Javascript must be enabled to continue!
Analisis Warna Kayu Berbasis Komputer, pH, Dan Sifat Fisika Kayu Meranti Merah, Meranti Putih Dan Keruing Dari Toko Kayu Di Samarinda
View through CrossRef
ABSTRAK
Kayu sebagai bahan baku konstruksi banyak diperjual belikan di toko kayu, diantaranya adalah jenis meranti merah, meranti putih dan keruing. Setiap kayu memiliki sifat yang berbeda, misalnya sifat warna, pH, berat jenis, kadar air dan penyusutan kayu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat warna, pH, berat jenis, kadar air kering udara dan penyusutan kayu dari jenis meranti merah, meranti putih dan keruing yang dijual di toko kayu di Samarinda. Pengujian berat jenis, kadar air, penyusutan kayu mengacu pada British Standards BS 373: 1957, pengujian warna kayu dengan menilai L*, a*, b* dan pH diukur menggunaan pH meter. Hasil peneliian menunjukkan bahwa kayu meranti merah berwarna merah kecoklatan, L* 52,9, a* 23,1, b* 24,3, pH 5,33, kadar air 13,42%, berat jenis 0,61, penyusutan arah longiudinal 0,09%, radial 2,7% dan tangensial 4,86%. Kayu meranti putih berwarna putih kekuningan, L* 71,9, a* 11,5, b* 23,3, pH 5,96, kadar air 13,30%, berat jenis 0,44, penyusutan arah longiudinal 0,24%, radial 4,92% dan tangensial 5,52%. Kayu keruing berwarna kecoklatan, L* 51,2, a* 13,6, b* 8,8, pH 5,97, kadar air 13,31, berat jenis 0,6, penyusutan arah longiudinal 0,17%, radial 3,0% dan tangensial 5,49%.
Kata kunci: meranti, keruing, toko kayu, sifat kayu
ABSTRACT
Wood as a material for construction is widely traded in wood shops, including red meranti, white meranti, and keruing. Each wood has different properties, such as color, pH, specific gravity, water content, and shrinkage. This study aimed to determine the color, pH, specific gravity, air-dry moisture content, and wood shrinkage of red meranti, white meranti, and keruing sold in wood shops in Samarinda. Testing for specific gravity, moisture content, and wood shrinkage refers to British Standards BS 373:1957. Testing wood color is done by assessing L*, a*, and b*, and pH is measured using a pH meter. The red-brown meranti wood had the following properties: L* 52.9, a* 23.1, b* 24.3, pH 5.33, moisture content 13.42%, specific gravity 0.61, longitudinal shrinkage 0.09%, radial shrinkage 2.7%, and tangential shrinkage 4.86%. White meranti wood is yellowish white, L* 71.9, a* 11.5, b* 23.3, pH 5.96, moisture content 13.30%, specific gravity 0.44, shrinkage in the longitudinal direction of 0.24%, 4.92% radial, and 5.52% tangential. Keruing wood is brownish in color and has the following properties: L* 51.2, a* 13.6, b* 8.8, pH 5.97, moisture content 13.31%, specific gravity 0.6, longitudinal shrinkage 0.17%, radial shrinkage 3.0%, and tangential shrinkage 5.49%.
Keywords: meranti, keruing, wood shops, wood properties
Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Title: Analisis Warna Kayu Berbasis Komputer, pH, Dan Sifat Fisika Kayu Meranti Merah, Meranti Putih Dan Keruing Dari Toko Kayu Di Samarinda
Description:
ABSTRAK
Kayu sebagai bahan baku konstruksi banyak diperjual belikan di toko kayu, diantaranya adalah jenis meranti merah, meranti putih dan keruing.
Setiap kayu memiliki sifat yang berbeda, misalnya sifat warna, pH, berat jenis, kadar air dan penyusutan kayu.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat warna, pH, berat jenis, kadar air kering udara dan penyusutan kayu dari jenis meranti merah, meranti putih dan keruing yang dijual di toko kayu di Samarinda.
Pengujian berat jenis, kadar air, penyusutan kayu mengacu pada British Standards BS 373: 1957, pengujian warna kayu dengan menilai L*, a*, b* dan pH diukur menggunaan pH meter.
Hasil peneliian menunjukkan bahwa kayu meranti merah berwarna merah kecoklatan, L* 52,9, a* 23,1, b* 24,3, pH 5,33, kadar air 13,42%, berat jenis 0,61, penyusutan arah longiudinal 0,09%, radial 2,7% dan tangensial 4,86%.
Kayu meranti putih berwarna putih kekuningan, L* 71,9, a* 11,5, b* 23,3, pH 5,96, kadar air 13,30%, berat jenis 0,44, penyusutan arah longiudinal 0,24%, radial 4,92% dan tangensial 5,52%.
Kayu keruing berwarna kecoklatan, L* 51,2, a* 13,6, b* 8,8, pH 5,97, kadar air 13,31, berat jenis 0,6, penyusutan arah longiudinal 0,17%, radial 3,0% dan tangensial 5,49%.
