Javascript must be enabled to continue!
MAKNA, FUNGSI MANTRA DAN TATA CARA TINGKEPAN DI DESA JENGGOLO KECAMATAN KEPANJEN
View through CrossRef
Abstrak
Penelitian ini berjudul Makna, Fungsi Mantra dan Tata Cara Tingkepan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui makna, fungsi mantra dan tata cara atau aturan yang digunakan pada acara tingkepan/ tujuh bulanan pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dan instrument penelitianwawancara mendalam. Data penelitian berupa tata cara /syarat dan urutan pelaksanaan acara tingkepan, serta terdapat dua mantra yang diperoleh dari hasil wawancara terhadap informan tunggal. Mantra-mantra yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa tata cara atau aturan yang ada dalam acara tingkepan ini memiliki fungsi sosial yang adiluhung sebagai pelaku, keyakinan dan sikap/kebiasaan masyarakat dalam tradisi tingkeban di Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen. Terdapat pula kemistikan yang ada pada mantra, namun ada sisi religiusnya. Mistik merupakan bentuk religi yang berdasarkan kepercayaan terhadap satu Tuhan. Fungsi yang terkandung di dalam mantra, terdapat kasih sayang orang tua kepada anak, berbagi antar sesama manusia, kekeluargaan, keselamatan hidup dan rasa syukur kepada Tuhan sang pencipta. Tata cara atau urutan pelaksanaan juga menunjukkan sikap sopan santun, juga sebagai praktik kebatinan ( Kejawen). Ajaran kejawen biasanya tidak terpaku pada aturan ketat, namun menekan pada konsep keseimbangan dalam kehidupan hubungan sosial. Terdapat pula symbol- symbol tertentu yang di gunakan pada penggunaan bunga- bungaan/ sesaji. Dalam pembacaan mantra banyak hal yang harus diperhatikan, yaitu kebersihan diri, kesucian diri, kebersihan lingkungan. Pembaca mantra juga harus melakukan ritual puasa dan melekan, agar mantra yang dibacakan dapat memberikan manfaat bagi penerima.
Kata kunci: Makna, Fungsi, Tata Cara, Mantra
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Title: MAKNA, FUNGSI MANTRA DAN TATA CARA TINGKEPAN DI DESA JENGGOLO KECAMATAN KEPANJEN
Description:
Abstrak
Penelitian ini berjudul Makna, Fungsi Mantra dan Tata Cara Tingkepan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui makna, fungsi mantra dan tata cara atau aturan yang digunakan pada acara tingkepan/ tujuh bulanan pada ibu hamil.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dan instrument penelitianwawancara mendalam.
Data penelitian berupa tata cara /syarat dan urutan pelaksanaan acara tingkepan, serta terdapat dua mantra yang diperoleh dari hasil wawancara terhadap informan tunggal.
Mantra-mantra yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa tata cara atau aturan yang ada dalam acara tingkepan ini memiliki fungsi sosial yang adiluhung sebagai pelaku, keyakinan dan sikap/kebiasaan masyarakat dalam tradisi tingkeban di Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen.
Terdapat pula kemistikan yang ada pada mantra, namun ada sisi religiusnya.
Mistik merupakan bentuk religi yang berdasarkan kepercayaan terhadap satu Tuhan.
Fungsi yang terkandung di dalam mantra, terdapat kasih sayang orang tua kepada anak, berbagi antar sesama manusia, kekeluargaan, keselamatan hidup dan rasa syukur kepada Tuhan sang pencipta.
Tata cara atau urutan pelaksanaan juga menunjukkan sikap sopan santun, juga sebagai praktik kebatinan ( Kejawen).
Ajaran kejawen biasanya tidak terpaku pada aturan ketat, namun menekan pada konsep keseimbangan dalam kehidupan hubungan sosial.
Terdapat pula symbol- symbol tertentu yang di gunakan pada penggunaan bunga- bungaan/ sesaji.
Dalam pembacaan mantra banyak hal yang harus diperhatikan, yaitu kebersihan diri, kesucian diri, kebersihan lingkungan.
Pembaca mantra juga harus melakukan ritual puasa dan melekan, agar mantra yang dibacakan dapat memberikan manfaat bagi penerima.
Kata kunci: Makna, Fungsi, Tata Cara, Mantra
.
Related Results
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN TATA RIAS PENGANTIN PUTRI JENGGOLO PADA MASYARAKAT SIDOARJO
Tata rias pengantin Putri Jenggolo merupakan tata rias pengantin tradisional khas Sidoarjo. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa perias di Sidoarjo didapatkan hasil bahwa mi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EVALUASI PEMANFAATAN RUANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN MENGANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG
EVALUASI PEMANFAATAN RUANG BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DENGAN MENGANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP RENCANA TATA RUANG
Kecamatan Kepanjen sebagai pilot project dalam penelitian ini dimana Kepanjen merupakan kecamatan yang terletak di Kabupaten Malang. Kecamatan Kepanjen merupakan ibukota Kabupaten ...
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Kajian Semiotika Mantra Banjar
Penelitian ini berkenaan [u1] dengan kajian bentuk fisik, jenis, dan fungsi mantra Banjar. Rumusan masalah penelitian ini ada 4, yakni: (1) bagaimanakah bentuk fisik mantra Banjar?...
STRUKTUR DAN FUNGSI MANTRA HIDU-MAHIDU TATAMBA ANAK PADA MASYARAKAT DAYAK BAKUMPAI
STRUKTUR DAN FUNGSI MANTRA HIDU-MAHIDU TATAMBA ANAK PADA MASYARAKAT DAYAK BAKUMPAI
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur dan fungsi mantra hidu-mahidu tatamba anak pada masyarakat Dayak Bakumpai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskr...
Struktur dan fungsi Mantra Pengobatan Di Kenagarian, Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman.
Struktur dan fungsi Mantra Pengobatan Di Kenagarian, Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan fungsi mantra pengobatan di Kenagarian Simpang Tonang Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman. Metode yang digunakan dalam ...
TATA KELOLA ADMINISTRASI DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA RANTAU ASEM KECAMATAN KATINGAN KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
TATA KELOLA ADMINISTRASI DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA RANTAU ASEM KECAMATAN KATINGAN KABUPATEN KATINGAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Sistem pemerintahan di Indonesia diselenggarakan secara bertingkat mulai dari pemerintahan pusat, provinsi, kabupaten/kota dan pemerintahan desa. Pada level pemerintahan desalah se...
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
KOMUNIKASI TRANSENDENTAL NYENUK DALAM UPACARA NGENTEG LINGGIH DI PURA DESA, DESA PELAGA, KECAMATAN PETANG, KABUPATEN BADUNG
ABSTRAK
Komunikasi transendental nyenuk merupakan rangkaian dari upacara ngenteg linggih yang dilaksanakan oleh masyarakat setelah pemabngunan atau mepugaran pura...

