Javascript must be enabled to continue!
Aktivitas Antioksidan dan Profil Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Kulit Batang Alkesa (Pouteria campechiana)
View through CrossRef
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat meredam radikal bebas. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami adalah Alkesa (Pouteria campechiana). Tanaman P. campechiana mengandung senyawa fenolik, flavonoid, tanin katekat, monoterpen, dan seskuiterpen. Senyawa flavonoid dan fenolik dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit batang P. campechiana dan profiling senyawa metabolit sekunder pada ekstrak teraktifnya. Kulit batang P. campechiana diekstraksi secara bertahap dengan menggunakan pelarut organik dengan berbagai tingkat kepolaran diantaranya n-heksana, etil asetat, dan metanol. Masing-masing ekstrak dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Ekstrak metanol memiliki aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 sebesar73,89 ppm, diikuti oleh ekstrak etil asetat dan n-heksana dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 84,03 dan 339,10 ppm. Bedasarkan analisis LCMS/MS Ekstrak metanol mengandung senyawa kafein dan acaciin.
Universitas Padjadjaran
Title: Aktivitas Antioksidan dan Profil Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Kulit Batang Alkesa (Pouteria campechiana)
Description:
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat meredam radikal bebas.
Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai sumber antioksidan alami adalah Alkesa (Pouteria campechiana).
Tanaman P.
campechiana mengandung senyawa fenolik, flavonoid, tanin katekat, monoterpen, dan seskuiterpen.
Senyawa flavonoid dan fenolik dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan.
Tujuan penelitian ini adalah menguji aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit batang P.
campechiana dan profiling senyawa metabolit sekunder pada ekstrak teraktifnya.
Kulit batang P.
campechiana diekstraksi secara bertahap dengan menggunakan pelarut organik dengan berbagai tingkat kepolaran diantaranya n-heksana, etil asetat, dan metanol.
Masing-masing ekstrak dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH.
Ekstrak metanol memiliki aktivitas antioksidan terbaik dengan nilai IC50 sebesar73,89 ppm, diikuti oleh ekstrak etil asetat dan n-heksana dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 84,03 dan 339,10 ppm.
Bedasarkan analisis LCMS/MS Ekstrak metanol mengandung senyawa kafein dan acaciin.
Related Results
Antioxidant Activity, Sun Protection Factor and Phytochemical Properties of Different Parts Sawo Walanda (Pouteria Campechiana (Kunth.) B.) Extract
Antioxidant Activity, Sun Protection Factor and Phytochemical Properties of Different Parts Sawo Walanda (Pouteria Campechiana (Kunth.) B.) Extract
AbstractUV radiation can lead production of Reactive Oxygen Species (ROS) on the skin and can cause negative effects1. Sun protector and antioxidant ingredients are needed to prote...
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Alkesa terhadap S. aureus dan E. coli
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Alkesa terhadap S. aureus dan E. coli
Abstract. Alkesa fruit (Pouteria campechiana (Kunth) Baehni) has many benefits, one of which is suspected to possess pharmacological activity as an antibacterial agent. Staphylococ...
Olahan Makanan Berbahan Dasar Buah Alkesa (Pouteria campechiana)
Olahan Makanan Berbahan Dasar Buah Alkesa (Pouteria campechiana)
Buah Alkesa (puteria campechiana) atau biasa disebut dengan buah “jigong”adalah jenis buah dari suku sawo-sawoan (sapotacea). Di Indonesia buah Alkesa biasa disebut Sawo mentega, b...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
PERBANDINGAN AKTIVITAS TABIR SURYA DAN ANTIOKSIDAN : EKSTRAK ETANOL 70% DAN 96% DARI RIMPANG BANGLE (Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.,)
PERBANDINGAN AKTIVITAS TABIR SURYA DAN ANTIOKSIDAN : EKSTRAK ETANOL 70% DAN 96% DARI RIMPANG BANGLE (Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.,)
Rimpang Zingiber montanum memiliki potensi sebagai antioksidan dan tabir surya. Pelarut etanol merupakan pelarut yang diijinkan dalam pembuatan ekstrak untuk bahan obat tradisional...
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
Latar belakang :Pelarut merupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap parameter spesifik maupun non spesifik dalam ekstrak. Sesuai prinsip like disolve like, akan diperoleh h...
Karakterisasi Senyawa Bioaktif, Uji Aktivitas Antimikroba dan Antioksidan Ekstrak Metanol Pepino (Solanum muricatum Aiton)
Karakterisasi Senyawa Bioaktif, Uji Aktivitas Antimikroba dan Antioksidan Ekstrak Metanol Pepino (Solanum muricatum Aiton)
Pepino (Solanum muricatum Aiton) merupakan tanaman yang biasa tumbuh pada dataran tinggi dan memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui se...
Pengaruh Pelarut N-Heksan, Etil Asetat, Dan Etanol 96% Terhadap Kadar Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Kulit Buah Lamtoro (Leucaena leucocephala)
Pengaruh Pelarut N-Heksan, Etil Asetat, Dan Etanol 96% Terhadap Kadar Flavonoid dan Aktivitas Antioksidan Kulit Buah Lamtoro (Leucaena leucocephala)
Limbah kulit buah lamtoro di Indonesia dihasilkan dalam jumlah banyak sehingga dapat menjadi masalah bagi lingkungan jika tidak di Kelola dengan baik. Ekstrak kulit buah lamtoro me...

