Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

BONEK sebagai Kearifan Lokal Menuju Tata Ruang yang Inklusif

View through CrossRef
Makalah ini mencoba menerapkan kearifan lokal sebagai yang tidak selalu terkait masa lalu maupun tatanan masyarakat adat. Kearifan lokal seharusnya bisa terdapat pada masa kini dan menjadi identitas suatu komunitas modern (perkotaan). Kearifan lokal diperlukan bukan hanya agar masyarakat tersebut bertahan terhadap gempuran budaya luar, namun juga diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan, termasuk masalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Bonek - singkatan dari kata bondho nekat, arti sebenarnya : hanya berbekal kenekatan (berani). Namun nekat yang diartikan positif, yaitu sebagai suatu keyakinan dalam melakukan tindakan, sepanjang memperjuangkan kebenaran, pasti mewujud. Oleh karena itu bonek perlu diasosiasikan dengan karakter pantang menyerah dan terlebih bila dikaitkan dengan sejarah kepahlawanan Surabaya, bonek adalah nilai egaliter, solider, pekerja keras, namun jenaka. Sehingga bonek diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan karakter ABK beserta orang tuanya maupun berbagai pihak yang terkait. Karena - walaupun, sudah banyak upaya pemerintah terhadap ABK, namun mengingat permasalahan yang begitu kompleks, sehingga perlu partisipasi aktif warga, termasuk juga kolaborasi antara warga dengan berbagai pihak terkait. Dinamika mengangkat karakter bonek dalam solusi ABK guna kontribusinya terhadap pembangunan tata kota yang inklusif - dibahas dan termasuk juga saran-saran aksesibilitasnya.  This paper tries to apply local wisdom as not always related to the past or the order of indigenous peoples. Local wisdom should be able to exist today and become the identity of a modern (urban) community. Local wisdom is needed not only so that the community can survive the onslaught of foreign cultures, but also is expected to be able to solve various problems, including the problem of Children with Special Needs (ABK). Bonek - abbreviation of the word bondho reckless, the real meaning: only armed with determination (brave). But reckless is interpreted positively, namely as a belief in taking action, as long as fighting for the truth, must come into being. Therefore, bonek needs to be associated with unyielding character and especially when it is related to the history of the heroism of Surabaya, bonek is an egalitarian, solider, hardworking, but witty value. So bonek is expected to be able to contribute to the development of the ABK's character and its parents and various related parties. Because - although there has been a lot of government effort towards ABK, but given the problems that are so complex, it requires the active participation of citizens, including collaboration between citizens and various related parties. The dynamics of raising the bonek character of the ABK solution for its contribution to inclusive urban planning development - are discussed and include suggestions for accessibility.
Title: BONEK sebagai Kearifan Lokal Menuju Tata Ruang yang Inklusif
Description:
Makalah ini mencoba menerapkan kearifan lokal sebagai yang tidak selalu terkait masa lalu maupun tatanan masyarakat adat.
Kearifan lokal seharusnya bisa terdapat pada masa kini dan menjadi identitas suatu komunitas modern (perkotaan).
Kearifan lokal diperlukan bukan hanya agar masyarakat tersebut bertahan terhadap gempuran budaya luar, namun juga diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan, termasuk masalah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
Bonek - singkatan dari kata bondho nekat, arti sebenarnya : hanya berbekal kenekatan (berani).
Namun nekat yang diartikan positif, yaitu sebagai suatu keyakinan dalam melakukan tindakan, sepanjang memperjuangkan kebenaran, pasti mewujud.
Oleh karena itu bonek perlu diasosiasikan dengan karakter pantang menyerah dan terlebih bila dikaitkan dengan sejarah kepahlawanan Surabaya, bonek adalah nilai egaliter, solider, pekerja keras, namun jenaka.
Sehingga bonek diharapkan dapat berkontribusi terhadap pembangunan karakter ABK beserta orang tuanya maupun berbagai pihak yang terkait.
Karena - walaupun, sudah banyak upaya pemerintah terhadap ABK, namun mengingat permasalahan yang begitu kompleks, sehingga perlu partisipasi aktif warga, termasuk juga kolaborasi antara warga dengan berbagai pihak terkait.
Dinamika mengangkat karakter bonek dalam solusi ABK guna kontribusinya terhadap pembangunan tata kota yang inklusif - dibahas dan termasuk juga saran-saran aksesibilitasnya.
  This paper tries to apply local wisdom as not always related to the past or the order of indigenous peoples.
Local wisdom should be able to exist today and become the identity of a modern (urban) community.
Local wisdom is needed not only so that the community can survive the onslaught of foreign cultures, but also is expected to be able to solve various problems, including the problem of Children with Special Needs (ABK).
Bonek - abbreviation of the word bondho reckless, the real meaning: only armed with determination (brave).
But reckless is interpreted positively, namely as a belief in taking action, as long as fighting for the truth, must come into being.
Therefore, bonek needs to be associated with unyielding character and especially when it is related to the history of the heroism of Surabaya, bonek is an egalitarian, solider, hardworking, but witty value.
So bonek is expected to be able to contribute to the development of the ABK's character and its parents and various related parties.
Because - although there has been a lot of government effort towards ABK, but given the problems that are so complex, it requires the active participation of citizens, including collaboration between citizens and various related parties.
The dynamics of raising the bonek character of the ABK solution for its contribution to inclusive urban planning development - are discussed and include suggestions for accessibility.

Related Results

Strategi Komunitas Bonek G-Evolution Surabaya Dalam Menumbuhkan Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Anggotanya
Strategi Komunitas Bonek G-Evolution Surabaya Dalam Menumbuhkan Kesadaran Hukum Berlalu Lintas Anggotanya
Abstrak Olahraga sepak bola tidak hanya berbicara mengenai teknik bermain di lapangan, namun terdapat para suporter yang setia mendukungnya. Tujuan penelitian ini untuk mende...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal sebagai Identitas Nasional di Era Disrupsi
Penelitian ini memiliki fokus untuk mengetahui keterkaitan antara kearifan lokal dengan identitas nasional, tantangan kearifan lokal di era disrupsi, dan strategi menjaga eksistens...
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal Sasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Era Disrupsi
Strategi Menjaga Eksistensi Kearifan Lokal Sasi dalam Pengelolaan Sumber Daya Laut di Era Disrupsi
Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia dan memiliki berbagai macam kearifan lokal yang didalamnya terkandung berbagai makna. Kearifan loka...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...

Back to Top