Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KOMPOSISI MUSIK MAQAM DUO

View through CrossRef
Penciptaan komposisi musik maqam duo ini dilatarbelakangi oleh pekembangan musik Islam dan musik Melayu yang  kecendrungannya mengarah pada syair-syair yang bersifat duniawi. Ketertarikan penggarap mengolah komposisi musik baru, karena penggarap ingin mengembangkan musik Islam ini tidak dalam bentuk syair tetapi dalam bentuk ritem dan melodi lagu. Rumusan Penciptaan dalam penggarapan komposisi “Maqam Duo” ini adalah: 1) Bagaimana bentuk komposisi musik Maqam Duo setelah digarap berangkat dari skala Maqam Saba diolah dengan sestem pengembangan motif, 2) Mampukah penggarap mempertahankan nuansa musik Melayu Islami yang digarap dengan perkembangan musik popoler saat ini. Adapun tujuan dan konstribusi penciptaan karya ini adalah: 1) Mewujudkan karya komposisi musik baru yang bernuansa musik melayu Islami. 2) Memanfaatkan kekayaan musikal Melayu Islami dalam memasuki wacana kreativitas yang kreatif dan inovatif. 3) Merangsang penggarap untuk berkreativitas dalam karya musik. 4) Membangkitkan motivasi sekaligus memberikan suport mahasiswa sebagai generasi muda dalam menggarap komposisi musik. Metode penciptaan  menggunakan pendekatan metode yang ditawarkan oleh Konsersium Seni yaitu: persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi dan penyelesaian dalam bentuk tahap-tahap kerja. Komposisi musik Maqam Duo ini digarap dalam bentuk musik dua bagaian, dengan format ensambel perkusi  dikaloborasikan dengn intrumen tradisi antara lain, gendang melayu, indang, gambus dan biola sebagai pengisi melodi-melodi dalam pengembangan  skala nada maqam duo. Bagian pertama terdiri dari 53 birama yang dimainkan secara berulang pada bagaian patron yang dibuat berdasarkan pengembangan skala nada  maqam saba dengan nada : D-Es-F-Ges-A-Bes-C-Des ( Re-Ri-Fa-Fi-La-Li-Do-Di ), patron melodi inilah yang digarap dengan pola motif yang dimainkan instrumen marimba dan fibraphone yang dimainkan secara berulang-ulang  berdurasi  7 menit yang dimainkan pada tanda sukat 4/4 dengan tempo largo dalam nada dasar C mayor. Bagian kedua terdiri dari 123 birama, dengan durasi 09.50 menit, bagian ini dimainkan dengan tanda sukat Alegro tempo 100 digarap masi dalam skala nada maqam saba. Pada Bagian kedua ini penggarapan bernuansa melayu, pengembangan melodi yang digarap dari maqam saba ini dikembangkan dengan menggunakan tehnik pengembangan motif seperti, pengembangan motif repetisi, imitasi, augmentasi, diminusi dan sekwen.Kata kunci: makam, duo, musik, arab, melayu
Title: KOMPOSISI MUSIK MAQAM DUO
Description:
Penciptaan komposisi musik maqam duo ini dilatarbelakangi oleh pekembangan musik Islam dan musik Melayu yang  kecendrungannya mengarah pada syair-syair yang bersifat duniawi.
Ketertarikan penggarap mengolah komposisi musik baru, karena penggarap ingin mengembangkan musik Islam ini tidak dalam bentuk syair tetapi dalam bentuk ritem dan melodi lagu.
Rumusan Penciptaan dalam penggarapan komposisi “Maqam Duo” ini adalah: 1) Bagaimana bentuk komposisi musik Maqam Duo setelah digarap berangkat dari skala Maqam Saba diolah dengan sestem pengembangan motif, 2) Mampukah penggarap mempertahankan nuansa musik Melayu Islami yang digarap dengan perkembangan musik popoler saat ini.
Adapun tujuan dan konstribusi penciptaan karya ini adalah: 1) Mewujudkan karya komposisi musik baru yang bernuansa musik melayu Islami.
2) Memanfaatkan kekayaan musikal Melayu Islami dalam memasuki wacana kreativitas yang kreatif dan inovatif.
3) Merangsang penggarap untuk berkreativitas dalam karya musik.
4) Membangkitkan motivasi sekaligus memberikan suport mahasiswa sebagai generasi muda dalam menggarap komposisi musik.
Metode penciptaan  menggunakan pendekatan metode yang ditawarkan oleh Konsersium Seni yaitu: persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi dan penyelesaian dalam bentuk tahap-tahap kerja.
Komposisi musik Maqam Duo ini digarap dalam bentuk musik dua bagaian, dengan format ensambel perkusi  dikaloborasikan dengn intrumen tradisi antara lain, gendang melayu, indang, gambus dan biola sebagai pengisi melodi-melodi dalam pengembangan  skala nada maqam duo.
Bagian pertama terdiri dari 53 birama yang dimainkan secara berulang pada bagaian patron yang dibuat berdasarkan pengembangan skala nada  maqam saba dengan nada : D-Es-F-Ges-A-Bes-C-Des ( Re-Ri-Fa-Fi-La-Li-Do-Di ), patron melodi inilah yang digarap dengan pola motif yang dimainkan instrumen marimba dan fibraphone yang dimainkan secara berulang-ulang  berdurasi  7 menit yang dimainkan pada tanda sukat 4/4 dengan tempo largo dalam nada dasar C mayor.
Bagian kedua terdiri dari 123 birama, dengan durasi 09.
50 menit, bagian ini dimainkan dengan tanda sukat Alegro tempo 100 digarap masi dalam skala nada maqam saba.
Pada Bagian kedua ini penggarapan bernuansa melayu, pengembangan melodi yang digarap dari maqam saba ini dikembangkan dengan menggunakan tehnik pengembangan motif seperti, pengembangan motif repetisi, imitasi, augmentasi, diminusi dan sekwen.
Kata kunci: makam, duo, musik, arab, melayu.

