Javascript must be enabled to continue!
KORELASI DURASI DUDUK TERHADAP TERJADINYA NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
View through CrossRef
Latar belakang: Pelajar menghabiskan waktu atau melakukan kegiatan dalam posisi duduk yang lama. Duduk di kursi selama 8 jam atau lebih dapat meningkatkan ketegangan pada otot punggung. Ketegangan otot menjadi salah satu penyebab risiko terhadap timbulnya penyakit salah satunya adalah nyeri punggung bawah. Nyeri punggung bawah merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh pelajar karena pola duduk yang tidak ergonomis dan minimnya aktifitas fisik, oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya resiko nyeri punggung bawah terutama durasi duduk. Tujuan: Mengetahui korelasi durasi duduk terhadap terjadinya nyeri punggung bawah pada siswa sekolah menengah pertama, dengan memahami hubungan ini, diharapkan dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko terjadinya nyeri punggung bawah pada pelajar, seperti dengan memperhatikan durasi duduk saat proses belajar mengajar di sekolah dan memberikan peregangan setiap satu atau dua jam sekali dalam posisi berdiri. Metode: Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, data dikumpulkan melalui kuisioner yang berisi durasi duduk dan gejala nyeri punggung bawah yang dialami siswa, data dianalisis dengan uji statistik untuk mengetahui hubungan antara durasi duduk terhadap nyeri punggung bawah pada siswa SMP. Hasil: Hasil nilai signifikansi atau nilai p <,000 yang berarti terdapat hubungan antara duduk lama terhadap terjadinya gejala nyeri punggung bawah pada siswa. Nilai koefisien korelasi didapatkan sebesar (r)=0,687 yang artinya kedua variabel memiliki hubungan kuat. Kesimpulan: Terdapat korelasi yang kuat antara durasi duduk terhadap terjadinya nyeri punggung bawah pada siswa sekolah menengah pertama.
Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Surakarta
Title: KORELASI DURASI DUDUK TERHADAP TERJADINYA NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Description:
Latar belakang: Pelajar menghabiskan waktu atau melakukan kegiatan dalam posisi duduk yang lama.
Duduk di kursi selama 8 jam atau lebih dapat meningkatkan ketegangan pada otot punggung.
Ketegangan otot menjadi salah satu penyebab risiko terhadap timbulnya penyakit salah satunya adalah nyeri punggung bawah.
Nyeri punggung bawah merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh pelajar karena pola duduk yang tidak ergonomis dan minimnya aktifitas fisik, oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya resiko nyeri punggung bawah terutama durasi duduk.
Tujuan: Mengetahui korelasi durasi duduk terhadap terjadinya nyeri punggung bawah pada siswa sekolah menengah pertama, dengan memahami hubungan ini, diharapkan dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko terjadinya nyeri punggung bawah pada pelajar, seperti dengan memperhatikan durasi duduk saat proses belajar mengajar di sekolah dan memberikan peregangan setiap satu atau dua jam sekali dalam posisi berdiri.
Metode: Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, data dikumpulkan melalui kuisioner yang berisi durasi duduk dan gejala nyeri punggung bawah yang dialami siswa, data dianalisis dengan uji statistik untuk mengetahui hubungan antara durasi duduk terhadap nyeri punggung bawah pada siswa SMP.
Hasil: Hasil nilai signifikansi atau nilai p <,000 yang berarti terdapat hubungan antara duduk lama terhadap terjadinya gejala nyeri punggung bawah pada siswa.
Nilai koefisien korelasi didapatkan sebesar (r)=0,687 yang artinya kedua variabel memiliki hubungan kuat.
Kesimpulan: Terdapat korelasi yang kuat antara durasi duduk terhadap terjadinya nyeri punggung bawah pada siswa sekolah menengah pertama.
Related Results
HUBUNGAN LAMA DAN POSISI DUDUK DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENJAHIT BAJU DI PASAR SENTRAL POLEWALI DAN PASAR WONOMULYO KAB. POLEWALI MANDAR
HUBUNGAN LAMA DAN POSISI DUDUK DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENJAHIT BAJU DI PASAR SENTRAL POLEWALI DAN PASAR WONOMULYO KAB. POLEWALI MANDAR
Nyeri punggung merupakan gangguan muskuloskeletal yang paling sering didalam aktivitas kerja. Nyeri punggung adalah rasa nyeri yang terjadi di daerah punggung bagian bawah dan dapa...
Penyuluhan Posisi Kerja Duduk Dalam Mengurangi Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Pengrajin Batik Tulis
Penyuluhan Posisi Kerja Duduk Dalam Mengurangi Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Pengrajin Batik Tulis
PENYULUHAN SIKAP KERJA DUDUK DAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH (LOW BACK PAIN) PADA PENGRAJIN BATIK TULIS DI DESA TRUSMI KULON KECAMATAN PLERED KABUPATEN CIREBON
Heni ...
Hubungan Nyeri Punggung Bawah Dengan Duduk Lama: Sebuah Tinjauan Literatur Naratif
Hubungan Nyeri Punggung Bawah Dengan Duduk Lama: Sebuah Tinjauan Literatur Naratif
Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan kesehatan yamg paling sering dilaporkan di dunia. Diyakini bahwa hampir semua orang akan mengalami keluhan ini pada satu saat dala...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Pekerja Pengemudi
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Nyeri Punggung Bawah (Low Back Pain) Pada Pekerja Pengemudi
Latar Belakang: Nyeri punggung bawah merupakan penyakit yang banyak dialami oleh pekerja yang melakukan pekerjaan secara statis dan dinamis, kurang olahraga, terlalu lama duduk, te...
Determinan Keluhan Nyeri Punggung pada Petani Padi saat Masa Tanam di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar
Determinan Keluhan Nyeri Punggung pada Petani Padi saat Masa Tanam di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar
Keluhan nyeri punggung merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang sering dialami oleh petani padi akibat aktivitas kerja yang dilakukan secara berulang dan dalam postur ker...
PENDEKATAN DIAGNOSIS NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PETANI
PENDEKATAN DIAGNOSIS NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PETANI
Pendahuluan: Nyeri punggung bawah menjadi penyebab kecatatan nomor satu secara global. Petani berisiko terjadi nyeri muskuloskeletal terutama nyeri punggung bawah. Hal ini karena p...
Hubungan Posisi Duduk dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Hubungan Posisi Duduk dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah pada Tenaga Kependidikan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung
Abstract. Low back pain (NPB) is the most common musculoskeletal disorder. Based on the Global Burden of Disease (GBD) the prevalence of low back pain in 2010, which reached 9.2% w...

