Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH LATIHAN STABILISASI LEHER DAN STABILISASI SKAPULA PADA NYERI LEHER NON SPESIFIK

View through CrossRef
Latar Belakang: Posisi tubuh tidak ergonomis yang diterapkan penjahit garmen saat bekerja dan berlangsung cukup lama dalam posisi statis berpotensi menyebabkan terjadinya musculoskeletal disorders seperti non specific neck pain (NSNP). NSNP adalah jenis neck pain yang terjadi tanpa ditemukannya gejala patologi struktural utama dan gangguan neurologis dan tidak diketahui faktor penyebab secara pasti. Tujuan: untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh neck stabilization exercise (NSE) dan scapula stabilization exercise (SSE) serta mengetahui intervensi yang lebih baik dalam peningkatan kemampuan fungsional leher pada NSNP. Metode: menggunakan metode randomized control trial dengan desain two groups pretest and postest. Sampel penelitian ini adalah penjahit garmen yang berada di Niks Konveksi, Karanganyar yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Neck Disability Index (NDI). Hasil: Analisis data menggunakan uji paired t-test pada kedua kelompok diperoleh p = 0.000 (p < 0.05) yang artinya bahwa NSE dan SSE meningkatkan kemampuan fungsional leher pada penjahit yang mengalami NSNP. Sedangkan uji independent t test pada perbandingan kedua kelompok setelah perlakuan di dapatkan hasil p = 0.871 (p> 0.05), artinya tidak ada perbedaan pengaruh antara NSE dan SSE terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada penjahit yang mengalami NSNP. Kesimpulan: NSE dan SSE sama baiknya dalam meningkatkan kemampuan fungsional leher pada penjahit yang mengalami NSNP.   Kata Kunci : Non specific neck pain, neck stabilization exercise, scapula stabilization exercise, neck disability index Background: The non-ergonomic body position applied by garment tailors while working and lasting long enough in this static position has the potential to cause musculoskeletal disorders such as non-specific neck pain (NSNP). NSNP is a type of neck pain that occurs without the evidence of major structural pathology symptoms and neurological disorders and the exact causative factor is unknown. Objective: to determine whether there is a difference in the effects of neck stabilization exercise (NSE) and scapula stabilization exercise (SSE) and to determine which intervention is better in improving the functional ability of the neck in NSNP. Method: using a randomized control trial method with a two groups pretest and posttest design. The sample of this study was 30 garment tailors at Niks Konveksi, Karanganyar. The instrument used was the Neck Disability Index (NDI) questionnaire. Results: Data analysis using paired t-test in both groups obtained p = 0.000 (p <0.05) which means that NSE and SSE increase the functional ability of the neck in tailors who experience NSNP. While the independent t-test on the comparison of the two groups after treatment obtained the result p = 0.871 (p> 0.05), meaning that there is no difference in the effect between NSE and SSE on increasing the functional ability of the neck in tailors who experience NSNP. Conclusion: NSE and SSE are equally good in improving neck functional ability in tailors with NSNP.   Key Words : Non specific neck pain, neck stabilization exercise, scapula stabilization exercise, neck disability index
Title: PENGARUH LATIHAN STABILISASI LEHER DAN STABILISASI SKAPULA PADA NYERI LEHER NON SPESIFIK
Description:
Latar Belakang: Posisi tubuh tidak ergonomis yang diterapkan penjahit garmen saat bekerja dan berlangsung cukup lama dalam posisi statis berpotensi menyebabkan terjadinya musculoskeletal disorders seperti non specific neck pain (NSNP).
NSNP adalah jenis neck pain yang terjadi tanpa ditemukannya gejala patologi struktural utama dan gangguan neurologis dan tidak diketahui faktor penyebab secara pasti.
Tujuan: untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh neck stabilization exercise (NSE) dan scapula stabilization exercise (SSE) serta mengetahui intervensi yang lebih baik dalam peningkatan kemampuan fungsional leher pada NSNP.
Metode: menggunakan metode randomized control trial dengan desain two groups pretest and postest.
Sampel penelitian ini adalah penjahit garmen yang berada di Niks Konveksi, Karanganyar yang berjumlah 30 orang.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Neck Disability Index (NDI).
