bagi perawat yang memiliki kinerja baik, sedangkan bagi perawat dengan kinerja kurang dilakuakan bimbingan teknis khusus pada perawat ruang UGD.
STIKes Yarsi Pontianak
Title: Hubungan Beban Kerja dan Kinerja Perawat Unit Gawat Darurat
Description:
Latar Belakang: Perawat UGD umumnya memiliki beban kerja berlebih baik secara fisik mapun tingkat usaha dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien.
Hal ini dikaitkan dengan tugas perawat di UGD mulai dari observasi pasien yang memiliki tingkat kegawatdaruratan yang berbeda dan banyaknya jumlah pasien yang datang ke UGD.
Beban kerja yang berlebih dapat berdampak pada kinerja perawat UGD dalam memberikan asuhan keperawatan.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan beban kerja dengan kinerja perawat unit gawat darurat.
Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analitik korelasional untuk mencari hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat di UGD.
Sebanyak 30 responden terlibat dalam penelitian ini dipilih sesuai kriteria inklusi dan eksklusi Sampel dipilih sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, pengambilan sampel menggunakan total sampling.
Hasil: Hasil penelitian menjelaskan bahwa distribusi beban kerja perawat UGD pada kategori berat yaitu 63,3%, sangat berat yaitu 20% dan beban kerja sedang yaitu 16,7%.
Sedangkan pada distrubusi penilaian kinerja perawat diperoleh kategori 50% memiliki kinerja baik, dan 50% perawat memiliki kinerja kurang.
Analisis lebih lanjut dengan uji spearman rank menunjukkan tidak ada hubungan antara beban kerja dengan kinerja perawat UGD dengan nilai p=0,380 (>0,05).
Kesimpulan: Kebijakan pemberian Promosi jabatan bagi perawat yang memiliki kinerja baik, sedangkan bagi perawat dengan kinerja kurang dilakuakan bimbingan teknis khusus pada perawat ruang UGD.
.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Hubungan Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Perawat Di Rsud Dr. Adnaan Wd Payakumbuh
Profesi sebagai perawat memberikan kontribusi sangat besar terhadap kejadian stres kerja. Hasil survey yang dilakukan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (2006) bahwa 50,9% p...
Gambaran Pengetahuan Perawat Terhadap Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Puskesmas Pekanbaru
Gambaran Pengetahuan Perawat Terhadap Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) di Puskesmas Pekanbaru
Sistem penanggulangan gawat darurat terpadu (SPGDT) merupakan sebuah sistem untuk menanggulangi pasien dalam keadaaan kondisi gawat darurat yang terdiri dari beberapa unsur seperti...
Studi Literatur “Menjawab Tantangan Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis”
Studi Literatur “Menjawab Tantangan Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis”
Pendahuluan: Keperawatan gawat darurat di rumah sakit merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk memberikan perawatan segera kepada pa...
Hubungan Beban Kerja Dengan Stres Perawat Di Ruangan Baji Dakka Dan Baji Kamase
Hubungan Beban Kerja Dengan Stres Perawat Di Ruangan Baji Dakka Dan Baji Kamase
Beban kerja merupakan beban aktifitas fisik, mental, sosial yang diterima oleh individu yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu, sesuai dengan kemampuan fisik maupun keterbata...
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia, terutama di sektor pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sam Ratulangi (RSG...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL KOTA MAKASSAR TAHUN 2018
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL KOTA MAKASSAR TAHUN 2018
Kualitas kerja sangat dipengaruhi oleh motivasi kerja yang dimiliki oleh setiap individu tenaga. Walaupun fasilitas memadai, organisasi dan manajemen baik, prosedur kerja baik, tan...
Pengaruh Beban Kerja Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Perawat di Ruangan Operasi Dan Ruangan Dahlia RSUD dr.T.C. Hillers Maumere
Pengaruh Beban Kerja Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Perawat di Ruangan Operasi Dan Ruangan Dahlia RSUD dr.T.C. Hillers Maumere
Latar belakang penelitian ini adalah belum maksimalnya kinerja perawat di ruangan operasi RSUD dr. T.C. Hillers Maumere. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran kin...