Kata kunci: meranti, keruing, toko kayu, sifat kayu
ABSTRACT
Wood as a material for construction is widely traded in wood shops, including red meranti, white meranti, and keruing.
Each wood has different properties, such as color, pH, specific gravity, water content, and shrinkage.
This study aimed to determine the color, pH, specific gravity, air-dry moisture content, and wood shrinkage of red meranti, white meranti, and keruing sold in wood shops in Samarinda.
Testing for specific gravity, moisture content, and wood shrinkage refers to British Standards BS 373:1957.
Testing wood color is done by assessing L*, a*, and b*, and pH is measured using a pH meter.
The red-brown meranti wood had the following properties: L* 52.
9, a* 23.
1, b* 24.
3, pH 5.
33, moisture content 13.
42%, specific gravity 0.
61, longitudinal shrinkage 0.
09%, radial shrinkage 2.
7%, and tangential shrinkage 4.
86%.
White meranti wood is yellowish white, L* 71.
9, a* 11.
5, b* 23.
3, pH 5.
96, moisture content 13.
30%, specific gravity 0.
44, shrinkage in the longitudinal direction of 0.
24%, 4.
92% radial, and 5.
52% tangential.
Keruing wood is brownish in color and has the following properties: L* 51.
2, a* 13.
6, b* 8.
8, pH 5.
97, moisture content 13.
31%, specific gravity 0.
6, longitudinal shrinkage 0.
17%, radial shrinkage 3.
0%, and tangential shrinkage 5.
49%.
Keywords: meranti, keruing, wood shops, wood properties.
Related Results
Warna Toko Dan Citra Toko (Studi Kasus Pada Toko Stroberi Semarang)
Warna Toko Dan Citra Toko (Studi Kasus Pada Toko Stroberi Semarang)
Sebuah toko harus mampu menarik konsumen melalui visual merchandising, sehingga konsumen bersedia melakukan pembelian. Warna sebagai salah satu elemen visual merchandising dapat me...
Minyak Keruing Sebagai Produk Hasil Hutan Bukan Kayu
Minyak Keruing Sebagai Produk Hasil Hutan Bukan Kayu
Hutan hujan tropis Kalimantan didominasi oleh jenis Dipterocarpaceae, diantaranya adalah keruing (Dipterocarpus). Selain memiliki kayu dengan kualitas tinggi, keruing juga menghasi...
PENGARUH MUNCULNYA ALFAMART TERHADAP PENDAPATAN TOKO-TOKO KECIL DI DESA PEMATANG PANJANG GAMBUT
PENGARUH MUNCULNYA ALFAMART TERHADAP PENDAPATAN TOKO-TOKO KECIL DI DESA PEMATANG PANJANG GAMBUT
Abstract: The purpose of this study is (1) To analyze the change in profits of small store stores after the appearance of Alfamart around a small grocery store, (2) To analyze chan...
Keragaman Karakter Morfologi Tanaman Ganyong
Keragaman Karakter Morfologi Tanaman Ganyong
<p>Morphological Characteristics Variability of Canna (Canna edulis Ker.). Edible canna (Canna edulis) is the potential source of foodstuf. Edible canna have high carbohydrat...
Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung, dan Kapur Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Mori Prima Dengan Campuran Ekstrak Kulit Bawang Merah dan Daun Harendong
Pengaruh Mordan Tawas, Tunjung, dan Kapur Sirih Terhadap Hasil Pencelupan Kain Katun Mori Prima Dengan Campuran Ekstrak Kulit Bawang Merah dan Daun Harendong
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kulit bawang merah dan daun harendong yang memiliki pigmen warna yaitu tanin dan antosianin, serta untuk memanfaatkan limbah di lingkungan. Pe...
Struktur Anatomi Kayu Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.) pada PT. Dwima Jaya Utama
Struktur Anatomi Kayu Meranti Tembaga (Shorea leprosula Miq.) pada PT. Dwima Jaya Utama
Penelitian ini menganalisis kualitas kayu meranti tembaga dari hutan alam dengan diameter maksimum 50 cm sebagai bahan untuk industri pengelolaan kayu. Selanjutnya, penelitian ini ...
Pendidikan Fisika Berbasis:Konsep Pembelajaran Interaktif
Pendidikan Fisika Berbasis:Konsep Pembelajaran Interaktif
"Pendidikan Fisika Berbasis: Konsep Pembelajaran Interaktif" adalah panduan komprehensif yang dirancang untuk menginspirasi dan memperkaya proses pembelajaran fisika di berbagai je...
UJI SIFAT FISIKA KAYU AKASIA BERDURI (Acacia nilotica (L.) Willd ex Delile) DARI KABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR BERDASARKAN POSISI AKSIAL KAYU
UJI SIFAT FISIKA KAYU AKASIA BERDURI (Acacia nilotica (L.) Willd ex Delile) DARI KABUPATEN KUPANG NUSA TENGGARA TIMUR BERDASARKAN POSISI AKSIAL KAYU
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan kayu yang umum digunakan oleh masyarakat yaitu, jati (Tectona grandis), mahoni (Swietenia mahagoni), kayu merah (Pterocarpus indicu...