Hasil: Analisis data menggunakan uji paired t-test pada kedua kelompok diperoleh p = 0.
000 (p < 0.
05) yang artinya bahwa NSE dan SSE meningkatkan kemampuan fungsional leher pada penjahit yang mengalami NSNP.
Sedangkan uji independent t test pada perbandingan kedua kelompok setelah perlakuan di dapatkan hasil p = 0.
871 (p> 0.
05), artinya tidak ada perbedaan pengaruh antara NSE dan SSE terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada penjahit yang mengalami NSNP.
Kesimpulan: NSE dan SSE sama baiknya dalam meningkatkan kemampuan fungsional leher pada penjahit yang mengalami NSNP.
  Kata Kunci : Non specific neck pain, neck stabilization exercise, scapula stabilization exercise, neck disability index Background: The non-ergonomic body position applied by garment tailors while working and lasting long enough in this static position has the potential to cause musculoskeletal disorders such as non-specific neck pain (NSNP).
NSNP is a type of neck pain that occurs without the evidence of major structural pathology symptoms and neurological disorders and the exact causative factor is unknown.
Objective: to determine whether there is a difference in the effects of neck stabilization exercise (NSE) and scapula stabilization exercise (SSE) and to determine which intervention is better in improving the functional ability of the neck in NSNP.
Method: using a randomized control trial method with a two groups pretest and posttest design.
The sample of this study was 30 garment tailors at Niks Konveksi, Karanganyar.
The instrument used was the Neck Disability Index (NDI) questionnaire.
Results: Data analysis using paired t-test in both groups obtained p = 0.
000 (p <0.
05) which means that NSE and SSE increase the functional ability of the neck in tailors who experience NSNP.
While the independent t-test on the comparison of the two groups after treatment obtained the result p = 0.
871 (p> 0.
05), meaning that there is no difference in the effect between NSE and SSE on increasing the functional ability of the neck in tailors who experience NSNP.
Conclusion: NSE and SSE are equally good in improving neck functional ability in tailors with NSNP.
  Key Words : Non specific neck pain, neck stabilization exercise, scapula stabilization exercise, neck disability index.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH NECK CALLIET EXERCISE TERHADAP NILAI NYERI LEHER KARENA SPASME OTOT UPPER TRAPEZIUS PADA PETUGAS ADMINISTRASI
PENGARUH NECK CALLIET EXERCISE TERHADAP NILAI NYERI LEHER KARENA SPASME OTOT UPPER TRAPEZIUS PADA PETUGAS ADMINISTRASI
Nyeri dan spasme otot  merupakan gangguan muskuloskeletal yang paling umum terjadi pada individu yang bekerja dengan posisi leher yang statis dalam waktu lama, dengan gerakan beru...
PELATIHAN NECK CAILLIET EXERCISE DALAM PENURUNAN NYERI LEHER AKIBAT MYOFASCIAL PAIN SYNDROME PADA KADER KESEHATAN DESA TOHUDAN
PELATIHAN NECK CAILLIET EXERCISE DALAM PENURUNAN NYERI LEHER AKIBAT MYOFASCIAL PAIN SYNDROME PADA KADER KESEHATAN DESA TOHUDAN
Latar belakang: Nyeri leher adalah rasa tidak nyeman atau tidak menyenangkan yang dirasakan oleh individu pada bagian leher belakang, yang menandakan bahwa otot, ligament, sendi me...
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak  Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Jumlah pr...
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TM II Dan III : Literatur review
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil TM II Dan III : Literatur review
ABSTRAKNyeri punggung merupakan keluhan yang sering dialami wanita hamil trimester II dan III. Melakukan senam hamil dapat meringankan nyeri punggung. Nyeri yang timbul pada kehami...
PERBEDAAN NYERI DISMINORE SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN SENAM DISMENORE
PERBEDAAN NYERI DISMINORE SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN SENAM DISMENORE
Latar Belakang: Dismenore merupakan nyeri yang muncul saat haid, biasanya muncul dengan rasa kram dan berfokus pada di abdomen. Keluhan nyeri haid sendiri dapat terjadi mulai dari ...
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...

Back to Top