Related Results

Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
Reposisi Musik Tradisional di Zaman Teknologi
Reposisi Musik Tradisional di Zaman Teknologi
Reposisi musik sesungguhnya telah terjadi sejal Genre musik, Fashion dan Lifestyle Western menjadi kiblat baru. Artinya:reposisi adalah penempatan kembali ke posisi semula atau pen...
Reposisi Musik Tradisional di Zaman Teknologi
Reposisi Musik Tradisional di Zaman Teknologi
Reposisi musik sesungguhnya telah terjadi sejal Genre musik, Fashion dan Lifestyle Western menjadi kiblat baru. Artinya:reposisi adalah penempatan kembali ke posisi semula atau pen...
Kajian Musikologis Terhadap Komposisi Musik Angklung Toel dan Maqam Hijaz
Kajian Musikologis Terhadap Komposisi Musik Angklung Toel dan Maqam Hijaz
Studi ini bertujuan untuk menunjukan komposisi musik yang menggunakan konsep musik islam dengan kaya fungky.  Maqam hijaz merupakah salah satu dari tujuh irama seni membaca Al-Qur’...
Musik – Die schönste Nebensache
Musik – Die schönste Nebensache
Jugend und Musik ist ein Thema, dem sich die Medienpädagogik immer wieder von Neuem zuwenden muss. Die zentrale Position, die Musik im Fühlen, aber auch im Denken und Handeln der M...
Analisis Musik Upacara Adat Bokas Di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan
Analisis Musik Upacara Adat Bokas Di Desa Kalahien Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan
Musik merupakan bagian penting sebuah upacara dalam adat istiadat. Musik bagi msayarakat Dayak tidak hanya mempunyai peranan dalam kehidupan, tetapi mengandung nilai-nilai religius...
Music Theraphy
Music Theraphy
Berbagai permasalahan dalam pelaksanaan layanan konseling dialami konselor sekolah. Konselor belum mampu menerapkan konseling yang memiliki dampak yang signifikan bagi perubahan ti...
Kajian Kesufian Muhammad Idrus Qaimuudin dalam Teks Kabanti Jaohara
Kajian Kesufian Muhammad Idrus Qaimuudin dalam Teks Kabanti Jaohara
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maqam kesufian Muhammad Idrus Qaimuddin dalam teks Kabanti Jaohara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kual...

Back to Top